Aku Benci Mencintai Dia!!!

Aku Benci Mencintai Dia!!!
Bab 61


__ADS_3

Apa maksud perkataan lelaki itu tadi???


Mengapa Ia mengingat kan ku untuk tidak menyia-nyiakan Anin.


Apakah saat ini Ia sedang berusaha dekat dengan Anin dan ingin menggantikan posisi ku.


Aku tidak ingin jika Ia mendekati Anin.


Aku tidak rela jika ada laki-laki lain yang mencoba mendekati Anin.


Tidak akan ku biarkan.


Anin masih istri sah ku.


Aku pun langsung mengejar Anin.


"Pras,,mau kemana Kamu???"Tanya Davina pada ku.


"Aku mau mengejar Anin."Ucap ku pada nya.


"Apa kata mu??Jadi Kamu mau meninggalkan ku di sini??"Ucap nya pada ku.


"Kamu bisa pulang duluan.nanti Aku akan menyusul mu."Ucap ku pada Davina.


Saat ini Aku hanya ingin mengejar Anin dan menanyakan pada nya tentang laki-laki itu.


Aku pun berjalan menuju ke parkiran tempat mobil Anin di parkirkan.


"Pras,,,tunggu Pras."Ucap Davina teriak pada ku.


Namun Aku tidak memperdulikan teriakan nya.


Aku melihat Anin sudah di dalam mobil,Aku pun mempercepat langkah ku.


Dan langsung membuka pintu mobil nya.


Tampak reaksi terkejut Anin saat melihat ku.


"Mas Pras,,apa-apaan ini?"Ucap nya pada ku.


"Mau kemana Kamu??Apa Kamu sudah janjian dengan laki-laki tadi??"Ucap ku curiga pada nya.


"Apa urusan nya dengan mas???Bukan kah mas sudah tidak peduli lagi dengan ku??"Tanya nya pada ku.


Aku emosi mendengar jawaban Anin tersebut.


"Kamu ingat ya Anin,Kamu masuh istri sah ku!!!"Ucap ku pada nya dengan marah.


"Lantas apa beda nya dengan mu mas,,Kamu suami sah untuk ku tapi Kamu tega mengkhianati ku dengan wanita itu."Ucap Anin pada ku.


Aku terdiam,Aku tak tau harus berkata apa.


Anin selalu mempunyai jawaban dari setiap perkataan ku.


Mungkin saat ini Ia benar-benar sudah membenci ku.Sehingga selalu mengeluarkan kata-kata yang ketus untuk ku.


"Aku minta mulai sekarang jangan ikut campur urusan ku mas."Ucap nya pada ku.


"Urusan ku biar menjadi urusan ku begitu pun sebaliknya."Ucap nya lagi pada ku.


"Jadi Kamu ada hubungan dengan laki-laki itu??"Tanya ku pada nya.


Anin hanya terdiam.


Tak lama terlihat Davina menghampiri Kami di mobil.

__ADS_1


Ia menggedor kaca mobil meminta Aku turun dari mobil.


"Mas urus saja wanita itu!!"Ucap Anin pada ku.


Sial,,,


Mengapa Davina selalu tidak mengerti posisi ku.


"Kamu jangan kemana-mana.Aku mau pulang dengan mu."Ucap ku pada nya.


Aku pun menarik kunci mobil nya.


Aku tak mau Anin pulang duluan.


Lalu Aku pun menghampiri Davina.


"Ada apa Dav??"Tanya ku pada nya.


"Kamu mau kemana Pras??"Tanya nya pada ku.


"Aku kan sudah bilang Kamu pulang duluan,nanti Aku akan menyusul mu."Ucap ku pada nya.


"Aku tidak mau!!!Kamu harus pulang dengan ku."Ucap nya pada ku.


"Terserah Kamu Dav,yang jelas Aku tidak bisa pulang bersama mu."Ucap ku pada nya.


"Kamu gila ya Pras,bisa nya Kamu begitu dengan ku."Ucap nya lagi.


"Jangan membantah ku Dav,,atau semua nya akan hancur."ancam ku pada nya.


"Kamu mau apa Pras??Kamu mau mengancam ku??"Ucap nya berteriak pada ku.


Beberapa pasang mata di sana mulai memperhatikan Kami berdua.


Mungkin mereka mulai bertanya-tanya apa yang sedang terjadi dengan Kami berdua.


Aku pun masuk ke dalam mobil.


Tiba-tiba Davina menarik tangan ku,aku pun terkejut dan langsung menghempas tangan nya hingga Ia terjatuh.


"Awww,,Pras,,,"Ucap nya meringis.


Aku pun terkejut melihat Ia terjatuh dan langsung mendekati nya.


"Dav,,Kamu tidak apa??"Ucap ku panik.


"Aww,,perut ku sakit sekali Pras."Ucap nya pada ku sambil memegang perut nya.


Bagaimana ini,Aku begitu panik melihat Davina kesakitan.


Anin pun turun dari mobil dan membantu ku.


"Apa yang terjadi mas??"Tanya nya pada ku.


"Davina terjatuh dan perut nya sakit."Jawab ku pada Anin.


"Cepat bawa dia ke rumah sakit mas."Ucap nya pada ku.


Saat Anin ingin membantu Davina,Davina langsung menepis tangan Anin.


"Aku tidak sudi di pegang oleh mu."Ucap nya pada Anin.


Bisa-bisa nya Davina di saat seperti ini,Ia masih saja bertengkar dengan Anin.


"Dav,,please,,jangan mencari masalah sekarang ini.Kita harus cepat ke rumah sakit."Ucap ku pada nya.

__ADS_1


"Aku tidak butuh bantuan nya Pras.Aku tidak mau Ia membantu ku."Ucap Davina sambil terus meringis memegangi perut nya.


Akhir nya dengan berat hati Aku membawa Davina menggunakan mobil Anin.Karena saat ini memang hanya mobil Anin yang dekat dengan posisi Kami saat ini.


Anin hanya diam saja melihat kepergian ku.


Aku ingin cepat sampai ke rumah sakit.Aku tidak ingin terjadi apa-apa dengan kandungan Davina.


Bagaimana pun juga anak yang di kandungan nya itu adalah anak ku.


Dan Aku ingin anak ku baik-baik saja.


*******


Aku menatap kepergian mas Pras dan wanita itu.


Terlihat raut wajah panik mas Pras saat melihat Davina terjatuh.


Mas Pras pun langsung berlalu tanpa bicara apa-apa pada ku.


Dan Ia meninggalkan Aku di sini sendiri.


Ia ternyata benar-benar peduli pada wanita itu.


Aku pun masih terdiam di sini.


"Anin,sedang apa di sini??"Ucap seseorang pada Ku.


Aku melihat arah suara yang memanggil ku.


Ternyata suara itu suara Ghian.


"Aku mau pulang."Ucap ku pada nya.


"Mana suami mu??"Tanya nya lagi pada ku.


"Ia sudah pergi bersama wanita itu."Ucap ku lagi.


Aku tidak mengatakan jika Davina lagi mengalami kontraksi di perut nya akibat terjatuh.


Aku tidak ingin Ia mendapat masalah nanti nya di perusahaan nya.


"Ia meninggalkan mu???"Tanya nya lagi.


Aku pun mengangguk.


"Anin,,jika Kamu mau Aku bisa mengantar mu."Ucap nya lagi.


"Tidak usah,,terima kasih.Aku bisa pulang sendiri."Ucap ku pada nya.


"Kenapa Kamu selalu menolak kebaikan ku??"Ucap nya pada ku.


"Karena Aku belum mengenal mu,dan Aku tidak mau membuat masalah baru."Ucap ku pada nya.


"Masalah apa??"Tanya nya pada ku.


"Tidak ada,,Aku permisi dulu."Ucap ku sambil meninggalkan Ghian.


Aku pun berlalu dari nya.


Aku memamg tidak mau membuat masalah baru.Karena Aku tau mas Pras mencurigai kedekatan ku dengan Ghian.


Aku tidak mau nanti Ia jadi berpikir yang tidak-tidak tentang ku.


Aku tidak ingin bertingkah murahan seperti mas Pras yang mengkhianati pernikahan Kami.

__ADS_1


******


__ADS_2