Aku Benci Mencintai Dia!!!

Aku Benci Mencintai Dia!!!
Bab 36


__ADS_3

Hari ini keadaan ku sudah cukup membaik.Sudah berangsur pulih.Aku sudah bisa duduk atau pun berjalan ke kamar mandi.Mas Pras juga berapa hari ini selalu menemani ku.Ia rela tidak ke kantor untuk menemani ku.


Begitu juga Kinan dan orang tua mas Pras.


Mereka selalu melihat ku setiap hari.Walaupun mereka belum tahu yang sebenar nya terjadi dengan ku.Mereka berpikir Aku kecelakaan tunggal seperti yang mas Pras bilang pada mereka.


Kecuali kinan,Ia tahu yang sebenar nya terjadi.Dan mas Pras memohon kepada Kinan untuk tidak menceritakan ini pada kedua orang tua nya.


Mas Pras sekarang pun sudah jarang terlihat menerima telepon dari wanita itu.Entah Ia memang sengaja meminta wanita itu untuk tidak menghubungi nya.Atau memang mereka sudah jauh sekarang.


Aku tidak tahu,,,


"Anin,,mau tambah lagi makan nya sayang??"Ucap Mami mas Pras pada ku.


"Tidak Mi terima kasih.Anin sudah kenyang.Makasih ya Mi sudah masakin Anin."Ucap ku pada Mami sambil tersenyum.


"Iya sayang,,Mami senang kalo Kamu banyak makan nya.Besok Mami masakin lagi ya.Biar Kamu cepat sembuh."Ucap Mami sambil tersenyum pada ku.


Aku pun mengangguk dan tersenyum pada Mami.


"Sebaik nya Anin jangan di biar kan lagi Pras mengendarai mobil sendiri."Ucap Papi pada mas Pras.


"Iya Pi,mulai sekarang Pras tidak lagi mengijin kan Anin untuk bawa mobil sendiri."Ucap mas Pras sambil melirik ku.


Aku pura-pura tidak melihat nya.Sejak kejadian itu Aku tidak banyak bicara pada mas Pras.Aku cuma menjawab sekedar nya saja jika Ia bertanya pada ku.Aku masih belum bisa memaafkan nya atas kejadian kemarin.


"Iya sebaik nya begitu Pras.Karena di jalanan sekarang banyak pengemudi yang ugal-ugalan."Ucap Mami lagi.


"Anin tidak apa-apa Pi,Mi.Kemarin itu Anin mengantuk saja."Ucap ku sambil tersenyum.


"Tidak sayang,Mami tidak mengijinkan Kamu lagi untuk mengendarai mobil.Jika sampai Pras memperboleh kan lagi,Mami akan memarahi Pras nanti."Ucap Mami lagi.


Aku tersenyum mendengar nya.Orang tua mas Pras begitu menyayangi ku.Mereka benar-benar perduli pada ku.Mereka menyayangi ku seperti anak kandung mereka sendiri.


Beruntung nya Aku berada di tengah-tengah keluarga mereka.Walaupun mas Pras menyakiti ku.Aku masih punya keluarga nya yang sangat menyayangi ku.


"Kak Anin,,nanti jika kakak pulang biar kakak di rumah Mami saja dulu ya."Ucap Kinan pada ku.


"Iya sayang,,biar Mami dan Kinan bisa merawat kamu dan Kamu tidak kesepian jika Pras ke kantor."Ucap Mami pada ku.


"Tidak usah Mi,biar Anin di rumah saja.Pras yang akan merawat nya."Ucap mas Pras pada Mami nya.


"Memang nya Kamu tidak kerja Pras??"Tanya Papi lagi.

__ADS_1


"Nanti Pras bisa bekerja dari rumah Pi."Ucap nya lagi.


"Bagus lah jika Mas mau menjaga kak Anin,memang seharus nya seperti itu mas."Ucap Kinan pada Mas Pras.


Seperti nya Kinan sengaja menyindir mas Pras.Mungkin Kinan masih merasa kesal pada mas Pras.


Mas Pras hanya diam,Ia tidak menjawab omongan Kinan.Mungkin Ia juga merasa bersalah pada ku.Sehingga Ia ingin menebus kesalahan nya.


Ada perasaan terharu saat mendengar mas Pras berbicara seperti itu.Ia mengatakan jika Ia ingin merawat ku hingga Aku pulih.Itu berarti Ia akan di rumah terus bersama Ku.


Berati Ia tidak akan bertemu lagi dengan wanita itu.


Dan Aku pun bisa juga mengawasi mas Pras untuk tidak berhubungan lagi dengan wanita itu.


Aku tidak ingin rumah tangga ku hancur karena Davina.


Tok,,tok,,tok,,


Tak berapa lama pintu kamar di ketok.


Siapa yang datang menjenguk ku???


Kinan membuka kan pintu.Di depan pintu ada sosok Davina yang lagi berdiri sambil membawa parcel buah.


Aku lihat mas Pras salah tingkah melihat kedatangan nya.Dan Ia pun langsung menjauh dari ku.


Ternyata mas Pras masih memikirkan perasaaan Davina.


"Permisi Om,Tante,,"Ucap nya pada orang tua mas Pras.


"Davina,,Sama siapa Kamu ke sini??"Ucap Mami pada nya.


Tiba-tiba Kinan bertanya pada nya.


"Mau apa Kamu ke sini??"Ucap Kinan pada Davina.


Terlihat muka kaget Davina saat Kinan bertanya seperti itu pada nya.Mungkin Ia tak menyangka Kinan bisa bicara seperti itu dengan nya.


"Kinan,kenapa bicara nya begitu pada Davina.'Ucap Mami pada Kinan.


"Iya sayang,,Davina ke sini kan mau menjenguk Anin."Ucap Papi lagi.


Kinan hanya diam,,tak berani menjawab Papi dan Mami nya.

__ADS_1


"Davina mau menjenguk Anin Tante,,Anin gimana kabar nya??Udah enakan??"Tanya nya pada ku berbasa-basi.


Aku pun hanya mengangguk tak menjawab pertanyaan nya.


Entah mengapa Aku sangat membenci wanita ini.Aku merasa Ia musuh terbesar ku saat ini.Ia sudah menghancurkan rumah tangga ku dengan mas Pras.


Aku tahu Ia kesini karena ingin melihat mas Pras,bukan ingin menjenguk ku.Mungkin Ia tidak pernah bertemu mas Pras lagi semenjak kejadian itu.


"Dav,,makasih ya sudah repot-repot."Ucap Mami lagi.


"Iya tan,,Pras bagaimana kabar mu??"Tanya nya pada mas Pras.


"Baik Dav,,"Ucap mas Pras salah tingkah.


"Berapa hari ini Kamu tidak ke kantor Pras??"Ucap nya lagi.


"Dari mana Kamu tahu??Kamu ke kantor mas Pras??"Tanya Kinan lagi menyindir nya.


Aku sebenar nya suka melihat Kinan berbicara ketus seperti itu pada nya.Kinan mewakili diri ku saat ini.


Apa yang ingin ku katakan pada nya sudah terwakil kan oleh Kinan.


"Eh,,itu kemarin Aku ada mampir.Kebetulan Aku ada pemotretan di dekat sana."Ucap nya lagi.


"Iya Aku berapa berapa hari ini tidak masuk ke kantor karena menjaga Anin."Ucap mas Pras lagi.


"Ternyata Pras suami yang baik ya tan,,"Ucap nya pada Mami mas Pras.


Mungkin Ia sengaja berbicara seperti itu,seperti nya Ia ingin protes dengan mas Pras karena berapa hari ini mas Pras tidak menemui nya.


"Iya Dav,,Dia sangat menyayangi Anin.Dia suami yang baik untuk Anin.Iya kan sayang??"Tanya Mami pada ku.


Aku hanya tersenyum.


Terlihat Davina pun tersenyum.Mungkin sekarang ini Ia lagi menertawakan ku.


"Mas Pras memang suami yang baik,Aku sangat mencintai suami ku.Dan kupastikan tak ada satu pun yang bisa mengambil nya dari ku.Dan kupastikan siapa yang berani mengusik rumah tangga ku,Akan ku buat dia menyesal seumur hidup nya."Ucap ku sambil tersenyum pada Davina.


Davina pun terdiam,,begitu pun mas Pras.Ia kelihatan menjadi salah tingkah.


Ini baru awal Davina,,Aku akan ikuti permainan Mu!!!!


******

__ADS_1


__ADS_2