
Aku bergegas menuju ruangan bu Maura.Aku ingin menanyakan kenapa bisa Aku tidak di ikut sertakan dalam fashion show kali ini.
Pagi ini berasa mimpi setelah mendapatkan kabar jika nama ku di coret dari list fashion show kali ini.
Apa maksud semua ini??Kenapa mereka jadi seperti ini.
Apa mereka lupa siapa Aku.
Mereka bisa terkenal juga karena diri ku.Dan sekarang mereka berani-berani nya berbuat seperti ini pada ku.
Masih terngiang oleh ku begitu malu nya Aku saat Mas Adi mengatakan jika Aku tidak ikut untuk event kali ini di depan para model.
Terlihat mereka membicarakan ku bahkan ada yang tersenyum bahagia.
Mungkin ada perasaan senang dari mereka,karena Aku yakin mereka selalu iri pada ku.
Tok,,tok,,
Aku mengetuk pintu Bu Maura,terdengar jawaban dari dalam yang mengisyaratkan ku boleh masuk.
"Permisi bu,maaf jika saya menganggu Ibu.Ada yang ingin saya tanyakan.'Ucap ku pada Bu Maura.
"Ya Davina,ada apa??"Tanya nya pada ku.
"Begini Bu,bukan kah kemaren sudah fix jika Saya akan mengikuti event ini,tapi kenapa tiba-tiba nama saya tidak ada di list buk."Ucap ku lagi.
"Tuan Ghian yang meminta untuk tidak ikut mengikut sertakan diri mu."Ucap Bu Maura pada ku.
Tuan Ghian??ada masalah apa diri nya dengan diri ku.Kenapa Ia tiba-tiba tidak ingin Aku ikut event kali ini.
"Kenapa tidak ada pemberitahuan sebelum nya buk,apa Tuan Ghian lupa jika saya telah di kontrak di perusahaan ini??."Ucap ku lagi.
"Saya juga tidak tahu Dav,apa alasan Tuan Ghian tidak mengikutsertakan Kamu untuk event fashion show kali ini.Aku hanya menjalankan perintah nya."Ucap nya lagi.
"Tidak bisa begitu Bu.Ini sama saja mempermalukan saya."Ucap ku lagi dngan dongkol.
Aku tidak puas dengan jawaban Bu Maura.Alasan nya sungguh tidak masuk akal.
"Davina,apa Kamu lupa jika Tuan Ghian adalah owner di perusahaan ini,Dan Dia berhak untuk memutuskan apa saja.Dan Kami tidak bisa menolak nya."Ucap nya lagi.
Sial,,
Tidak profesional sekali pak Ghian pada ku.Aku akan menemui nya.Aku merasa terhina kali ini.
"Saya tahu Bu,tapi saya merasa tidak mempunyai masalah dengan pak Ghian.Saya akan menanyakan nya langsung dengan beliau."Ucap ku pada Bu Maura.
__ADS_1
"Silahkan saja Dav,Tapi Kamu tidak bisa menemui nya sekarang,karena pak Ghina sedang ada tamu."Ucap Bu Maura pada ku.
"Baik Bu,biar saya tunggu saja."Ucap ku lagi.
Setelah berpamitan,Aku pun berlalu dan menuju ruangan pak Ghian.
Aku menghampiri Nia,sekretaris pak Ghian.
"Halo Nona Davina,ada yang bisa di bantu?"Tanya nya pada ku.
"Apa pak Ghian ada di dalam?Saya ingin bertemu dengan nya."Ucap ku pada nya.
"Pak Ghian masih ada tamu Non,mungkin nona bisa menunggu dahulu."Ucap nya lagi.
"Baiklah Aku akan menunggu disini."Ucap ku pada Nia.
Aku pun menunggu diruangan tunggu depan ruangan pak Ghian.
Rasa nya sudah tidak sabar mendengar alasan Tuan Ghian mencoret nama ku dari list event hari ini.
Mengapa Ia tiba-tiba seperti ini,apa ini karena masalah ku dengan Pras??.
Ahh,,tidak mungkin.
Ia tidak mungkin mencampuri urusan kerja dengan urusan pribadi.Bukan kah selama ini dalam pekerjaan Aku tidak pernah ada masalah.
*****
Aku masih belum percaya siapa yang duduk di depan ku saat ini.Ghian ternyata yang memanggil ku untuk interview hari ini.
Ada perasaan canggung dalam diri ku.Karena Aku selalu bersikap kurang ramah setiap bertemu dengan nya.
Sedangkan saat ini Ia merupakan orang yang memutuskan Aku bisa di terima atau tidak di perusahaan ini.
"Sejak kapan Kamu menyukai dunia fashion Anin??"Ia mulai bertanya pada ku.
Mungkin Ia meragukan karena outfit yang selaku ku kenakan jauh dari kata menarik.
Aku memang tidak terlalu suka yang berlebihan,kegemaran ku untuk mendesain busana tidak serta membuat ku juga senang untuk mengenakan outfit yang stylish.
Aku lebih suka tampil
"Sejak jaman saya masih kuliah dulu pak."Ucap ku pada nya.
"Lalu kenapa Kamu tidak meneruskan nya,bukan kah itu sangat menarik."Ucap nya pada ku.
__ADS_1
"Dahulu saya hanya menjadikan nya hobi saya saja Pak."Ucap ku lagi sambil tersenyum pada nya.
Aku tidak mau menjelaskan terlalu panjang pada nya.Karena Aku benar-benar merasa canggung berhadapan dengan nya.
"Baik lah Anin,mulai besok Kamu sudah bisa bekerja di sini.Mohon untuk kerja sama nya."Ucap nya sambil tersenyum.
"Saya di terima pak??benarkah itu??"Ucap ku lagi seakan tidak percaya.
"Ya saya sudah melihat portofolio mu dan saya menyukai desain yang di buat oleh mu."Ucap nya lagi pada ku.
Apa benar Ia menyukai desain ku?Apa Ia menerimaku karena Ia kenal dan kasihan melihat ku.Aku harus memastikan pada nya.
Aku tidak ingin di terima bekerja karena rasa kasihan diri nya pada ku.
"Maaf pak,boleh kah saya bertanya pada bapak?"Ucap ku pada nya.
"Tentu saja boleh Anin,apa yang ingin Kamu tanyakan pada ku"Tanya nya pada ku.
"Apa bapak menerima saya karena bapak kasihan melihat ku??"Tanya ku lagi pada nya.
Tanpa ku sangka Ia pun tertawa mendengar pertanyaan ku.
Apa nya yang lucu dengan ku??
"Anindya,,Kamu lucu sekali.Jadi Kamu berpikir jika Aku menerima karena Aku tahu Kamu sedang bermasalah dengan suami mu?"Tanya nya pada ku.
Aku hanya mengangguk.
"Aku tidak seperti itu Anin.Aku juga tidak mau menerima karyawan yang tidak punya kemampuan.Aku tidak mau mempekerjakan orang-orang yang tidak berkualitas."Ucap nya lagi sambil tertawa.
Benar apa yang di katakan nya,bukan kah ini Perusahaan besar dan terkenal,Ia tidak mungkin menerima ku hanya karena merasa kasihan pada ku.
Bagaimana ini,jika Aku menerima nya pasti setiap hari nya Aku akan bertemu dengan wanita itu.Dan Ia pasti akan bersikap semena-mena pada ku karena Aku baru di perusahaan ini.
Tetapi jika Aku tidak mengambil nya,Aku berarti menyia-nyiakan kesempatan emas.Yang mungkin tidak akan lagi datang untuk kedua kali nya pada ku.
Aku menatap pak Ghian yang sedang menunggu jawaban ku.Terlihat Ia sedang menatap ku saat ini.
Apa-apaan ini,kenapa Aku jadi salah tingkah pada nya.
Tenang Anin,,tenang,,
Kamu tidak boleh seperti ini.
"Baik Pak,saya akan bekerja di perusahaan ini."Ucap ku pada nya.
__ADS_1
Terlihat pak Ghian tersenyum manis pada ku.
*****