
Hari ini Aku dan mas Pras kembali ke Indonesia.Sudah hampir seminggu Kami mengelilingi Eropa untuk honeymoon.
Hubungan ku dan mas Pras pun semakin membaik.Aku kembali merasakan mas Pras yang dulu.
Yang selalu peduli padaku.
Selama satu Minggu ini Ia benar-benar menghabiskan waktu nya untuk ku.
Tanpa ada gangguan dari siapa pun.
Kami benar-benar menikmati waktu berdua.
Aku tidak tau apakah wanita itu mencari keberadaan mas Pras.Mas pras benar-benar tidak berkomunikasi dengan orang luar selama di sana.
Ia benar-benar menghabiskan waktu nya berdua dengan ku.
Ia ingin memperbaiki semua nya.
Semoga ke depan nya hubungan Ku dengan mas Pras semakin membaik.
Aku harap wanita itu tidak lagi muncul di kehidupan Ku dan mas Pras.
Kami pun tiba di rumah.
Bibi senang menyambut kedatangan Kami*.
"Non Anin,,sudah pulang??"Tanya Bibi pada ku.
"Iya Bi.Bibi apa kabar??"Tanyaku pada bibi.
"Baik Non,,"Ucap nya lagi.
"Bi bantu saya untuk bereskan barang ya."Ucap ku pada bibi.
Bibi pun mengangguk.
Aku pun berkata kepada mas Pras.
"Sayang,,Aku ingin membereskan barang dulu ya."Ucap ku pada nya.
Ia sibuk melihat ke ponsel nya.
"Mas,,,"Ucap ku memanggil nya lagi.
"Ehh,,iya sayang,,seperti nya Aku harus ke kantor sayang."Ucap nya pada ku.
"Apa ada masalah mas??"Tanya ku lagi.
"Iya ini banyak nya pesan yang masuk pada ku."Ucap nya sambil terus menatap ke arah ponsel nya.
Aku tidak tau apakah mas Pras saat ini sedang berbohong atau tidak.
Aku hanya ingin mempercayai nya.
"Baik lah mas,,hati-hati di jalan ya mas."Ucap ku pada nya.
"Iya sayang,,nanti Aku pulang cepat ya."Ucap nya lagi pada ku.
Aku pun mengangguk.
Sebelum pergi Aku berpesan pada nya.
"Mas,,tolong jaga kepercayaan Anin."Ucap ku pada nya.
"Iya sayang,,,"Ucap nya sambil mencium kening ku.
Mas Pras pun berlalu dari ku.
Entah kenapa ada sedikit kecurigaan ku pada mas Pras.Aku merasa pasti ada pesan dari wanita itu.
"Apa Aku mengikuti mas Pras saja??"
Ucap ku dalam hati.
Anin,,tenang,,,
Kamu harus mempercayai suami mu.
__ADS_1
Bukan kah Ia sudah berjanji untuk tidak menyakiti mu lagi.
Aku pun menepis kecurigaan ku pada mas Pras.
Ya benar,Aku harus memberi mas Pras kesempatan lagi.Bukan lah Ia mulai ingin memtperbaiki segala nya.
Aku tidak boleh mecurigai mas Pras.
Aku pun kembali membantu bibi untuk membereskan barang-barang ku.
Hampir satu jam Aku membereskan barang dan kamar ku.
Semua nya sudah rapi.
Entah kenapa perasaan ku merasa tidak tenang.Aku sudah mencoba untuk menepis kecurigaan ku pada mas Pras.
Aku mencoba menelpon mas Pras.
Tuut,,,Tuut,,Tuut,,
Telepon mas Pras tidak aktif.
Aku pun mencoba lagi menelpon nya.
Tapi tetap tidak aktif.
Sebaik nya Aku menuju ke kantor nya.
Aku pun mengambil kunci mobil dan menuju ke kantor nya.
Sesampai di kantor mas Pras.Aku langsung menuju ke ruangan mas Pras.
Aku sempat bertemu dengan sekretaris nya.
"Ibu,,ada apa kemari??"Ucap nya pada ku dengan muka tidak seperti biasa nya.
"Apa bapak ada??"Ucap ku lagi.el
"Bapak sedang ada tamu bu."Ucap nya lagi pada ku.
"Siapa??"Tanya ku pada nya.
"Baik lah saya Akan menunggu nya di sini."Ucap ku padanya.
Terlihat kegelisahan pada wajah nya.
"Seperti nya Bapak masih lama buk,karena meeting baru saja di mulai."Ucap nya lagi pada ku.
Aku menatap nya dengan heran.
"Memang nya salah jika saya mau menunggu di sini??"tanya ku pada nya.
Aku merasa Ia menginginkan Aku cepat berlalu dari sini.
"Ehh,,tidak buk.Saya hanya kasihan melihat ibu menunggu bapak lama nanti."Ucap nya lagi.
"Tidak apa,Saya akan menunggu."Ucap ku pada nya.
"Baik lah buk."Ucap nya dengan terbata.
"Apa ada yang Kamu sembunyikan dari saya??"Tanya ku pada nya.
"Tidak Bu,,saya permisi dulu."Ucap nya sambil berlalu.
Ada apa dengan nya??Kenapa Ia begitu gugup.
Aku pun mencoba mendekati ruangan mas Pras.
Mas Pras lagi meeting dengan siapa??
Tiba-tiba terdengar suara gelas pecah,,
Praaang,,,
Apa yang terjadi di dalam??
Aku pun langsung membuka pintu.
__ADS_1
Dan begitu kaget nya Aku saat melihat Davina berada di dalam.
Mas Pras pun terkejut melihat kehadiran ku.
"Anin,,,"Ucap nya padaku.'
"Ada apa ini mas??"Tanya ku padanya.
Mas Pras lagi-lagi berbohong padaku.Ternyata Ia masih menemui wanita ini.
"Kebetulan sekali Kamu ada di sini,Aku ingin memberi tahu Kamu sesuatu."Ucap nya pada ku.
Aku menatap mas Pras.
Apa yang ingin di katakan oleh wanita ini.
"Davina,,,cukup!!"Teriak mas Pras pada nya.
"Kenapa??Kamu takut Pras???"Ucap nya pada mas Pras.
"Aku minta Kamu pergi dari sini."Ucap mas Pras lagi.
"Kamu berani mengusirku Pras???"Ucap nya pada mas Pras.
Aku tidak mengerti apa yang sebenar nya sedang mereka sembunyikan dari ku.
Tapi Aku yakin jika ada sesuatu yang penting yang ingin wanita itu katakan pada ku.
"Apa yang ingin Kamu katakan pada ku???"Ucap ku pada nya.
"Kamu sudah siap untuk mendengar nya??"Ucap nya lagi padaku.
"Anin,,Aku mohon jangan dengar kan Dia."Ucap mas Pras pada ku.
Tapi Aku tidak memperdulikan nya.
"Katakan lah,,Aku siap mendengar nya!!"Ucap ku pada nya.
"Baik lah,,Aku cuma mau bilang."
Belum selesai Davina bicara,Pras sudah memotong nya.
"Davina,,Aku bilang cukup."Ucap mas Pras membentak nya.
"Kamu tidak perlu menyembunyikan nya Pras.Sekarang atau nanti sama saja!!"Ucap nya pada mas Pras.
"Aku bilang cukup.Aku minta Kamu pergi dari sini."Ucap mas Pras lagi.
"Mas,,Aku minta Kamu jelaskan,apa yang ingin di katakan oleh wanita ini.Aku ingin dengar!!"Ucap ku pada mas Pras.
Mas Pras pun terdiam.
"Aku hamil,,Aku hamil anak Pras!!!"Ucap Davina pada ku.
Deg,,
Jantung ku serasa ingin berhenti saat ini,,,
Davina hamil anak mas Pras!!!
Pasti saat ini Aku sedang bermimpi,,
Hal itu tidak mungkin terjadi.
Plak,,,
Aku menampar muka Davina.
"Kamu keluar dari sini,,"Ucap ku pada nya.
"Apa Kamu tidak percaya pada ku??Aku menpunyai bukti nya."Ucap nya sambil mengeluarkan foto hasil USG.
Tanpa terasa air mata ku mengalir membasahi pipiku,,
Aku benar-benar merasa hancur sebagai seorang istri.
Kamu jahat Pras!!!!
__ADS_1
*****