Aku Benci Mencintai Dia!!!

Aku Benci Mencintai Dia!!!
Bab 110


__ADS_3

"Anindya,,kamu cantik sekali hari ini.Aku suka."


Sebuah pesan masuk ke ponsel ku.


Aku melirik kiri dan kanan melihat apakah ada seseorang di sini.Tidak ada yang mencurigakan.


Siapa yang mengirimi ku pesan?Apa orang ini juga yang mengirimi ku bunga.


Dari mana juga Ia mendapatkan nomor telepon ku.


Aku pun bergegas menuju ke ruangan.


Di atas meja terlihat lagi sebuah buket mawar.


Lagi-lagi aku mendapatkan bunga.


Sudah hampir seminggu ini Aku mendapatkan bunga dari seseorang yang tidak Aku kenal.


Aku sempat berpikir jika mas Pras yang mengirimi ku bunga.Tapi bunga-bunga yang di kirimkan dengan ku setiap hari nya bukan bunga kesukaan ku.


Mas Pras tahu apa bunga kesukaan ku.


Aku pun berlari ke ruangan cleaning service.Aku ingin bertanya siapa kira-kira yang mengirimi ku bunga.


Pasti mereka tahu siapa pengirim nya.


"Maaf permisi mas,yang tadi pagi bersihin ruangan desain siapa ya?"Tanya ku pada mereka.


"Saya mbak,ada apa ya?"Ucap seorang laki-laki muda pada ku.


"Mas yang menaruh bunga ini tadi di meja saya?"Tanya ku lagi.


"Oh ini mbak Anin ya?Iya mbak saya yang menaruh bunga di meja mbak beberapa hari ini.


"Apakah orang di kantor ini mas?"Tanya ku pada nya.


"Seperti nya bukan mbak,karena setiap hari ada gojek yang mengantar nya ke sini.Dan pak satpam yang menerima nya setiap pagi."Ucap nya lagi.


Ternyata benar-benar orang luar yang mengirimi nya.


Aku benar-benar penasaran siapa yang mengirimi nya.


"Baik mas terima kasih ya."Ucap ku pada nya sambil tersenyum dan berlalu.


Aku pun menuju ke lobby depan untuk bertemu dengan satpam di sana.


"Nona Anin,ada yang bisa saya bantu?"Tanya nya pada ku.


"Maaf pak,saya mau tanya.Apa bapak yang menerima bunga ini setiap pagi nya."Tanya ku pada nya.


"Iya non,setiap pagi ada gojek yang mengantar nya kemari."Ucap pak satpam pada ku.


"Apa bapak ingat wajah gojek nya pak?"tanya ku lagi.

__ADS_1


"Wah kalo itu saya tidak ingat non,karena yang mengantar nya beda-beda setiap hari nya."Ucap nya lagi.


"Bapak tidak tanya siapa nama pengirim nya pak?"Tanya ku lagi.


"Kata gojek nya dia tidak tahu non,karena orang itu cuma memberikan bunga saja pada dia di pinggir jalan."Ucap pak satpam lagi.


Apa benar mas Pras pengirim nya.


Karena ia tidak berani mengantar langsung,jadi Ia meminta gojek untuk mengantar nya.


"Baik pak,terima kasih ya."Ucap ku dengan pak satpam dan berlalu.


Aku pun berjalan masih dengan tanda tanya di hati ku.Siapa pengirim bunga itu.Dan siapa juga pengirim pesan itu.


"Anin,,"Sebuah suara memanggil ku.


Terlihat pak Ghian berjalan mendekati ku.


"Selamat pagi pak."Ucap ku pada nya.


"Pagi,dapat bunga lagi Nin??"tanya nya pada ku.


Aku mengangguk kecil.


"Siapa yang mengirimi mu bunga setiap hari nin?"Tanya pak Ghian pada ku.


"Saya tidak tahu pak,tadi pak satpam cerita jika setiap pagi ada gojek yang mengantar kemari."Ucap ku pada pak Ghian.


"Seperti nya bukan pak,sudah hampir seminggu ini orang itu mengirimi saya bunga pak."Ucap ku lagi.


"Seperti nya dia fans berat mu."Ucap nya sambil tersenyum padaku.


Aku hanya tertawa mendengar nya.


"Apa itu bukan dari mantan suami mu?"Tanya pak Ghian lagi.


"Seperti nya bukan pak,karena bunga ini bukan bunga kesukaan saya.Mas Pras tahu apa bunga kesukaan saya."Ucap ku sambil tersenyum.


"Apa kamu merasa terganggu dengan bunga-bunga ini nin?jika kamu merasa terganggu saya akan bilang pada satpam untuk tidak menerima bunga lagi jika ada yang mengantar nya."Ucap pak Ghian lagi.


"Sebenar nya tidak pak,tapi saya hanya penasaran saja pak siapa orang nya."Ucap ku sambil tertawa.


"Ya sudah biarkan saja,lama-lama pasti dia akan capek dengan sendiri nya."Ucap pak Ghian pada ku sambil tersenyum.


Aku hanya mengangguk dan tersenyum.


"Kalo begitu saya ke ruangan dulu pak."Ucap ku pada pak Ghian.


Tiba-tiba ponsel ku berbunyi.Sebuah pesan masuk ke ponsel ku.


"Apakah kamu penasaran dengan saya Anin??Saya selalu ada di dekat kamu."


Sebuah pesan yang membuat ku merasa takut.

__ADS_1


Aku melihat ke sekeliling,tidak ada yang mencurigakan di kantor ini.


"Ada apa Anin?"Tanya pak Ghian pada ku.


Seperti nya Ia melihat jika Aku sedang kebingungan.


Aku memperlihatkan pesan itu pada pak Ghian.


"Siapa lelaki ini nin?apa dia yang mengirimi mu bunga juga?"Tanya pak Ghian pada ku.


"Seperti nya Iya pak.Dan dia juga tahu nomor saya pak."Ucap ku lagi.


Pak Ghian diam seperti memikirkan sesuatu.


"Kalo begitu ayo kita ke ruangan administrasi.Saya akan minta nomor ini di cek apakah nomor karyawan di sini atau bukan."Ucap pak Ghian lagi.


"Tidak usah pak,tidak usah repot-repot.Biar saya saja nanti yang ke sana pak."Ucap ku pada pak Ghian.


Ya benar di katakan pak Ghian,jika orang ini adalah karyawan kantor ini pasti data nya akan ada di kantor ini.


"Kamu mau kemana nin?"Tanya pak Ghian pada ku.


"Ke ruangan administrasi pak.Biar saya yang kesana menanyakan nomor ini pak."Ucap ku pada pak Ghian.


Pak Ghian tersenyum pada ku.


"Kenapa pak?apa ada yang salah?"Tanya ku pada nya.


Kenapa Ia tersenyum saat mendengar ku ingin ke sana.


"Anindya,,jika kamu yang kesana mereka tidak akan mau memberi tahu data karyawan di kantor ini,karena itu bersifat privacy."Ucap pak Ghian pada ku sambil tersenyum.


Aku tertawa mendengar nya.


"Maafkan saya pak,saya tidak tahu."Ucap ku sambil tersenyum.


"Tidak apa nin,saya suka kamu selalu tidak mau merepoti orang lain."Ucap nya pada ku.


"Saya tidak mau merepoti bapak."Ucap ku pada nya.


"Apa pun tentang mu tidak akan membuat saya merasa di repoti."Ucap nya sambil tersenyum pada ku.


Aku menjadi salah tingkah mendengar kata-kata nya.


Kenapa dia selalu membuat Aku menjadi salah tingkah begini.


Aku pun langsung pamit dengan nya,sebelum Ia tahu jika Aku deg-deg an saat ini.


Perasaan apa ini??kenapa Aku selalu merasa berdebar tiap kali mendengar ia bicara seperti itu.


Apa aku menyukai pak Ghian???


******

__ADS_1


__ADS_2