Aku Benci Mencintai Dia!!!

Aku Benci Mencintai Dia!!!
Bab 19


__ADS_3

Papi dan Mami begitu senang melihat kedatangan Kami.Apa lagi waktu tahu Kami akan menginap di sana.Sepertinya mereka merindukan anak lelaki nya.


Beruntung nya Mas Pras dan Kinan mendapat kan orang tua sebaik ini.Yang begitu sayang kepada anak-anak nya.Bahkan dengan menantu seperti Aku dan Adam,mereka tidak membedakan kasih sayang nya.Mereka tetap menganggap Kami seperti anak nya sendiri.


Mereka juga tidak memandang latar belakang ku saat mas Pras ingin menikahi ku.Padahal mereka dari kalangan atas.Tapi mereka sangat menghargai keputusan anak-anak mereka.Benar-benar keluarga sempurna.


"Kak Anin,,Kakak mau menginap di sini??"Tanya Kinan dengan riang nya.


"Iya,Kakak dan mas Pras akan menginap."Ucap ku pada Kinan.


"Mami sudah menyiap kan kamar buat kalian."Ucap Mami lagi.


"Kak kita makan dulu yuk,tadi Kinan dan Mami buat iga bakar pasti enak."Ucap Kinan pada Ku.


"Pasti bukan Kamu kan yang buat nya,pasti Kamu cuma liatin Mami kan??"Tanya mas Pras meledek Kinan.


Mas Pras dan Kinan memang sangat dekat.Walaupun Kinan telah menikah dan mempunyai Anak tapi di mata mas Pras Kinan tetap adik manja nya.Ia begitu sayang pada Kinan.Ia masih suka menganggu Kinan.Dan membuat Kinan masih seperti anak kecil.


Begitu pun Aku,Aku sangat menyayangi Kinan.Ia selalu baik pada Ku.Bahkan Ia yang bercerita soal Davina pada Ku.


"Beneran Kinan Mas yang buat,tanya Mami tuh kalo gak percaya."Ucap Kinan sambil cemberut.


"Iya Pras adik Mu semenjak menikah sudah pandai memasak sekarang."Ucap Papi lagi.


Kinan pun tersenyum pada Papi.Ia senang karena Papi membela nya.


"Tuh denger mas apa kata Papi."Ucap Kinan lagi sambil mencibir mas Pras.


"Eh koq kalian jadi berantem,gak malu apa di liat Anin dan Adam."Ucap Mami mengingat kan.


Kami pun tertawa melihat kelakuan mas Pras dan Kinan.


Kami pun sudah di meja makan.Sudah lama sekali rasa nya tidak kumpul makan bersama seperti ini.Rasa nya hangat sekali berada di tengah-tengah keluarga ini.


Pantas saja suka mengunjungi rumah ini.Karena banyak di dapati ketenangan di sini.Dan tentu nya karena Papi dan Mami juga begitu baik dan welcome kepada siapa saja.


"Pras bagaimana pekerjaan Mu??"Tanya Papi pada mas Pras.


"Baik Pi.Bulan ini ada kemajuan tujuh puluh lima persen."Ucap mas Pras.

__ADS_1


"Good job Pras.Papi memang yakin pada Mu."Ucap Papi lagi.


"Minggu ini Pras ada rencana mau ke Swiss Pi,Mau ada meeting di sana,rencana mas mau ada kerja sama dengan perusahaan disana."Ucap mas Pras lagi.


Aku pun melihat ke arah mas Pras.Kenapa Ia tidak ada bercerita pada Ku jika Ia ingin pergi.Kenapa Aku harus tahu saat di sini.Mas Pras tak berani menatap ku.


"Bagus itu Pras.Berapa lama rencana nya Kamu mau ke sana??tanya papi lagi.


"Seminggu Pi."Ucap mas Pras lagi.


"Apakah Anin akan ikut dengan Mu??"Tanya Mami bertanya.


"Tidak Mi,Aku tidak mau Anin nanti kesepian jika Pras sibuk nanti di sana."Ucap mas Pras lagi.


"Kan Anin bisa menunggu mu di hotel.Mumpung kalian masih berdua,Habis kan waktu berdua sepuas nya.Anin Kamu mau kan jika ikut dengan Pras??"tanya Papi pada Ku.


Aku pun mengangguk sambil tersenyum.


Aku senang karena Papi dan Mami memaksa mas Pras untuk mengajak ku.


Tentu saja Aku mau ikut,Aku akan mengikuti mas Pras kemana pun Ia pergi.


*****


Kenapa Papi dan Mami harus menyuruh ku mengajak Anin.Apa yang harus Aku katakan pada Davina??Ia pasti akan marah besar karena Anin ikut.


Dan Aku pun juga tidak bisa menolak keinginan Papi dan Mami yang ingin Anin ikut bersama Ku.Karena jika Aku menolak nya pasti papi dan Mami berpikir yang tidak-tidak tentang ku.


Anin juga pasti mencurigai Ku jika Aku tak ingin membawa nya bersama Ku ke sana.


Ia pasti berpikir tentang Davina lagi.


Apa yang harus Aku jelaskan pada Davina nanti.


Bagimana Aku harus bilang bahwa Anin ikut bersama Ku.


"Mas,,mas lagi apa??"Ucap Anin sambil membawa cofee untuk ku.


"Mas lagi memikirkan Nin bagaimana jika kamu ikut,tapi mas sibuk pasti nanti Kamu bakalan kesepian."Ucap ku pada Anin.

__ADS_1


"Mas memang begitu sibuk di sana??"Tanya nya lagi.


"Iya Nin,Kamu tahu kan kalo mas bertemu relasi baru.Jadi harus penyesuaian dulu dengan mereka."Ucap Ku lagi.


Anin pun hanya terdiam.


Seperti nya Ia mulai mencurigai Ku.


"Tapi Anin bisa menunggu mas di hotel atau main ketempat sekitar hotel mas.Anin benar-benar ingin ke sana."Ucap Anin lagi.


"Apa Kamu tidak bosan jika nanti mas pulang larut."Tanyaku lagi.


"Tidak mas,,Anin janji Anin tidak banyak menuntut waktu dari mas."Ucap Anin lagi.


Aku pun mulai bingung memirkan semua ini.Jika Anin ikut maka Aku tidak bisa berdua dengan Davina.Dan pasti nya Davina juga akan marah besar pada Ku.Tapi jika Aku menolak,Anin juga pasti akan mencurigai ku.


"Baik lah,,nanti mas pastikan dulu tanggal berapa kita pergi."Ucap mas Pras lagi pada Ku.


"Terima kasih Mas,Anin memang sangat ingin kesana."Ucap Anin sambil memeluk ku.


"Iya sayang."Ucap ku sambil mencium kepala Anin.


Maafkan Aku nin,Aku berbohong pada Mu.


Seharusnya Aku bangga mempunyai istri seperti Anin yang mengerti semua tentang Ku.Ia seorang gadis sederhana,tapi Ia tau hal apa saja yang Aku suka atau tidak suka.


Setiap hari Ia selalu berusaha menjadi istri yang baik untuk Ku.Boleh di bilang Aku beruntung memiliki nya.


Ia boleh di bilang sosok seorang istri yang sempurna.Ia bisa memaafkan semua yang ku lakukan pada nya.


Tapi mengapa Aku tega menyakiti nya,,


Hal yang seharus nya tidak ku lakukan pada nya.Aku seharusnya bisa memegang janji di depan penghulu kemarin bahwa Akan menjaga nya.


Tapi Tuhan berkehendak lain,,,


Aku tega mengkhianati nya,,


*****

__ADS_1


__ADS_2