Aku Benci Mencintai Dia!!!

Aku Benci Mencintai Dia!!!
Bab 56


__ADS_3

Aku terus melajukan kendaraan ku.


Seperti biasa Aku akan mengunjungi tempat ternyaman ku.


Tempat ku untuk menenangkan pikiran ku.


Yang sepi dari hiruk pikuk.


Aku butuh ketenangan saat ini.


Masalah silih berganti datang pada ku.


Seperti tidak ada habis nya.


Air mata terus mengalir di pipi ku.


Rasa nya Aku belum mempercayai jika Mas Pras bisa menghamili Davina.


Apa Ia tidak memikirkan sakit nya Aku saat Ia melakukan perbuatan itu.


Lelaki yang Aku cintai tega mengkhianati ku.


Aku tahu hingga sekarang Aku belum bisa memberikan Ia keturunan.


Tapi apakah harus Ia mengkhianati ku seperti ini.


Baru kemarin Ia berjanji pada ku untuk memperbaiki semua nya.Dan Aku mau mencoba mempercayai itu.


Tapi ternyata,,,


Ia benar-benar menghancurkan ku.


Dunia ku berasa hancur saat ini,Aku tidak tau lagi apa yang harus Aku perbuat sekarang.


Jika Aku meninggalkan mas Pras maka Davina pasti akan merasa puas.


Tapi jika Aku terus bertahan,pasti Aku akan merasakan kesedihan terus menerus karena ulah mereka berdua.


Orang tua mas Pras juga yang membuat ku berat untuk berpisah dengan mas Pras.


Kedua orang tua nya begitu menyayangi ku.


Apabila Aku berpisah dengan nya pasti Aku akan kehilangan sosok orang tua lagi.


Aku tak mau itu terjadi.


Tanpa terasa Aku sudah tiba di taman.


Aku pun langsung memarkirkan kendaraan ku.


Aku berjalan ke tempat biasa.


Terlihat oleh ku sosok laki-laki yang selalu Aku temui setiap di sini.


Sedang duduk termenung.


Apa Ia selalu kesini setiap hari nya??


Kali ini Ia tidak tersenyum pada ku.


Apa Ia juga sedang ada masalah??


"Ahh,,sudah lah,,kenapa Aku harus pusing memikir kan orang lain."


Aku pun duduk di kursi taman sambil melihat kolam.


Begitu tenang suasana di sini.


Aku sengaja meninggalkan ponsel ku di mobil.Aku tidak mau di ganggu saat ini.


Aku ingin menenangkan pikiran ku.


Apa Aku ijinkan saja mas Pras menikahi Davina??

__ADS_1


Bukan kah sekarang Ia sedang mengandung anak mas Pras.


Mas Pras memang sangat menginginkan anak.


Sedangkan Aku belum bisa memberi nya keturunan.


Jika Davina bisa hamil,berarti kandungan ku yang bermasalah.


*Tapi apakah Aku siap untuk berbagi suami pada wanita itu??Apakah aku siap jika mas Pras lebih memperhatikan nya dari pada Aku.


Waktu mas Pras pasti akan berpaling pada wanita itu.Dan Ia pasti akan melupakan ku*.


Aku pun menangis lagi membayangkan apa yang akan terjadi nanti nya.


Davina pasti akan meminta pertanggung jawaban pada mas Pras.


Ia tidak akan mau menggugurkan kandungan nya.


Aku juga tidak mau jika Ia mengugurkan kandungan nya.


Aku tidak ingin terjadi apa-apa dengan nya.


Lagi pula bayi itu tidak bersalah.


Ia juga tidak minta untuk di lahirkan di muka bumi ini.


Apakah bisa Aku berdamai dengan keadaan ini??


"Hai,,Kamu ke sini lagi??"Terdengar oleh ku suara lelaki.


Tiba-tiba lelaki itu telah tiba di samping ku.


"Iya Aku baru tiba."Ucap ku pada nya.


"Apa Kamu kesini setiap hari??"Tanya ku pada nya.


"Tidak,Aku sudah lama juga tidak kesini."Ucap nya padaku sambil tersenyum.


"Apa Kamu sedang ada masalah??"Tanyaku pada nya.


Ia pun menggeleng.


"Tidak ada Anin,,Aku hanya pusing dengan kerjaan saja."Ucap nya lagi pada ku.


Ucap nya sambil tersenyum.


"Kamu kenapa Kamu menangis?Apa Kamu sedang ada masalah??"Tanya nya pada ku.


Aku hanya diam.


Aku tidak mungkin bercerita pada nya tentang masalah rumah tangga ku *saat ini.


Yang ada akan membuat ku malu.


Aku ingin semua orang tau jika pernikahan ku bersama mas Pras bahagia.


Aku tidak ingin semua orang tau masalah ku.


"Anin,,kenapa diam??jika Kamu punya masalah Kamu bisa bercerita pada ku."Ucap nya lagi padaku.


"Terima kasih,Aku lagi ingin sendiri saat ini."Ucap ku pada nya.


"Apa Aku menganggu mu??"Tanya nya lagi.


"Tidak,Kamu bisa duduk di sini bersama ku."Ucap ku lagi.


"Apa kabar suami mu??"Tanya nya tiba-tiba pada ku.


Mengapa Ia bertanya tentang mas Pras.


Apa Ia tau sesuatu.


"Apa Kamu mengenal suami ku??"Ucap ku pada nya.

__ADS_1


"Tidak,,Aku baru beberapa kali saja bertemu dengan nya."Ucap nya pada ku.


"Bertemu??Bertemu di mana??"Tanya ku lagi.


Aku ingin tahu dimana Ia pernah bertemu dengan mas Pras.


"Aku bertemu saat acara di kantor."Ucap nya lagi.


"Apa Ia bersama Davina??"Tanya ku pada nya.


Ia menatap ke arah ku.


"Apa kamu tahu??"Ucap nya lagi.


Aku hanya tersenyum pada nya saat Ia menanyakan itu.


Tentu saja Aku tahu hubungan mereka berdua.Mereka tidak ada lagi takut untuk mengakui hubungan mereka berdua.


'Iya suami ku adalah kekasih Davina."Ucap ku pada nya.


Terlihat muka nya terkejut saat mendengar perkataan ku.


"Bagaimana bisa seperti itu Anin??"Tanya nya pada ku.


"Panjang cerita nya.Aku sedang tidak ingin membahas nya."Ucap ku lagi pada nya.


"Kamu wanita hebat Anin."Ucap nya pada ku.


Aku tersenyum pada nya.


Ya,,,Aku memang hebat.


Aku bisa merasakan sakit terus menerus oleh mas Pras.


"Apa Kamu sudah lama menikah dengan nya??"Tanya nya lagi pada ku.


"Sudah dua tahun."Ucap ku lagi.


"Maaf jika Aku banyak bertanya pada mu.'Ucap nya lagi.


"Tidak apa.Aku senang ada yang mau berteman dengan ku "Ucap ku lagi.


"Jika Kamu butuh teman cerita,Kamu bisa menghubungi ku Anin.'Ucap nya lagi pada ku.


Aku pun tersenyum pada nya.


Ternyata Ia adalah lekaki yang baik.Sifat nya yang dingin membuat Ia begitu berwibawa.


Pantas banyak orang yang segan setiap bertemu dengan nya.


Termasuk Davina,Aku ingat saat itu Davina salah tingkah saat bertemu dengan nya.


'Anin kenapa diam??"Tanya nya pada ku.


"Apa kamu menyukai Davina??"Tanya ku tiba-tiba.


Ia pun tertawa mendengar pertanyaan ku.


"Kenapa Kamu tertawa,Apa ada yang lucu."Ucap ku lagi sedikit kesal.


"Pertanyaan mu membuat ku tertawa."Ucap nya pada ku.


"Aku tidak salah bertanya,Bukan kah Davina cantik,pasti Kamu juga menyukai nya."Ucap ku pada nya.


Siapa yang tidak tergoda melihat Davina.Ku akui Ia sangat sempurna.


"Davina buka tipe gadis yang ku suka."Ucap nya pada ku.


"Lantas wanita seperti apa yang Kamu sukai??"Tanya ku pada nya.


"Seperti mu Anin,,Aku menyukai orang seperti mu."Ucap nya sambil tersenyum.


Sekarang Aku yang heran menatap wajah nya.

__ADS_1


Apa Ia sedang bercanda???


*****


__ADS_2