Aku Benci Mencintai Dia!!!

Aku Benci Mencintai Dia!!!
Bab 113


__ADS_3

Pagi ini Aku tak melihat keberadaan Anin.


Biasa nya kami selalu berpapasan setiap pagi,tapi kali ini Aku belum melihat mobil nya terparkir di parkiran.


Apa Ia sudah di ruangan.


Entah mengapa setiap pagi sebelum memulai rutinitas,Aku selalu ingin bertemu dan menyapa nya.


Aku melihat ke ruangan,Anin tak terlihat Ia ada di sana.


Kemana dia??


Apa dia sakit sehingga tidak masuk kerja hari ini.


Aku mencari Maura,tapi Ia belum terlihat di sana.


"Pagi Ghian,,ada apa??"Tanya Maura mengagetkan Ku.


Ia tertawa melihat ku terkejut.


"Pasti kamu mencari aku ya?"Ucap nya sambil bercanda.


"Enggak,,"Ucap ku pada nya.


"Hmm,,yakin nih gak cariin aku.Aku ada kabar tentang Anin."Ucap nya pada ku.


"Kemana dia??"Tanya ku penasaran.


"Seperti nya aku lagi sibuk,nanti ya Aku cerita."Ucap nya pada ku ingin berlalu.


Aku langsung mencegat nya.


"Katakan pada ku di mana dia?kenapa dia tidak masuk hari ini??"Tanyaku penasaran.


Maura tertawa melihat ku.


"Diih khawatir banget kayak nya,Anin tidak masuk kata nya sedang tidak enak badan."Ucap Maura pada ku.


"Anin sakit??sakit apa??"Tanya ku lagi pada Maura.


"Dia semalam kata nya di ikuti orang dari sini,Aku juga belum tahu kronologi nya seperti apa.Rencana nya siang nanti aku akan mengunjungi nya di tempat ibu panti."Ucap Maura panjang lebar.


"Di ikuti??siapa yang mengikuti nya?"Ucap ku pada Maura.


"Entah lah,Anin cuma cerita lelaki itu mengikuti Anin dari ruang tunggu hingga parkir."Ucap Maura lagi.


"Apa semalam Anin pulang larut?"Tanya ku lagi.


"Iya semalam dia lembut karena ada beberapa desain yang dia kerjakan."Ucap Maura lagi.


"Apa satpam tidak ada di depan saat Anin di ikuti?"Tanyaku lagi.


"Satpam ada Ghian,cuma kata Anin satpam tidak melihat jika ada orang yang masuk."Ucap Maura lagi.

__ADS_1


Aneh,,


Siapa lelaki itu,jika para satpam tidak melihat lelaki itu masuk,lantas dari mana dia bisa ada di ruang lobby.


Aku pun bergegas masuk ke dalam ruangan Ku.


Aku tak perduli Maura berteriak memanggil nama ku.


Aku langsung membuka komputer ku dan melihat rekaman cctv kantor.


Aku melihat tidak ada orang yang mencurigakan.


Semua nya baiik-baik saja.


Apabila orang itu masuk,pasti akan terlihat dengan ku saat ini.


Dan aku mencoba lagi menyoroti Anin.


Terlihat Ia bersiap ingin pulang,Aku mengamati dari setiap tempat yang di lalui Anin.


Dan benar saja.


Di ruang tunggu ada seorang pria sedang duduk di sana.Siapa dia??


Muka nya tidak begitu kelihatan,Aku mencoba melihat lebih dekat lagi tapi tetap tidak terlihat.


Lalu kenapa security bilang tidak ada orang yang masuk ke kantor ini,apa mereka lalai sehingga orang yang tidak berkepentingan bisa masuk.


Aku lalu menelpon bagian keamanan dan meminta semua yang shif malam menghadap ku siang ini.


Tok,,tok,


Maura masuk ke ruangan Ku.


"Maaf jika Aku menganggu Ghian,aku mau menanyakan tentang acara Anin selanjut nya.Itu akan tetap di adakan di tanggal yang sama atau kita cancel sampai Anin pulih."Ucap Maura lagi.


"Apakah keadaan nya parah?"Tanya ku lagi.


"Kata ibu panti Ia hanya berdiam diri di kamar dari semalam,muka nya pucat.Kemarin Pras yang mengantar nya pulang.


Pras???


Bagaimana bisa Pras mengantar Anin.Bertemu di mana mereka.


"Apa laki yang mengikuti Anin semalam adalah Pras??"Tanya ku lagi pada Maura.


"Bukan,malah Pras yang menyelamatkan Anin dari laki-laki itu."Ucap Maura pada ku.


Pras??kenapa bisa kebetulan sekali bisa begitu.Kenapa Pras datang di saat Anin lagi memerlukan bantuan.


Aku jadi berpikir jika Pras yang merencanakan semua ini untuk menarik perhatian Anin lagi.


Pasti Ia ingin Anin kembali lagi pada nya.

__ADS_1


Aku harus mencari tahu siapa lelaki itu.Aku harus mendapatkan nya.


"Apa Anin sekarang masih di tempat ibu panti??"Tanya ku pada nya.


"Seperti nya ya,dia masih disana.Aku siang ini mau menjenguk nya."Ucap Maura pada ku.


"Aku boleh ikut dengan mu?"Tanya ku pada Maura.


"Tentu saja boleh,Aku selesaikan dulu pekerjaan ku.Habis itu kita langsung berangkat."Ucap Maura pada ku.


Aku mengangguk kan kepala.


Tak lama kemudian,Kepala keamanan di kantor ku datang ke ruangan bersama security.


"Selamat siang pak,,"Ucap nya pada ku.


"Siang,mari silahkan masuk."Ucap ku pada mereka.


Mereka langsung masuk ke ruangan Ku.


"Saya ingin konfirmasi soal tadi malam,kalo boleh tahu siapa yang piket semalam?"Tanya ku pada mereka.


"Saya pak,dan Andi."Ucap salah satu dari mereka.


"Apakah semalam sebelum nona Anin pulang,ada seseorang yang masuk ke dalam?"Tanyaku pada mereka.


"Setahu saya tidak ada pak,karena kami semalam hanya menjaga di depan dan tidak ada siapa-siapa ke sini pak."Ucap nya lagi.


"Kamu yakin??"Tanyaku pada nya.


"Iya pak,"Jawab nya lagi.


Aku pun membuka komputer dan memperlihatkan rekaman cctv pada mereka.Aku membuka video di ruangan tunggu dekat lobby kantor.


Terlihat mereka kaget saat melihat rekaman tersebut.


"Dari mana laki-laki ini bisa masuk,setahu saya tidak ada siapa pun yang masuk ke dalam pak.Dan saya memastikan semua pintu sudah di kunci."Ucap nya pada ku.


"Tapi ini ada bukti nya,dari mana lelaki ini bisa masuk dan keluar tanpa pengawasan dari kalian.Bagaimana jika ada data dan barang yang hilang?"Ucap ku pada mereka.


"Maafkan kami pak,nanti kami akan lebih tingkatkan lagi pengawasan di kantor ini pak."Ucap mereka pada ku.


"Saya ingin mulai sekarang tolong di perhatikan lebih lagi,karena semalam salah satu karyawan kita ada yang di ikuti sampai dia pulang."Ucap ku pada mereka.


"Apakah mbak Anin pak?"Tanya nya pada ku.


"Iya Anin di ikuti sampai pulang,dan sekarang ia tidak masuk karena masih trauma.Saya harap ini kejadian terakhir kali nya."Ucap ku pada mereka.


Setelah selesai bicara,aku pun menyuruh mereka untuk kembali bekerja.


Aku harus cepat menemukan lelaki itu,dan menanyakan apa yang sebenar nya dia ingin kan dari Anin.


Jika dia ingin melukai Anin pasti dia adalah suruhan seseorang yang tidak menyukai Anin.

__ADS_1


Aku harus bisa menjaga Anin dari ini semua.


******


__ADS_2