Aku Benci Mencintai Dia!!!

Aku Benci Mencintai Dia!!!
Bab 41


__ADS_3

Jika bisa meminta satu permintaan di dunia ini Aku ingin meminta agar kedua orang tua ku hidup kembali di muka bumi ini.Agar ada tempat ku bercerita.


Rasa nya benar-benar sendiri itu sedih.Tanpa orang tua,tanpa saudara.Dulu Aku merasa menjadi wanita yang beruntung karena memiliki mas Pras yang begitu mencintai ku.


Ternyata Aku salah,,,


Ia sama dengan lelaki lain,yang gampang tergoda dengan wanita lain.Mungkin ini adalah ujian rumah tangga ku dengan mas Pras.Bisa jadi juga Ia merasa bosan karena Aku belum bisa memberikan Ia keturunan hingga detik ini.


Dulu Aku sempat membahas hal ini pada mas Pras.Tetapi Ia mengatakan jika itu tidak menjadi masalah untuk nya.


Alasan ku masih bertahan dengan mas Pras sampai detik ini,selain Aku masih mencintai nya.Aku juga sangat beruntung memiliki mertua seperti orang tua mas Pras.Mereka sangat menyayangi ku seperti anak kandung mereka sendiri.


Mereka tidak pernah mempermasalah kan Aku yang sebatang kara.Mereka sangat menerima ku.Tanpa melihat asal usul ku.


Padahal saat Aku menikah dengan mas Pras banyak yang mengatakan bahwa Aku tak layak untuk mas Pras karena asal usul ku tidak jelas.


Tetapi itu bukan jadi masalah untuk orang tua mas Pras,Mereka tetap menerima ku tanpa mendengar omongan orang.Mereka tetap menjadikan ku menantu mereka.


Dan di saat ada masalah seperti ini pun,mereka tetap memberi support untuk Aku.Mereka malah membela ku dari pada mas Pras.


Masih teringat kata-kata mami mas Pras saat menelpon ku tadi.


"Anin kamu yang sabar ya nak,mami yakin Pras tidak mungkin menyakiti Mu.Ini pasti hanya salah paham."


Dan Aku hanya mengiyakan saja.Aku tidak mungkin mengatakan pada Mami bahwa semua itu benar.Selama ini Aku selalu merahasiakan masalah rumah tangga ku dari orang tua mas Pras karena tidak mau membuat mereka kepikiran.


Hingga akhir nya mereka mengetahui dengan sendiri nya.


Aku bangun seperti biasa nya,Aku tahu mas Pras tidak pulang semalam.Aku pun tidak menelpon nya untuk menanyakan Ia sedang ada di mana.Aku sudah tahu di mana keberadaan nya.


Ia pasti tadi malam menginap di tempat Davina.Tempat yang selalu Ia kunjungi setiap ada masalah dengan ku.


Aku ikuti sampai di mana Kamu akan menyakiti ku mas,,


Aku menuju ke kolam belakang melihat bunga disana.Kegiatan rutin ku setiap pagi.


Terdengar suara mobil mas Pras tiba.Pasti Ia hanya ingin mandi dan berganti pakaian untuk ke kantor.


Aku tidak memperdulikan kepulangan nya.


Hari ini Aku akan keluar rumah,Aku ingin berjalan di mall mencari peralatan untuk menggambar desain lagi.Aku akan mulai untuk menggambar lagi sambil melupakan masalah yang tak kunjung usai ini.


Aku melihat mas Pras berada di meja makan menyantap sarapan pagi ini.

__ADS_1


Aku pun melewati nya,Aku ingin bersiap untuk pergi.


"Anin,,berita itu sudah tidak ada.Kamu sudah melihat nya??"Tanya nya pada ku.


Aku pun menghentikan langkah ku.


"Aku tidak perduli mas,,mau ada atau pun tidak berita itu.Aku sudah tidak perduli."Ucap ku pada nya.


"Maksud kamu apa??"Tanya nya pada ku.


"Walaupun berita itu sudah di hapus,Kalian tetap saja kan berhubungan???Jadi apa beda nya mas??"Tanya ku berteriak pada nya.


"Kamu tidak menghargai Aku Nin."Ucap nya pada ku.


"Aku harus menghargai apa mas???Mas yang tidak menghargai Anin!!!"Teriak ku pada nya.


"Aku semalaman mengurus masalah ini,meminta media itu untuk menghapus nya."Ucap mas Pras pada ku.


"Anin tau mas di tempat wanita itu.Mas masih mendekati wanita itu!!!Ucap ku pada nya.


Aku tak perduli saat pembantu rumah tangga ku melihat Aku dan mas Pras bertengkar.Mereka kelihatan gelisah karena mungkin takut melihat Aku dan mas Pras.


"Aku sudah bilang kan jika Aku tidak bisa meninggal kan Davina!!!"Ucap nya pada ku.


"Jika mas tidak bisa meninggalkan atau melupakan nya,kenapa Mas dulu menikahi Anin mas??"Teriak ku pada nya.


Tanpa terasa air mata ku pun jatuh berguguran,Hatiku benar-benar sakit mendengar nya.


"Aku menikahi ku karena kasihan pada mu,bukan karena mencintai mu Nin,,"Ucap nya pada ku.


Bagai petir di siang bolong Aku mendengar kan ucapan mas Pras barusan.Suami yang selama ini Aku percaya mencintai ku,ternyata menikahi ku hanya karena kasihan pada ku.


Aku pun mendekati nya.


"Katakan pada ku kalo yang mas katakan tadi itu tidak benar mas."Ucap ku pada nya.


"Itu benar Anin,,maafkan Aku."Ucap nya pelan.


Plak,,,


Aku menampar mas Pras.


"Jahat Kamu mas,,,"Ucap ku pada nya.

__ADS_1


"Kenapa Kamu tega seperti ini pada ku."Ucap ku lagi pada nya.


Aku tak pernah menyangka mas Pras bisa mengatakan hal itu pada ku.Ia tak henti-henti nya menyakiti hati ku.


"Aku sudah bilang Aku tidak bisa melupakan Davina.Jika Kamu tidak bisa menerima nya Kamu boleh meninggal kan Aku!!"Ucap nya pada ku.


Ia pun berdiri dan beranjak naik Ia naik ke atas menuju kamar.


Aku terduduk di lantai sambil menangis.


Rasa nya seluruh badan ku lemas,,Aku tak percaya dengan apa yang Aku dengar barusan.


Mas Pras benar-benar tak perduli dengan perasaan ku saat ini.Baru kemarin hati ku terluka karena masalah ini.Dan pagi ini Ia kembali membuat Aku terluka.


Tega sekali Kamu mas,,,


Bibi datang mendekati ku dan langsung memeluk ku.


"Yang sabar ya non,,"Ucap bibi sambil menangis.


Mungkin bibi merasa iba melihat ku.


"Bi apakah Aku ini seorang istri yang yang tidak baik bi??"tanya ku pada bibi.


Bibi menangis melihat ku.


"Tidak Non,nona adalah istri yang baik.Tuan pras saja yang tidak bersyukur mempunyai istri seperti nona."Ucap Bibi lagi.


"Tapi mengapa mas Pras tega seperti itu pada ku bi??"Ucap ku pada bibi.


"Yang sabar ya non,,Nona Anin orang baik.Mungkin ini ujian dalam rumah tangga nona dan Tuan."Ucap bibi lagi.


Aku pun menangis sejadi-jadi nya di pelukan bibi.


Tuhan,,cobaan apa lagi ini???


Sampai kapan Aku merasakan sedih ini terus.Aku sudah lelah dengan keadaan ini.


Jika suami yang ku sayangi sudah menyakiti ku.Siapa lagi yang mau aku percayai???


Aku benar-benar merasa sendiri saat ini,,,,


******

__ADS_1


__ADS_2