Aku Benci Mencintai Dia!!!

Aku Benci Mencintai Dia!!!
Bab 66


__ADS_3

Waktu sudah menunjukan jam sembilan malam,mas Pras belum juga kembali.


Pasti Ia lagi bersama wanita itu.


Sebentar lagi Davina sudah benar-benar memiliki mas Pras.


Kehidupan mereka juga akan sempurna di tambah dengan kehadiran anak di tengah-tengah mereka nanti nya.


Aku menyeka air mata ku.


Ada perasaan sedih dan tak ikhlas yang Aku rasakan saat ini.


Tapi Aku sudah tidak ada pilihan lain,Aku harus merelakan nya untuk wanita itu


Aku membereskan semua pakaian ku,Aku harus segera pergi dari rumah inii.


Ada perasaan sedih meninggalkan rumah ini.Disini banyak kenangan ku dan mas Pras.


Dari awal pernikahan Aku dan mas Pras tinggal di sini.Masih banyak mimpi dan cita-cita Kami yang belum terpenuhi.


Dan sekarang semua nya harus berakhir,,


Ia akan tetap melanjutkan nya,,


Tapi bersama wanita itu,,bukan Aku.


Sekitar jam sebelas malam,terdengar suara deru mobil di luar.


Seperti nya mas Pras sudah kembali.


Terdengar langkah kaki nya menuju ke atas.


"Anin,,mau kemana Kamu??"Ucap nya pada ku.


Ia melihat ku sedang membereskan pakaian ke koper.


Aku tidak perduli dengan pertanyaan nya,Aku malah fokus pada tangan mas Pras yang di perban.


"Mas,,tangan mu kenapa??"Tanya ku pada nya.


"Tidak apa hanya luka kecil."Ucap nya pada ku.


"Apa itu sudah di bersihkan??"Tanya ku lagi pada nya.


"Tidak,,tadi langsung ku perban saja."Ucap nya pada ku.


Aku pun bergegas mengambil kotak P3k di lemari,dan membawa nya ke mas Pras.


Aku membuka perban tangan nya dan melihat luka nya.


"Mas luka ini sangat besar mas,apa tidak di bawa ke rumah sakit saja mas??"Ucap ku pada nya.


Ada perasaan nyilu saat melihat luka mas Pras.


Aku masih bertanya dalam hati,apa yang menyebabkan tangan mas Pras terluka seperti itu.


"Tidak usah Nin,,nanti juga sembuh."Ucap nya pada ku.


Aku membersihkan luka nya dan memberi perban yang baru.


"Terima kasih ya Nin,,Kamu masih baik pada ku."Ucap nya pada ku.


Aku mengangguk.


"Kalo boleh tau,luka ini karena apa mas??"Tanya ku pada nya.

__ADS_1


"Kena pecahan kaca."Ucap nya pada ku.


"Pecahan kaca??kenapa bisa mas??"Tanya ku lagi.


"Davina,,Aku bertengkar dengan nya."Ucap nya lagi.


"Bertengkar??kenapa harus bertengkar mas??"Tanya ku lagi.


"Aku minta Ia menggugurkan kandungan nya."Ucap nya lagi.


Aku menatap mas Pras.


"Mas mau dia menggugurkan kandungan nya??kenapa mas tega mas??"Ucap ku lagi pada nya.


Walaupun Davina telah mengambil mas Pras dari ku,tapi ada perasaan sakit saat mendengar mas Pras meminta Ia menggugurkan kandungan nya.


Bagaimana pun anak dkandungan nya tidak bersalah.


"Aku tidak ingin berpisah dengan mu Nin."Ucap mas Pras pada ku.


"Mas tau jika yang mas minta pada nya itu adalah dosa besar mas,anak itu tidak bersalah."Ucap ku pada nya.


"Sudah ku katakan jika Aku tidak mau berpisah dengan mu Nin!!"Ucap nya pada ku.


"Itu sudah pilihan mu mas,,"Ucap ku cuek pada nya.


Sekarang baru mas Pras menyesal atas semua perbuatan nya kemarin.Dari awal Ia yang menghancurkan semua nya.


"Aku minta maaf Nin,,Aku mohon jangan tinggalkan Aku."Ucap nya lagi pada ku.


"Aku tidak bisa mas,,"Ucap ku lagi pada nya.


"Kita bisa memperbaiki dari awal nin."Ucap nya lagi.


"Apa Kamu sudah memiliki laki-laki lain??"Tanya nya pada ku.


Ada perasaan kesal saat mas Pras menanyakan pertanyaan itu pada ku.Kenapa bisa Ia berpikiran bahwa Aku sama seperti nya.


Ia selalu menuduhku mempunyai hubungan dengan lelaki lain.


"Tidak usah menuduhku yang tidak-tidak mas,,Aku tidak seperti mu."Ucap ku pada nya.


Belum sempat mas Pras menjawab telepon nya pun berbunyi.


Kriing,,,kring,,,


Mas Pras melihat nama yang tertera di layar ponsel.


Lama Ia terdiam.


Aku tau jika itu dari wanita itu.


"Angkat saja mas,,kenapa ragu,,Aku tidak apa."Ucap ku pada nya.


Mas Pras pun mengangkat nya.


"Halo Dav,,ada apa??"Tanya nya pada Davina.


"Aku mau istirahat,Aku capek."Ucap nya lagi.


"Kamu mengerti tidak???Aku capek!!!"Ucap nya sambil menutup telepon.


Terdengar lagi telepon mas Pras berdering.


Dan mas Pras mematikan nya.

__ADS_1


"Kenapa mas tidak mengangkat nya??"Tanya ku pada nya.


"Tidak apa,Aku capek."Ucap nya pada ku.


Aku pun langsung beranjak dari kursi.


"Anin,,kamu mau kemana??"Ucap nya pada ku.


"Mau istirahat mas,besok Aku harus bangun pagi.Aku mau ke pengadilan agama,mengurus perceraian kita."Ucap ku pada nya.


"Kamu benar-benar ingin melakukan nya nin??Kamu benar-benar ingin mengakhiri semua nya??"Ucap nya pada ku.


Aku mengangguk.


"Dan mulai besok Aku juga tidak tinggal di sini lagi mas."Ucap ku pada nya.


"Maksud mu Kamu mau meninggalkan rumah ini??"Tanya nya pada ku.


"Iya mas,,Aku akan pergi dari rumah ini."Ucap ku.


Walaupun Aku dan mas Pras adalah suami istri,Aku sadar diri untuk semua harta yang di miliki oleh mas Pras.Dari awal pernikahan ku dengan nya memang Aku tidak memiliki apa-apa.


Dan Aku juga tidak ingin menuntut apa-apa dari mas Pras.


"Anin ini rumah mu.Kamu tidak boleh kemana-mana."Ucap nya pada ku.


"Bukankah mas akan membawa perempuan itu kesini??"Tanya ku pada nya.


"Tidak akan,,Aku tidak akan mengijinkan nya tinggal di rumah ini."Ucap mas Pras lagi.


Ternyata mas Pras dan Davina tidak akan tinggal di rumah ini.


"Aku mohon nin,,jangan tinggalkan rumah ini."Ucap mas Pras.


"Tapi kita tidak bisa mas satu rumah,Jika nanti proses perceraian kita selesai,mas bukan lagi suami ku."Ucap ku pada nya.


"Ya Aku tau,,jika nanti semua nya sudah putus,Aku yang akan pergi dari rumah ini."Ucap nya lagi.


Aku menatap mas Pras,,,


Sedih saat Ia berkata seperti itu,,


"Mas mau tinggal bersama wanita itu??"Tanya ku pada nya.


"Aku akan kembali kerumah Mami."Ucap nya lagi.


"Lantas wanita itu??"Tanya ku pada nya.


"Aku sudah bilang,jika Aku menikahi nya karena ingin status untuk anak itu saja.Bukan untuk hidup dengan nya."Ucap nya pada ku.


"Apa Ia bisa menerima semua itu mas??"Tanya ku lagi.


"Tentu saja,,kalo dari awal Ia ingin masuk ke permainan ini.Berarti Ia sudah siap dengan semua yang akan terjadi dengan nya."Ucap mas Pras lagi.


Aku hanya diam mendengar mas Pras berkata.


Dan Aku merasa mas Pras benar-benar lelaki brengsek saat ini.Yang memainkan perasaan wanita seenak nya.


Apa yang akan terjadi jika Davina tau ucapan mas Pras saat ini.


Terserah lah,,,


Aku tidak mau tau lagi urusan mereka berdua.


*****

__ADS_1


__ADS_2