Aku Benci Mencintai Dia!!!

Aku Benci Mencintai Dia!!!
Bab 34


__ADS_3

Pandangan ku sangat gelap dan semakin gelap.Aku merasakan seperti hilang kesadaran setelah Aku menabrakan mobil ku ke mobil mas Pras.Masih teringat jelas suara orang-orang yang meneriaki ku.


Aku bisa mendengar nya,,mendengar kan teriakan orang-orang yang membantu ku,untuk keluar dari dalam mobil.Tetapi Aku tidak bisa melihat siapa saja orang-orang itu.Yang kurasa tubuh ku di angkat dan di bawa keluar dari dalam mobil.


Entah bisikan setan mana yang menyuruh ku untuk menabrakan mobil ku ke mobil mas Pras.Yang jelas hati ku sakit saat melihat mas Pras bergandengan dengan Davina ke acara itu.


Aku tidak perduli apakah yang ku perbuat ini membahayakan diri ku sendiri atau tidak.Aku hanya ingin membuat pelajaran untuk mas Pras.


Hati ku sakit,,Aku cemburu melihat mereka berdua.


Mas Pras tidak memperdulikan jika Ia nanti nya akan bertemu dengan para wartawan.Ia tidak takut jika nanti akan menjadi berita besar.Dan pasti nya akan membuat masalah untuk diri nya sendiri.


Ia hanya memikirkan bagaimana Ia bisa membahagiakan Davina.Davina segala-gala nya untuk mas Pras saat ini.


Aku merasakan kepala ku masih sangat berat,Aku pun mencoba membuka kedua mataku.Dimana Aku??Terlihat di tangan ku sudah terpasang impus.Dan Aku pun sudah berganti pakaian.


Seperti nya saat ini Aku di rumah sakit,Kulihat di sekitar ku tidak ada siapa-siapa saat ini.Aku benar-benar sendiri.Benar-benar sepi tempat ini.


Aku pun memejam kan mata mencoba mengingat lagi apa yang terjadi dengan ku sebelum nya.


Siapa yang membawa ku ke rumah sakit???


Aku mencoba untuk bangun,tapi kondisi ku tidak memungkin kan untuk bangun.Bahkan untuk duduk pun Aku tak bisa.


Saat ini Aku merasa benar-benar sendiri.Tidak ada siapa-siapa di sini.Mas Pras benar-benar tidak peduli dengan ku.Apa ia tidak tahu keadaan ku??


Aku pun merasa kan pusing yang luar biasa lagi di kepala ku.Hingga akhir nya Aku terlelap dan terbawa lagi ke dalam mimpi.


*****


Perasaan ku tak menentu saat ini,Aku kepikiran Anin saat ini di rumah sakit.Aku sebenar nya tidak tega untuk meninggalkan Anin seorang diri di rumah sakit.Tetapi Aku juga tidak tega menolak permintaan Davina.Aku tahu Davina sangat ingin Aku menemani nya di acara ini


Aku hanya ingin acara ini cepat selesai dan Aku bisa cepat kembali ke rumah sakit.Aku membayangkan saat Anin terbangun dan tidak ada siapa-siapa di dekat Nya.


"Sayang,,kenapa diam saja??"tanya Davina pada ku.


"Aku hanya memikir kan Anin,,apakah Ia sudah sadar sekarang"Ucap ku pada Davina.


"Tolong jangan membuat ku badmood Pras!!"Ucap nya pada ku.


"Sempat-sempat nya Kamu memikir kan Dia Pras saat bersama ku."Ucap Davina marah.


"Sayang,,Kamu tahu kan jika Anin saat ini tidak sadarkan diri di rumah sakit."Ucap ku pada nya.


"Itu kesalahan nya sendiri.Dia yang mencari masalah dengan menabrak kan diri nya sendiri."Ucap Davina lagi.

__ADS_1


Aku pun hanya menghela nafas panjang.


Aku pun diam,,Aku tidak ingin memperpanjang masalah dengan Davina.


Aku lupa tadi untuk meminta nomor kepada suster penjaga.Aku hanya berpesan pada suster jika Aku akan keluar sebentar.


Sebaik nya Aku meminta Kinan untuk melihat Anin.


Aku pun mengirimi Kinan sebuah pesan.


'Kinan,tolong ke rumah sakit sekarang.Anin sedang di rawat.Mas lagi ada urusan."


Aku pun mengirimi Kinan pesan,semoga saja Kinan cepat membaca pesan ku.


Tak lama kemudian Kinan menelpon ku.


"Mas,,kak Anin di rawat di mana??Mas Pras dimana sekarang??"Tanya Kinan pada ku.


"Mas ada urusan sebentar.Mas minta tolong kamu duluan kesana.Sebentar lagi mas menyusul ke sana."Ucap ku lagi.


Setelah mematikan telepon,Aku pun mengirimi Kinan sebuah pesan tempat di mana Anin di rawat.


Aku melihat Davina sedang berbincang dengan teman-teman nya.Tak lama tampak Ia memanggil ku.


"Sayang,,kenalkan ini teman-teman Aku."Ucap nya pada ku.


Teman-teman Davina pun menyalami ku satu persatu.


"Ini calon suami mu Dav??"Tanya salah satu teman Davina.


"Iya,,sebentar lagi Kami akan menikah."Ucap Davina lagi.


"Ya,kalian memang pasangan yang serasi."Ucap teman yang satu lagi.


Aku pun hanya tersenyum mendengar jawaban mereka.Davina memang sengaja membawa ku kemari.


Ia ingin teman-teman nya tahu jika Aku adalah calon suami nya.


Tak lama kemudian muncul lah Ghian di depan Kami.Semua nya berhenti bicara dan langsung menyapa nya.


"Malam pak,,"Ucap semua nya pada Ghian.


"Halo malam semua nya.Bagaimana kabar nya baik??"Ucap nya pada para model yang ada di dekat Ku.


"Baik pak,,,,"Ucap mereka menjawab pertanyaan Ghian.Termasuk Davina.

__ADS_1


"Pak,perkenal kan ini calon suami saya."Ucap Davina memperkenal kan Aku pada ghian.


Ia pun tersenyum dan menyalami ku.


"Kamu Davina kan???"tanya nya pada Davina.


"Iya pak,,saya Davina."Ucap Davina sambil tersenyum.


Aku menjadi cemburu melihat Davina tersenyum pada Ghian.Kenapa Ia jadi menjadi salah tingkah di depan Ghian.


"Kamu kenal dengan Anindya???"tanya nya tiba-tiba pada Davina.


Davina pun terdiam dan melihat ke arah ku.


"Anindya??model di sini juga pak??"Tanya Davina bingung pada nya.


Anyndia??Apakah yang ditanya oleh nya ini adalah Anin.Kenapa Ia jadi menanyakan Anin pada Davina.


"Bukan,,Ia bukan model di sini.Ia gadis yang Aku temui saat bersama mu di loby beberapa hari yang lalu."Ucap Ghian pada Davina.


Deg,,,


Ternyata benar yang Ia tanyakan pada Davina adalah Anin.Ada apa Ia menanyakan Anin??Ada hubungan apa mereka berdua.


Aku ingin bertanya pada nya,,


Tampak Davina menahan ku saat Aku ingin bertanya pada nya.Mungkin Davina bisa membaca pikiran ku.


"Ya saya mengenal nya pak.Apa bapak mengenali nya??"Tanya Davina memancing nya.


"Ya saya baru mengenal nya.Kalo boleh saya tahu apakah Ia seorang model juga??"Tanya nya lagi pada Davina.


"Bukan pak,,Dia bukan seorang model."Ucap Davina lagi.


"Baik lah kalo begitu saya permisi dulu."Ucap nya pada Kami dan berlalu.


Davina pun melihat ke arah ku.Mungkin Ia tahu bahwa saat ini Aku kesal karena mendengar ghian menanyakan Anin.


"Kamu lihat kan wanita itu ternyata ada main dengan ghian."Ucap nya pada ku.


Aku hanya diam.Apakah benar seperti itu??Apakah benar Anin ada hubungan dengan laki-laki ini.


Mengapa Ia harus menanyakan Anin!!


******

__ADS_1


__ADS_2