
Dasar wanita sialan!!!!
Wanita kampungan,berani sekali Ia membongkar pada orang-orang soal kehamilan ku.
Di depan pak Ghian pula Ia berkata seperti itu.
Pasti Aku akan mendapatkan masalah nanti.Bisa-bisa karir ku hancur seketika karena wanita kampungan itu.
"Dav,,apa benar yang di katakan wanita itu??"Tanya teman-teman ku pada ku.
Tampak Mereka berbisik-bisik membicarakan ku.
"Diam,,diam kalian semua."Ucap ku marah sambil meninggalkan tempat itu.
Aku tidak lagi memperdulikan ada atau tidak nya pak Ghian di sana.Aku hanya ingin menelpon Pras dan meminta Pras untuk memberi Ia pelajaran.
Tunggu saja Kamu Anin,,Aku akan memberi Kamu pelajaran.
Semakin lama Kamu semakin membuat ku muak!!!
Ia belum tau sedang berhadapan dengan siapa saat ini.
Aku bisa membuat mu hancur.
Aku akan membuat mu sakit.
Aku keluar dari mall menuju mobil.
Di dalam mobil Aku menelpon Pras.
Tuut,,tuuut,,,
Pras merijek panggilan ku.
Apa-apaan Dia kenapa panggilanku di matikan oleh nya.
Aku mencoba lagi untuk menelpon nya.
Akhir nya Ia mengangkat nya.
"Haloo Dav,,ada apa???"Tanya nya pada ku.
"Kenapa Kamu merijek panggilan ku??"Ucap ku bertanya pada nya.
"Aku sedang ada meeting,ada apa??"Tanya nya lagi.
"Wanita kampungan itu membuat masalah lagi dengan ku."Ucapku pada Pras.
"Anin???"Tanya nya lagi.
"Siapa lagi jika bukan Dia.Dia mengatakan pada semua orang jika Aku sedang mengandung."Ucap ku pada nya.
"Apa yang Kamu perbuat pada nya??"Tanya Pras pada ku.
"Maksud Kamu apa Pras??** ku pada nya.
Apa Pras sekarang ini sedang menuduh ku berbuat yang tidak-tidak pada Anin.
"Anin tidak akan melakukan itu jika Ia tidak di pancing duluan."Ucap Pras pada ku.
Sial,,,
Kenapa Pras jadi membela wanita kampungan itu.
"Apa Kau menuduh ku Pras??"Ucap ku pada nya.
"Aku malas untuk berdebat,Aku lagi sibuk."Ucap nya sambil mematikan telepon.
Pras lalu memutuskan telepon begitu saja.
__ADS_1
Brengsek,,
Kenapa Ia jadi membela wanita kampungan itu.
Pantas saja wanita kampungan itu berani kepada ku,karena Pras membela nya.
Pras,,Kamu jangan main-main dengan ku.
Aku tidak akan membiarkan wanita itu menginjak harga diri ku.
Tak lama kemudian telepon ku berbunyi.
Manager perusaan menelpon ku.
Ada apa Ia menelpon ku.Aku pun segera mengangkat nya.
"Ya buk ada apa??"Tanya ku pada nya.
"Davina,Aku menunggu mu di kantor sekarang.Ada yang ingin ku tanyakan."ucap nya pada ku.
"Tentang apa buk kalo boleh saya tahu."Ucap ku pada nya.
"Kamu ke kantor sekarang.Saya tunggu."Ucap nya sambil mematikan telepon.
Gawat,,
Ini pasti ada hubungan nya dengan kehamilan ku.
Aku lupa jika tadi ada pak Ghian di dekat ku.
Sial,,
Aku pasti akan mendapatkan masalah besar nanti.
Semua gara-gara Anin.
Aku pun melaju ke kantor.
Aku tidak ingin karir ku hancur begitu saja.
Jika benar-benar terjadi,Aku tidak akan memaafkan Anin.
Akan ku hancur kan hidup nya.
Aku terus melajukan kendaraan ku dengan cepat.Aku ingin cepat-cepat sampai di sana.
Akhir nya Aku tiba di kantor,,,
Aku langsung menuju ke ruangan manager.
Disana sudah terlihat pak Ghian menunggu ku.
Seperti nya mereka sudah siap untuk bertanya pada ku.
Apa yang harus ku katakan pada mereka.
"Dav,,silahkan duduk."Ucap manager pada ku.
"Ya buk.ada apa buk??"Ucap ku pada nya.
"Kamu tentu sudah tau kan kenapa Kamu bisa kami panggil ke sini."Ucap nya pada ku.
"Tidak bu,,saya tidak mengetahui."Ucap ku pada nya.
Aku berpura-pura tidak tahu.
"Ini tentang yang di katakan wanita tadi di Restaurant,apakah benar saat ini Kamu sedang hamil??"Tanya Tuan Ghian pada ku.
"Ehh,,wanita itu bohong Tuan.mana mungkin Aku mengandung,,kan Aku masih ada kontrak kerja di perusahaan ini."Ucap ku pada nya.
__ADS_1
Sial,,
Mereka benar-benar mencurigai ku sekarang.Bisa-bisa posisi ku tergantikan oleh model baru saat ini.
"Benar kah??apakah Kamu bisa memberikan bukti nya pada Kami??"Tanya Bu manager lagi pada ku.
"Tentu saja bu.Aku akan memberikan bukti nya pada ibu."Ucap ku pada nya.
"Aku sudah lama mendengar desas-desus tentang hubungan mu dengan laki-laki itu Dav,,Aku harap jangan sampai ada gosip dan membawa dampak buruk pada perusahaan ku."Ucap Tuan Ghian pada ku.
"Kamu ingat bukan kontrak kerja kita."Ucap nya lagi.
"Ya Tuan saya mengetahui nya.Saya tidak akan merusak nama perusahaan ini."Ucap ku lagi.
"Kalo bisa sebaik nya Kamu jauhi laki-laki itu."Ucap nya pada ku tiba-tiba.
Apa maksud dari perkataan Tuan Ghian.Mengapa Ia meminta ku untuk menjauhi Pras.
"Maaf Tuan,,maksud nya menjauhi siapa??"Tanya ku lagi.
"Pras,,Aku tau jika Dia adalah suami orang.Dan Aku mengenal istri nya."Ucap nya pada ku.
Sial,,,
Ternyata Ia benar-benar mengenal Anin.Mau ditaruh di mana muka ku sekarang ini.Ternyata Pak Ghian sudah mengetahui status Pras.
"Kami minta pada mu Davina,,jangan pernah membuat masalah.Kamu tahu kan jika Kamu adalah seorang publik figur.Wartawan pasti akan selalu menunggu berita tentang mu."Ucap Bu manager pada ku.
"Iya Bu saya mengerti."Ucap ku lagi.
"Baik lah kalo begitu,Kamu boleh pergi sekarang."Ucap Bu manager lagi.
Setelah pamit Aku pun keluar dari ruangan.
Hati ku sangat tidak tenang sekarang ini.
Apa yang harus ku lakukan saat ini.Perusahaan meminta pembuktian bahwa saat ini Aku sedang tidak mengandung.
Apabila Aku menggugurkan bayi ini,Aku akan kehilangan Pras.
Aku tidak ingin itu terjadi.
Aku tidak mau Pras kembali bersama wanita sialan itu.
Tapi Aku juga tidak mau kehilangan karir ku yang sudah Aku bangun bertahun-tahun.
Apa kata orang-orang nanti nya.
Aku pun terduduk di depan lobby kantor.
Aku bingung harus bagaimana sekarang ini.
Aku mencoba menelpon Pras lagi.
Mudah-mudahan Ia mau mengangkat telepon ku.
Terdengar suara panggilan telepon.
Tak lama kemudian Ia mengangkat telepon ku.
"Sayang,,,Aku membutuhkan mu saat ini.Tolong bantu Aku."Ucap ku pada nya sambil menangis.
"Apa yang terjadi pada mu Dav??"Tanya nya panik.
"Aku butuh Kamu sekarang."Ucap ku lagi.
"Baik lah Kamu dimana sekarang,Aku kesana sekarang."Ucap nya pada ku.
Akhir nya,,,
__ADS_1
Ia kena jebakan ku.
*****