Aku Benci Mencintai Dia!!!

Aku Benci Mencintai Dia!!!
Bab 26


__ADS_3

Hari ini Aku akan menemui Davina.Aku tidak boleh membiarkan mereka terus mempermainkan ku seperti ini.Aku akan menanyakan nya langsung kepada Davina.


Aku tidak boleh lemah,Aku harus mempertahankan rumah tangga ku.Di sini Aku yang menjadi istri sah nya mas Pras.Bukan Davina.


Davina hanya seorang masa lalu mas Pras yang belum move on dan ingin merusak rumah tangga ku dengan mas Pras.


Setelah mendapat informasi di mana Davina biasa pemotretan,Aku pun meluncur ke sana.


Pagi ini Aku dan mas Pras tidak ada bertegur sapa.Aku tidak tahu Ia pulang jam berapa semalam.Saat aku bangun Ia sudah ada di samping ku.


Aku pun menyiapkan sarapan seperti biasa nya.Tapi Aku tak menemani nya.Aku pun memilih untuk menyiram tanaman di dekat kolam.Saat Ia berangkat kerja pun Ia tidak pamit dengan Ku.


Hati ku masih sakit jika mengingat pakaian itu.Aku membayangkan mas Pras bercumbu dengan wanita itu selama seminggu di sana.


Tiiin,,,tiin,,


Mobil di belakang ku mengagetkan ku.Ternyata sudah waktu nya berjalan.Aku pun cepat mengegas mobil ku.Hampir saja Aku di oceh oleh pengemudi lain nya.Karena melamun di lampu merah.


Akhir nya Aku tiba di kantor tempat Davina pemotretan.Aku di sambut dengan satpam kantor ini.


"Selamat siang buk,,ada yang bisa Saya bantu??Ucap satpam itu pada Ku.


"Selamat siang pak.Saya ingin bertemu dengan Davina."Ucap ku pada satpam tersebut.


"Apa ibu sudah ada janji dengan Nona Davina."Tanya satpam lagi.


"Belum pak.Katakan saja Anin mencari nya."Ucap ku pada satpam tersebut.


"Baik buk,,Ibu bisa menunggu di ruang tunggu.Mari Saya antar buk."Ucap satpam tersebut.


Aku pun mengikuti satpam tersebut dan menunggu di ruang tunggu.


Kantor ini dipenuhi oleh model-model cantik yang sedang melakukan pemotretan.Termasuk Daviana.Perusahaan ini adalah sebuah brand ternama.Boleh di bilang nama brand ini sudah sampai di luar negeri.Dan sering ikut dalam ajang kontes model internasional.


Tak lama kemudian Davina muncul mendekati Ku.


"Mau apa Kamu kesini??"Tanya nya pada ku dengan sinis nya.


"Aku mau bicara dengan Mu."Ucap ku lagi.


"Aku lagi sibuk,Kamu mau bicara apa??"Ucap nya lagi.


"Apa Kamu yakin mau bicara di sini??Apa kamu tidak malu jika Aku menunjukan pakaian mu itu di sini??Di depan orang-orang."Ancam ku pada nya.


Ia pun terdiam,,


"Aku masih ada pemotretan,satu jam lagi baru kelar."Ucap nya pada ku.


"Baik lah,,Aku akan menunggu Mu."Ucap ku lagi.

__ADS_1


"Terserah,,,"Ucap nya pada Ku.


Ia pun berlalu dari ku dan pergi.


Aku tidak mau melepaskan Ia pergi begitu saja.Aku harus menyelesaikan masalah ini secepat nya.


Aku pun menunggu nya sambil membaca-baca majalah yang tersedia di meja tamu.


Aku melihat busana-busana yang di keluarkan oleh brand ini.Ternyata memang sangat bagus.Aku juga menyukai dunia fashion.Dulu Aku sempat membuat beberapa desain busana.Tapi Aku lupa di mana Aku menaruh buku nya.Seperti nya Aku jadi tertarik untuk mulai menggambar desain lagi.


Seperti nya Ide yang bagus.Bisa juga untuk mengisi waktu luang ku.Biar Aku tidak suntuk dan ada kesibukan sambil menunggu mas Pras pulang dari kantor.


Tak jauh dari ku berada ada sepasang mata yang memperhatikan Ku.


"Hai,,kita bertemu lagi.."Ucap nya pada Ku dengan ramah.


Aku pun melihat arah suara yang menyapa Ku.Siapa lelaki ini??Seperti nya Aku pernah bertemu pada nya.


"Iya maaf,,siapa Ya??"Tanya Ku pada Nya.


"Kamu tidak mengingat Ku??"Ucap nya sambil tertawa.


Aku pun mencoba mengingat,di mana ya Aku bertemu dengan lelaki ini.Seperti nya wajah nya pernah ku lihat.Tapi di mana??


Tiba-tiba Davina datang,dan langsung menghampiri Kami.Ia kaget melihat Ku berbicara dengan laki-laki ini.Ia pun langsung memasang muka ramah nya.


Lelaki itu hanya mengangguk dan tersenyum.


"Saya permisi dulu,,sampai ketemu lagi."Ucap nya sambil tersenyum pada Ku.


Ia pun berlalu.Davina pun menatap ku.


"Ada hubungan apa Kamu dengan bos besar Kami??"tanya nya pada Ku.


Bos besar??jadi laki-laki itu Bos besar di perusahaan brand ini.Pantas saja Davina agak segan bertemu dengan lelaki itu.


"Iya Ia teman ku."Ucap ku asal pada nya.


Davina tampak kaget saat mendengar Aku menyebut lelaki itu teman Ku.Mungkin Ia tidak percaya pada Ku.


"Teman??teman dari mana??"tanya nya curiga.


"Itu tidak penting untuk Mu.Ayo kita cari tempat untuk bicara."Ucap ku pada nya.


"Kamu mau bicara apa??"Tanya nya lagi.


"Sebaik nya jangan bicara di sini.Kamu tidak mau kan jika Aku permalukan Kamu di sini."Ucap ku lagi.


Ia pun terdiam.

__ADS_1


"Sini,,ikut dengan Ku."Ucap nya pada Ku.


Aku pun mengikuti nya.Ia membawa ku ke sebuah ruangan.


Sesampai di ruangan Ia pun langsung menanyai Ku.


"Mau apa Kamu??"Tanya nya pada Ku.


Aku pun mengeluarkan pakaian yang sudah ku robek-robek dan menaruh nya di depan Davina.


"Aku ingin mengembalikan ini pada Mu.Ini punya mu kan??"Ucap ku pada nya.


"Memang nya tau dari mana jika Ini punya Ku??"tanya nya lagi.


"Mas Pras sudah mengakui nya,Ia mengatakan jika baju murahan ini punya Mu."Ucap ku sambil tersenyum.


"Apa??Jadi Pras mengakui jika baju ini punya ku??"Tanya nya lagi tak percaya.


Aku berbohong dengan mengatakan mas Pras telah jujur pada Ku soal baju ini.Aku hanya ingin menjebak Davina.


"Iya Dia mengatakan bahwa Kamu yang menaruh baju ini di koper nya,Kamu pikir ini akan membuat ku cemburu??"Tanya ku pada nya.


"Kamu yakin kamu baik-baik saja Anin??"Ucap nya pada Ku sambil tersenyum.


"Tentu saja Aku baik-baik saja.Seharus nya Kamu yang harus menyiapkan mental untuk diri mu sendiri."Ucap ku pada nya.


"Anin,,Anin,,Aku itu kasihan pada Mu.Pras sudah banyak sekali menipu Mu.Ia tidak mencintai mu lagi."Ucap nya sambil tertawa.


"Tau dari mana Kamu??semalam setelah sampai di rumah Ia langsung bercinta dengan Ku.Dan Ia sangat menikmati nya."Ucap ku dengan tertawa.


Terlihat muka kesal di wajah Davina saat mendengar ku berkata demikian.Jangan kan untuk bercinta,bertegur sapa saja tidak Aku lakukan pagi ini dengan mas Pras.


"Aku cuma mengingat kan Kamu,Kamu itu hanya masa lalu mas Pras dan Aku adalah istri sah dari mas Pras secara hukum dan agama.Dan Aku satu-satu nya menantu yang di akui oleh Mami dan Papi mas Pras.Jadi harus nya Kamu sadar diri."Ucap ku pada nya sambil tersenyum.


"Tolong lah jadi wanita yang berkualitas,dengan tidak menganggu Suami orang!!!."Ucap ku lagi sambil berdiri.


Aku pun langsung pergi dan meninggalkan Davina.


Prang,,,


Terdengar suara gelas di banting ke lantai.Seperti nya Davina emosi karena mendengar perkataan ku.Sehingga Ia membanting gelas yang ada di atas meja.


Aku tidak perduli,yang jelas Aku sudah puas bicara pada nya.Aku harus punya ekstra tenaga untuk menghadapi wanita ini.


Pasti Ia akan membalas ku lewat mas Pras.


Dan Aku harus siap menghadapi nya!!!


****

__ADS_1


__ADS_2