
Hari ini rencana nya Aku ingin memulai lagi hobi lama ku yang sudah lama Aku tinggalkan,menggambar desain busana.Hobi lama ku yang sudah Aku lupakan karena sibuk bekerja.
Berawal dari melihat model busana di majalah tempat Davina pemotretan,membuat ku menjadi tertarik untuk menggambar lagi.Seperti nya ini bisa mengisi waktu luang ku.
Seminggu Aku tidak perlu memikirkan hal-hal yang tidak penting,seperti tentang Mas Pras dan Davina.
Pagi ini Aku menyiapkan sarapan pagi untuk mas Pras.Terlihat mas Pras turun dari tangga menuju ke meja makan.
"Hari ini Mami menyuruh kita kerumah nya."Ucap nya pada ku.
Aku pun hanya mengangguk.
"Kamu duluan saja,nanti Aku akan menyusul setelah pulang kerja."Ucap nya lagi pada ku.
Aku pun hanya mengangguk lagi.
"Anin,,Kamu dengar tidak Saya bicara??"Ucap mas Pras emosi pada ku.
"Ya,,"Ucap ku pada mas Pras lagi dengan singkat.
"Lalu kenapa Kamu diam saja saat Aku bicara pada Mu??"Tanya mas Pras membentak ku.
"Tidak apa-apa mas."Ucap ku pelan.
"Kamu jangan membuat mood ku jelek pagi-pagi begini"Ucap nya lagi dengan marah.
"Anin lagi tidak ingin berbicara,jadi tolong jangan paksa Anin mas."Ucap ku teriak pada mas Pras.
"Jangan menjadi orang yang buta dan tuli mas.Masalah kita belum selesai,Anin belum bisa menerima nya."Ucap ku lagi pada mas Pras.
Mas Pras pun terdiam,Ia tidak berbicara lagi kepada Ku.Mungkin Ia merasa bersalah pada Ku,sehingga Ia pun tidak bersuara lagi.
Selesai sarapan mas Pras pun langsung berangkat ke kantor.Ia pergi tanpa pamit dengan ku.
Aku pun tidak terlalu memperdulikan nya,karena memang Aku sedang tidak ingin bicara dengan nya.
Hatiku masih sakit oleh perlakuan mas Pras kepada ku.Ia sama sekali tidak memperdulikan perasaan ku.Andai perasaan ku hilang kepada nya,mungkin detik ini juga Aku sudah meninggal kan nya.Tak ada alasan untuk ku bertahan dengan nya.
Cinta memang buta,,,
Hari ini Mami menyuruh Kami untuk datang kerumah nya.Mungkin Mami rindu pada anak nya.Aku sangat menyayangi orang tua mas Pras.Mereka sangat baik dan menyayangi diri ku seperti anak mereka sendiri.
Dari awal pernikahan Papi dan Mami mas Pras sudah menerima ku apa ada nya.Bahkan mereka selalu mengingat kan mas Pras untuk tidak menyakiti ku.Walaupun hal itu akhir nya di lakukan juga oleh mas Pras.
Aku pun tidak akan menceritakan ini kepada Papi,Mami atau pun Kinan.Biar ini Aku selesai kan sendiri.Aku tidak boleh lemah menghadapi permainan mereka.
Yang jelas Aku tidak akan menyerah kan mas Pras pada wanita itu!!
__ADS_1
*****
Seperti nya Anin masih marah pada Ku.Ia benar-benar tidak ingin berbicara pada Ku pagi ini.
Bagaimana jika nanti Ia mengadu pada Mami atau Kinan??Bisa-bisa Aku di marah dan di nasehati oleh Mami nanti nya.Mami sangat tidak ingin Aku menyakiti Anin.
Tiba-tiba ponsel ku berbunyi.
Davina menelpon ku,,,
"Sayang,,Kamu lagi di mana??"Tanya nya pada Ku.
"Aku baru saja mau on the way ke kantor,kenapa sayang??"tanya ku pada nya.
"Aku ingin Kamu mengantar ku ke kantor pagi ini.Mobil ku rusak tidak mau hidup."Ucap nya lagi.
"Kamu sudah menelpon bengkel??"tanya ku lagi.
"Sudah sayang,,mereka baru bisa kesini siang nanti.Aku ada pemotretan jam sepuluh ini."Ucap Davina lagi.
"Baik lah sayang,,Aku putar arah sekarang.Tunggu di sana ya."Ucap ku pada nya.
"Makasih sayang,,bye,,"Ucap nya sambil mematikan telepon.
Hubungan ku dan Davina sudah membaik lagi.Semalam Aku sudah membujuk nya untuk mengerti keadaan Ku.Aku minta waktu ke Davina untuk menyelesai kan semua ini.
Davina menyetujui nya dengan persyaratan Aku harus siap kapan saja Davina membutuh kan Ku.
Seperti pagi ini,Ia meminta ku untuk mengantar nya ke kantor.Aku pun mengantar nya.Walaupun pekerjaan lagi menumpuk di kantor.
Aku tidak ingin membuat Ia marah lagi.Aku sudah janji akan membahagia kan nya.
Aku pun tiba di rumah Davina.
Tampak Ia sudah menunggu Ku.Ia pun langsung masuk ke dalam mobil.
" Ayo sayang,,kita berangkat.Nanti Aku telat."Ucap nya pada Ku.
"Iya sayang,,pakai sabuk pengaman nya sayang."Ucap ku pada Davina.
Kami pun berlalu menuju ke kantor Davina.
Setelah melewati macet yang berkepanjangan Kami pun tiba di tempat pemotretan Davina.Davina pun bergegas turun dari mobil.Seperti nya Ia sudah telat.
"Sayang terima kasih ya.Hati-hati ke kantor nya."Ucap nya pada ku sambil mencium pipi ku.
"Iya sayang,,"Ucap ku.
__ADS_1
Ia pun turun dari mobil dan bergegas masuk ke dalam kantor.Aku pun melajukan kendaraan Ku.
Tiba-tiba Aku melihat handphone Davina tertinggal di dalam mobil.
"Seperti nya Ia lupa dengan handphone nya.Sebaik nya Aku mengantar nya ke dalam.
Aku pun memutar mobil dan mencari parkiran.
Setelah memarkirkan mobil,Aku pun masuk ke dalam.
"Selamat pagi Pak,,ada yang bisa Saya bantu??"Ucap satpam pada ku.
"Saya mau bertemu Davina"Ucap ku pada satpam tersebut.
"Sudah ada janji pak dengan Nona Davina nya??"tanya satpam lagi.
"Saya suami nya."Ucap ku lagi pada satpam.
"Ohh baik lah pak,Silah kan masuk."Ucap satpam itu lagi.
Aku pun masuk ke dalam kantor.Aku pun di minta untuk menunggu Davina di ruang tunggu kantor.
Perusahaan ini lumayan besar,Aku melihat di dinding kantor banyak terdapat penghargaan.Boleh juga Brand ini.Pantas saja Davina betah bekerja di sini.
Tak berapa lama terlihat ada seorang lelaki masuk ke dalam kantor.Semua orang menyapa nya.Ia tampak begitu berwibawa.Semua orang terlihat segan pada nya.
"Sayang,,,handphone ku ketinggalan ya."Tiba-tiba Davina menghampiri ku.
"Iya sayang,,hampir saja Aku bawa handphone nya ke kantor."Ucap ku sambil tersenyum.
"Makasih ya sayang,,"Ucap Davina pada ku.
"Iya sayang,,Aku kekantor dulu ya."Ucap ku pada Davina.
Tiba-tiba lelaki tadi melewati Kami berdua.Tampak Davina menegur lelaki itu.
"Pagi pak,,,"Ucap Davina pada nya.
Ia pun hanya mengangguk dan berlalu.Boleh di bilang Ia tidak ramah sama sekali kepada Davina.
"Siapa Dia??kenapa Kamu menegur lelaki sombong seperti itu sayang??"Tanya ku pada Davina.
"Husst,,,sayang jangan kuat-kuat ngomong nya.Itu Ghian CEO kantor ini."Ucap Davina pada ku.
Jadi lelaki itu yang di ceritakan Davina kemarin bersama Anin.Kenapa bisa Davina bercerita Ia sangat akrab pada Anin.
Sedangkan pada Davina saja Ia begitu cuek dan tidak ada ramah nya sama sekali.
__ADS_1
Sebenar nya ada hubungan apa Anin dengan lelaki ini???
*****