Aku Benci Mencintai Dia!!!

Aku Benci Mencintai Dia!!!
Bab 73


__ADS_3

Terkadang kita memang harus merelakan orang yang kita cintai agar bisa melihat Ia bahagia.


Walaupun sakit,,,


Tak selama nya cinta itu harus memiliki.Seperti Aku saat ini.Aku harus kehilangan lelaki yang sangat aku cintai dan harus merelakan nya bahagia dengan perempuan lain.


Kalo di bilang ikhlas,tentu saja Aku belum ikhlas untuk menerima semua ini.Bahkan sampai detik ini pun Aku masih belum percaya jika suami ku mengkhianati ku seperti ini.


Walaupun mas Pras mengatakan jika Ia ingin memperbaiki semua nya.Namun Aku tidak ingin lagi untuk memulai nya.Aku sudah terlalu kecewa untuk saat ini.


"Apa Kamu sudah yakin dengan keputusan mu nak??"Ucap ibu panti pada ku.


Saat ini Aku sedang bersama ibu panti di sebuah Restaurant di salah satu pusat pembelanjaan di kota ini.


Aku berpikir seperti nya lebih aman untuk bertemu dengan nya di luar,agar mas Pras tidak bertemu dengan ku.


Aku yakin pasti Ia akan mencari ku ke panti.Karena Ia tau hanya panti yang menjadi tempat pulang ku.


"Iya Bu Anin sudah mantap untuk berpisah dari mas Pras buk.Anin rasa ini jalan yang terbaik untuk kami berdua."Ucap ku lagi.


"Tapi bagaimana dengan orang tua Pras??Bukan kah mereka sangat menyayangi mu nak??"Ucap ibu panti lagi pada ku.


"Iya Bu,tapi yang menjalani pernikahan ini Anin Bu.Anin tidak mau terluka lebih lama lagi Bu.Anin sudah benar-benar lelah menghadapi ini semua."Ucap ku pada Bu panti.


Aku memang sangat menghormati dan menyayangi orang tua mas Pras seperti orang tua ku sendiri.Dan mereka pun memang sangat menyayangi ku.


Tapi Aku tidak mungkin seperti ini terus.Aku tidak mau terluka lebih dalam lagi.


Aku tidak siap untuk menerima mas Pras menikahi Davina.Karena mau tidak mau mas Pras harus menikahi nya,karena saat ini Davina sedang mengandung anak mas Pras.


"Apa pun keputusan mu,Ibu mendukung mu nak.Ibu ingin kamu bahagia."Ucap Bu panti sambil memeluk ku.


Seperti nya Ia bisa merasakan apa yang Aku rasakan saat ini.


Beruntung nya Aku bisa memiliki ibu pengganti seperti Bu panti.


"Ibu,,,sedang apa di sini Bu??"Ucap sebuah suara mengagetkan Kami.


Suara ini rasa nya tidak asing di telinga ku.


Ghian,,,


Kenapa Ia bisa ada di sini??

__ADS_1


Tunggu dulu,kenapa Ia bisa kenal dengan ibu panti.


"Anindya,,Kamu juga di sini."Ucap nya pada ku.


Ia tersenyum saat melihat ku.Hal yang biasa Ia lakukan jika bertemu dengan ku.


"Pak Ghian,apa kabar?sudah lama sekali kita tidak bertemu ya.Apa bapak mengenal Anin juga??"Ucap Bu panti pada nya.


"Iya Bu,dia teman Anin."Ucap ku menjawab pertanyaan Bu panti.


Aku tidak mau Ghian menjawab yang tidak-tidak nanti.Apa lagi jika membawa nama Davina.


"Iya Bu.Kami berteman bu,bahkan berteman cukup baik.Iya kan Anin??"Ucap Ghian bertanya pada ku sambil tersenyum.


Apa-apaan lelaki ini,mengapa Ia menjadi sok akrab begitu pada ku.Aku memang sudah lama tidak pernah bertemu dengan nya.Karena Aku sudah lama tidak mengunjungi taman lagi akhir-akhir ini.


"Oh ya,,Ternyata dunia ini sempit sekali ya."Ucap bu panti sambil tertawa.


Apa Ghian ini juga salah satu penghuni panti dulu nya??Kenapa Ia bisa mengenal ibu panti.Bahkan seperti nya mereka sangat dekat.


Tapi seingat ku dahulu,tidak pernah ada teman ku di panti yang bernama Ghian.Hampir semua penghuni panti Aku mengenal nya


"Anin,,nin.Kamu kenapa melamun begitu nak??"Tanya Bu panti pada ku.


Ibu panti pun tertawa mendengar perkataan nya.


Kenapa Ia tidak seperti Ghian yang biasa nya aku temui.Saat ini Ia lebih santai dari biasa nya.


"Tidak apa bu.Anin hanya capek saja.Ibu mau pulang sekarang bu??Biar Anin antar ibu."Ucap ku pada bu panti.


"Bu,jika Ibu tidak keberatan,biar Saya saja yang mengantar ibu.Kebetulan saya ingin melihat panti juga.Karena sudah lama Saya tidak kesana."Ucap Ghian lagi memotong pembicaraan ku.


Mengapa jadi Ia yang ingin mengantar bu panti.Apa Ia tidak tau jika Aku ingin bertanya pada bu panti tentang dia.Karena jujur Aku masih penasaran apa kah Ia penghuni panti apa bukan.


Dan seperti nya Ia juga cukup sering mengunjungi Panti.


"Boleh pak Ghian,,tentu saja boleh.Anak-anak di sana juga pasti sudah kangen dengan bapak."Jawab Bu panti lagi sambil tersenyum.


"Ibu tidak mau pulang dengan Anin??"Tanya ku memastikan lagi sambil memasang wajah kecewa.


"Tidak usah nak,Kamu pulang ke kost an saja,biar bisa istirahat ya nak.Kasian kalo kamu harus mengantar ibu lagi."Ucap bu panti pada ku.


Aku tidak bisa berkata apa-apa lagi saat ibu Panti sudah berkata demikian.

__ADS_1


"Apa Kamu mau ikut bersama Kami??nanti kita pulang kesini lagi mengambil mobil mu."Ucap Ghian tiba-tiba.


"Tidak usah,terima kasih.Aku pulang saja."Ucap ku pada nya sambil tersenyum.


"Baik lah kalo begitu.Ayo Bu kita pergi.Kita bareng saja sampai parkiran ya."Ucap nya lagi pada ku.


Aku pun mengangguk.


Kami pun berlalu dari Restaurant dan berjalan menuju parkiran.


"Anin apa Kamu yakin tidak mau ikut dengan Kami??Ucap Ghian lagi meyakinkan ku.


Belum sempat ku menjawab tiba-tiba ponsel Bu panti berdering.Bu panti pun mengambil nya dari dalam tas.


Saat Ia melihat siapa yang menelpon nya,Ia menatap ku.


Dan Aku tau siapa yang menelpon nya.


Itu pasti mas Pras.


Dan Bu panti pun mengangkat nya.


"Assalammulaikum Pras,,"Ucap Bu panti pada nya.


Terlihat obrolan Bu panti dan mas Pras di telepon.Sedangkan Aku dan Ghian hanya berdiam diri menunggu mereka selesai menelpon.


"Anin,Pras ada di panti sekarang.Dia benar-benar mencari mu.Ibu bilang ibu bertemu dengan mu tadi dan sekarang Kamu sudah pulang."Ucap Bu panti pada ku.


"Tidak apa Bu.Ia juga tidak tahu kan tempat tinggal Anin sekarang ini.Kalo begitu Anin pulang dulu ya Bu.Ibu hati-hati pulang nya.Aku titip ibu ya."Ucap ku pada Ghian.


Ia pun mengangguk.


"Hati-hati ya sayang,jika ada apa-apa kabari ibu."Ucap ibu panti.


Aku pun mengangguk dan memeluk nya.


Setelah berpamitan Aku langsung masuk ke mobil dan berlalu dari sana.Aku langsung melajukan kendaraan ku dengan cepat.


Aku hanya ingin cepat sampai di kost an.Aku tidak mau mas Pras tau tempat tinggal ku.


Tidak ada satu pun yang boleh tahu tempat tinggal ku.


Aku hanya ingin tenang sekarang ini.

__ADS_1


******


__ADS_2