Aku Benci Mencintai Dia!!!

Aku Benci Mencintai Dia!!!
Bab 91


__ADS_3

Anindya,,,


Sebuah suara memanggil ku di parkiran.Ternyata itu ibu Maura yang memanggil ku.Aku berbalik sambil tersenyum dengan nya.


"Pagi bu,ibu baru tiba juga."Ucap ku pada nya.


"Iya nin kebetulan Kamu di sini.Aku mau mengajak kamu ke acara pagi ini."Ucap nya lagi.


"Acara apa bu?"Tanya ku pada Bu Maura.


Tidak ada pemberitahuan apa-apa dari nya semalam.


"Pembukaan Mall ternama di kota ini.Dan pak Ghian meminta ku mengajak mu ke sana juga."Ucap Bu Maura pada ku.


Pak Ghian??kenapa Ia meminta ku ikut juga ke sana.Apa Ia juga ada di sana nanti.


"Maaf buk,kalo saya boleh tahu kenapa saya harus ikut buk?Bukan kah itu acara penting buk.Mengapa saya harus ikut."Ucap ku sambil tertawa.


"Saya tidak berani menolak perintah Ghian Anin.Saya takut Ia akan murka nanti jika Kamu tidak Saya bawa kesana nanti."Ucap Bu Maura lagi sambil tertawa.


Aku pun terdiam.


"Ayo Anin,kita langsung pergi saja.Pasti Pak Ghian sudah ada di sana sekarang."Ucap bu Maura mengajak ku ke mobil nya.


Aku pun mengangguk dan mengikuti nya ke mobil.


Tak berapa lama Kami pun berlalu dan meninggalkan parkiran kantor.


Tentu nya dengan hati ku yang masih penuh dengan tanda tanya.Kenapa pak Ghian harus mengajak ku ke acara itu.


Aku merasa tidak layak di sana.Di sana pasti banyak orang-orang penting seperti pak Ghian.


"Anin,apa yang sedang kamu pikirkan?"Tanya Bu Maura sambil tersenyum.


Aku pun tersadar dari lamunan ku.


"Tidak ada Bu.Anin hanya sedikit bingung Bu.Kenapa Anin harus ikut ke acara ini Bu."Ucap ku sambil tersenyum.


Bu Maura pun tertawa.


"Anin,Kamu lucu sekali.Kenapa Kamu harus memikirkan nya.Kamu memang harus ada di sana."Ucap Bu Maura lagi.


Aku terdiam,masih belum mengerti ucapan Bu Maura barusan.


"Kenapa saya harus ada di sana Bu?Saya bukan orang penting Bu."Ucap ku lagi dengan lugu nya sambil tersenyum.


Bu Maura tersenyum pada ku.


"Siapa bilang Kamu bukan orang penting disana.Kamu akan tahu nanti."Ucap Bu Maura pada ku dengan senyuman manis nya.

__ADS_1


Aku pun terdiam.


Jujur ada perasaan takut untuk ikut pak Ghian hadir di acara tersebut.Tetapi Aku juga penasaran ada apa di acara tersebut.


Kami pun terus melaju hingga akhir nya Aku dan Bu Maura tiba di acara tersebut.Keadaan di sana begitu ramai.


Ini benar-benar mall terbesar di kota ini.Karena sibuk memikirkan masalah ku dengan mas Pras Aku sampai tidak tahu jika pembangunan Mall ini telah selesai.


Dan sekarang Mall ini sudah launching dengan acara yang cukup besar.


"Ayo Anin kita turun.Pak Ghina sudah menunggu kita."Ucap Bu Maura pada ku


Aku pun mengangguk dan mengikuti Bu Maura.


Aku merasa sangat minder,karena pakaian ku biasa-biasa saja hari ini.Sangat berbeda dengan tamu undangan yang lain yang datang ke acara ini.


Terlihat dari kejauhan pak Ghian sudah menunggu kami berdua.Ia langsung mengangkat tangan nya memberi isyarat jika Ia berada di sana.


Kami pun mendekati nya.


"Akhir nya Kalian tiba juga.Ayo kita masuk."Ucap nya pada kami berdua.


"Bentar pak,Apa saya harus ikut ke dalam pak?"Tanya ku dengan ragu.


Pak Ghian menatap ku.


"Ehh itu pak,saya merasa tidak enak untuk ikut ke acara tersebut pak.Saya tidak pantas berada di sana."Ucap ku pelan.


Pak Ghina menatap ku heran.


"Tidak pantas kenapa?"Tanya nya lagi pada ku.


"Pakaian saya biasa saja pak.Saya tidak tahu jika akan ke acara ini."Ucap ku lagi.


Terlihat pak Ghian dan Bu Maura tertawa.


Apa perkataan ku lucu?


"Anin,,anin.jadi Kamu merasa tidak enak karena kamu memakai pakaian biasa?"Ucap pak Ghian pada ku.


Aku pun mengangguk seperti anak kecil.


"Kamu lucu sekali Anin,ayo masuk."Ucap pak Ghian tertawa sambil berlalu dari ku.


Bu maura pun menarik tangan ku masuk ke dalam.Terlihat Ia juga tersenyum melihat ku.


Seperti nya mereka tidak peduli dengan pakaian ku.


Acara launching mall ini begitu meriah.Dekorasi nya sangat mewah.Banyak orang penting di sini.

__ADS_1


Mata ku melihat ke sekeliling ruangan.Memperhatikam orang-orang di sekitar sini.Seperti nya tidak ada yang ku kenal.


Dan mata ku pun tertuju pada sesosok pria di hadapan ku saat ini.Ia menatap ke arah ku.


Tentu saja Ia ada di sini,bukan kah Ia juga orang yang cukup penting di kota ini.


Aku pura-pura tidak melihat nya,Aku terus mengikuti pak Ghian dan Bu Maura.Dan duduk di depan lelaki itu.


Ia terus menatap ku.Kenapa Ia harus ada di sini juga.Ada perasaan kikuk ku rasakan karena pandangan nya tak lepas dari ku.


"Anin,are you okay?"tanya Pak Ghian pada ku.


Seperti nya Ia menyadari jika Aku sedang gelisah.


"Iya pak,saya baik-baik saja."Ucap ku pada nya.


Aku pun duduk di sebelah pak Ghian.Beberapa kali pak Ghian bertanya pada ku.


Lelaki yang di hadapan ku terus melihat ke arah ku.Terlihat muka tidak bersahabat nya saat melihat ke arah kami.


Tak lama acara pun mulai,Di awal acara ada peragaan busana juga.Dan Aku kaget rancangan busana ku sudah di promosikan di acara ini.


Aku terdiam tak percaya.Terlihat beberapa model memakai busana rancangan ku.Berjalan begitu anggun di atas catwalk.


Pak Ghian dan Bu Maura tersenyum ke arah ku.


"Selamat ya Anin,salah satu butik ternama di mall ini tertarik dengan rancangan mu.Dan mereka ingin mengajak kerja sama."Ucap Bu Maura pada ku.


Benarkah ini??Apakah ini bukan mimpi.Aku masih tidak percaya dengan apa yang barusan ku dengar dari Bu Maura.


"Anin,kenapa Kamu diam saja?Apakah kamu tidak happy??"Tanya pak Ghian pada ku.


Aku tersenyum pada pak Ghian.


"Maaf pak,apakah ini mimpi?"Ucap ku dengan lugu.


"Tentu saja tidak,Kamu memang berbakat."Ucap nya tersenyum pada ku.


Aku pun tersenyum pada nya.


Aku merasa jika lelaki yang di seberang sana sedang menatap tidak suka ke arah ku dan Pak Ghian.Pandangan nya terus menatap ke arah ku.


Aku tidak perduli itu.Saat ini Aku sangat merasa senang karena akhir nya desain ku bisa di akui juga.


*Kerja kerasku membuahkan hasil.


Kerja ku tidak sia-sia*.


******

__ADS_1


__ADS_2