Aku Benci Mencintai Dia!!!

Aku Benci Mencintai Dia!!!
Bab 107


__ADS_3

Aku bergegas ke bawah,kata bibi ada yang mencari ku.


Siapa teman ku yang kemari,biasa nya jika teman ku mau ke sini Ia pasti akan memberi tahu ku terlebih dahulu.


Di ruang tengah Aku melihat Davina sedang duduk bersama Mami.


Ternyata wanita ini,,


Mau apa dia kemari??


Aku pun mendekat ke arah Mami dan Davina.


"Hai Kinan,apa kabar??"Ucap Davina pada ku.


"Mau apa kamu??"Ucap ku ketus pada nya.


"Kinan,tidak boleh ngomong nya begitu sayang."Ucap Mami pada ku.


Aku memang tidak menyukai wanita ini,karena dia rumah tangga Kak Anin dan mas Pras hancur.


Dan dia masih ada muka juga untuk menyakiti kak Anin.


Memang wanita yang jahat.


"Tidak apa Mi,mungkin Kinan lagi tidur siang ya tadi,maaf ya jika Aku menganggu istirahat kamu."Ucap nya lagi.


"Udah deh gak usah banyak basa-basi nya,mau apa kamu ketemu Aku?"Tanya ku lagi pada nya.


Davina tersenyum kepada ku.


"Begini kinan,Kakak ingin kamu menemani kakak untuk melihat WO acara kakak dan mas nanti."Ucap nya pada ku.


Gila ya,,dia pikir aku seakrab itu dengan nya sampai aku mau menemani nya.


"Memang nya kamu tidak bisa pergi sendiri?Aku sedang sibuk."Ucap ku lagi.


"Bagaimana kalo besok Kinan?soal nya kata mas Pras pilihan kamu bagus kalo soal memilih.Maka nya kakak mau ajak kamu."Ucap nya lagi pada ku.


"Sayang,jika kamu tidak sibuk,temani Davina.Kasihan dia sudah jauh-jauh kemari."Ucap Mami pada ku.


"Aku tidak bisa,aku banyak mempunyai pekerjaan.Sebaiknya kamu ajak mas Pras saja."Ucap ku ketus.


Aku benar-benar tidak mau menemani wanita ini.


"Sayang,ini kan acara mas mu juga.Masa kamu tidak mau membantu."Ucap mami lagi.

__ADS_1


"Mi,Kinan bilang tidak bisa Mi.Kinan lagi sibuk."Ucap ku beralasan lagi.


"Tidak apa Mi,jika Kinan tidak bisa.Tadi Davina pikir Kinan tidak sibuk."Ucap Davina sambil tersenyum.


Palsu sekali senyuman itu,Aku tahu bagaimana kamu Davina.


"Dav,rencana nya Kalian nanti mau mengadakan acara di mana?"Tanya Mami pada nya.


"Belum tahu Mi,ini Davina dan mas Pras masih melihat beberapa hotel untuk di jadikan tempat resepsi nanti."Ucap nya lagi.


"Ya semoga saja nanti ketemu yang cocok ya."Ucap Mami lagi.


"Ya mi,Davina ingin pernikahan Davina dan pras nanti di adakan secara besar-besaran.Davina ingin mengundang banyak tamu nanti nya."Ucap nya dengan bangga nya.


"Kamu yakin ingin mengundang banyak tamu??"Tanya ku pada nya.


"Tentu saja Kinan,ini pernikahan ku dengan mas Mu.Semua orang harus tahu jika Aku dan mas Pras sedang berbahagia."Ucap nya sambil tersenyum.


"Kamu tidak malu jika orang tahu kamu menikah karena merebut suami orang?"Tanya ku sambil tersenyum.


"Kinan,,berhenti bicara seperti itu."Ucap Mami marah pada ku.


"Kenapa Mi?Mami lupa karena dia rumah tangga mas Pras dan Kak Anin hancur.Dan sekarang Mami mau menerima dia sebagai menantu Mami."Ucap ku kesal.


"Sudah Mi,tidak apa Mi.Davina ngerti koq bagaimana perasaan Kinan.Tidak apa Mi."Ucap Davina pada Mami.


"Maafkan Kinan ya Dav,,Mami harap kamu tidak mengambil hati omongan Adik mu ini."Ucap Mami lagi.


"Tidak Mi,Davina tidak marah dengan Kinan.Mungkin memang semuanya butuh waktu.


Tiba-tiba mas Pras muncul.


"Pras,dari mana kamu sayang?"Tanya Mami pada nya.


Mas Pras menyalami dan menciumi Mami.


"Dari kantor Mi,Pras sudah janjian dengan Davina tadi bertemu di sini."Ucap mas Pras.


Ia pun duduk di samping Davina.


"Sayang,kamu sudah makan?"Ucap nya sambil memegang tangan mas Pras.


Mas Pras hanya mengangguk.


"Bagaimana,Kinan mau menemani kita?"Tanya mas Pras sambil melirik ku.

__ADS_1


"Kinan lagi sibuk mas,Kinan tidak bisa ikut."Ucap ku pada mas Pras.


Mami memberi kode padaku untuk mengiyakan,karena mami tahu jika mas Pras juga ikut bersama Davina.


"Lalu kamu kapan ada waktu nya Kinan?kalo bisa temani lah Davina.Mas yakin pilihan kamu yang terbaik."Ucap mas Pras sambil tersenyum pada ku.


"Kinan tidak bisa mas."Ucap ku lagi.


Mas pras menatap ku.


"Kinan tidak mau membantu mas?"Ucap mas Pras lagi.


"Kinan rasa mas pasti tahu apa jawaban Kinan mas,Kinan sudah katakan pada mas jika sampai kapan pun kakak ipar Kinan cuma kak Anin."Ucap ku pada mas Pras.


"Kinan,kamu tidak boleh bicara seperti itu pada mas mu."Ucap mami lagi.


"Mami tidak usah membela mas Pras terus mi.Mami lupa apa yang mas Pras buat dengan kak Anin."Ucap ku marah pada mami.


"Kinan,mas rasa kita tidak perlu membahas itu lagi."Ucap mas Pras pada ku.


"Mas seandainya Kinan di buat oleh Adam seperti mas memperlakukan Kak Anin,apa mas tidak sakit hati??"Ucap ku pada mas Pras.


Mas Pras terdiam.


"Harus nya mas tidak seperti itu dengan kak Anin.Mas tahu kak Anin itu anak yatim piatu,mas bayangkan dengan siapa dia ingin mengadu di saat mas membuat Ia terluka kemarin.Apa mas pernah memikirkan itu??"Ucap ku pada mas Pras dengan penuh emosi.


Tanpa terasa air mata ku mengalir membasahi pipi ku.


Aku memang sedih sekali setiap membahas kak Anin,Aku benar-benar kasihan pada nya.Ia tidak punya siapa-siapa di dunia ini.Dan di saat ia menaruh harapan yang besar dengan suami nya,malah suami nya yang sangat melukai hati nya begitu dalam.


Terlihat Mami juga menyeka air mata nya.


"Maaf kan mas Kinan,mas sudah bilang jika mas menyesali semua nya."Ucap mas Pras lagi.


"Sudah lah mas,Kinan cuma minta mas jangan memaksa Kinan untuk bisa dekat dengan wanita ini.Sampai kapan pun Kinan tidak bisa memaafkan perbuatan nya pada kak Anin."Ucap ku sambil beranjak dan pergi dari ruangan.


Aku tidak perduli jika mas Pras kecewa pada ku,aku lebih kecewa lagi pada mas Pras.Aku kecewa mempunyai kakak yang tidak setia pada istri nya.


Aku tidak bisa membayangkan jika Aku di buat seperti itu juga oleh suami ku,mungin aku bisa gila.


Kak Anin begitu kuat,,Ia benar-benar wanita hebat.


Aku merindukan Kak Anin saat ini,,,


*****

__ADS_1


__ADS_2