Aku Benci Mencintai Dia!!!

Aku Benci Mencintai Dia!!!
bab 80


__ADS_3

Dari kejauhan Aku memandang seorang wanita yang baru keluar dari kantor Davina.


Apa Aku tidak salah lihat,wanita itu sangat mirip dengan Anin.Aku memperhatikan lagi dengan seksama.


Anin,,itu benar-benar Anin.


Tanpa pikir panjang Aku langsung menancap kan gas dengan cepat untuk mendekati nya.Aku langsung memarkirkan mobil dan langsung bergegas turun mendekati nya.


"Anin,,tunggu,,"Ucap ku meneriaki nya.


Anin terkejut dan langsung menoleh ke belakang dan Ia pun bersiap untuk berlari menjauh dari ku.


Aku langsung mendekati nya dan menarik tangan nya dengan cepat.


"Anin Mas mohon,,jangan pergi dulu."Ucap ku pada nya sambil mengatur nafas ku.


"Sebaik nya mas lepaskan tangan Anin.Anin tidak mau jika Davina membuat masalah lagi dengan Anin."Ucap Anin sambil menatap ku.


Aku pun melepasi tangan nya.


"Anin,,kemana saja Kamu sayang,Apakah Kamu tidak tahu jika Aku seperti orang gila mencari mu??"Ucap ku pada nya.


Ada kerinduan dalam hati ku saat melihat nya.Aku benar-benar rindu sosok wanita ini.


Sudah hampir seminggu ini Aku mencari nya kesana dan kemari.Aku bahkan sampai menyerah dan tidak tau lagi harus mencari nya kemana.


Belum lagi setiap hari Mami terus menanyakan keberadaan Anin pada ku.Mami begitu kehilangan nya.


"Tidak usah mengkhawatirkan Anin mas,seperti mas lihat Anin baik-baik saja."Ucap nya lagi pada ku.


Ia begitu dingin dengan ku.Terlihat raut wajah kebencian dari diri nya saat melihat ku.


"Anin,Mas tidak tahu harus berkata apa,Mas hanya belum menyangka jika Kamu benar-benar meninggalkan ku.Mas pikir kejadian malam itu bisa membuat semua nya berubah sayang."Ucap ku pada nya.


"Tidak usah membahas nya lagi mas,apa yang kita lakukan malam itu salah.Dan itu hanya kebetulan saja."Ucap nya lagi dengan dingin.


Aku tidak yakin dengan apa yang Ia ucap kan barusan.Aku yakin perasaan nya juga masih kuat terhadap ku.


"Kamu bohong Anin,Mas tidak percaya dengan kata-katamu barusan."Ucap ku pada nya.


Anin hanya diam.


"Mas percaya jika Kamu masih mencintai ku Anin.Mas bisa merasakan nya."Ucap ku lagi.

__ADS_1


"Anin tidak ada waktu untuk membahas hal yang tidak penting ini mas.Bagi Anin semua nya sudah berakhir.Jadi biarkan Anin hidup tenang saat ini."Ucap nya lagi.


Begitu benci nya Anin melihatku saat ini.Tidak bisa ku salahkan karena memang Aku yang membuat Ia menjadi seperti ini.


Ini adalah hukuman untuk ku karena telah menyakiti nya.


"Apa Kamu benar-benar ingin mengakhiri semua nya sayang??"Tanya ku pada nya.


"Mas tidak perlu menanyakan hal yang mas sendiri sudah tau jawaban nya.Sampai ketemu di pengadilan mas.Anin permisi dulu."Ucap nya padaku sambil hendak bersiap pergi.


Aku pun dengan cepat mencegah nya.


"Tunggu Anin,Kamu tidak bisa seperti ini dengan Mas.Aku masih sangat mencintai mu.Mas tidak ingin kita berpisah."Ucap ku dengan nya.


Aku benar-benar tidak mau kehilangan nya.Aku rela melakukan apa saja asal Anin kembali pada ku.


Anin menatap ke arah ku.Kali ini muka nya sedikit bersahabat.


Aku berharap hati nya bisa luluh oleh perkataan ku.


"Mas yang memilih jalan ini,dan mas harus siap menerima semua nya.Anin mohon mas jangan sakiti Anin lagi.Anin ingin hidup tenang."Ucap nya pada ku.


Aku pun terdiam mendengar ucapan nya.


"Tapi Mas tidak bisa menerima nya sayang,Mas tidak mau kehilangan mu."Ucap ku dengan nya.


"Jika mas tidak mau kehilangan Anin,seharus nya mas tidak melakukan itu pada Anin mas.Mas tidak seharus nya mengkhianati pernikahan kita.Pernikahan kita tidak ada masalah mas sebelum nya,tapi mas dengan tega menghancurkan nya."Ucap nya panjang lebar.


"Mas menyesal melakukan nya sayang,,mas benar-benar menyesal."Ucap ku sambil melihat nya.


Anin hanya terdiam,tak ada kata-kata yang keluar dari bibir nya.


Aku tahu jika Aku adalah lelaki brengsek yang sudah mengkhianati istri ku.Istri yang seharus nya ku mulia kan.


Jika sekarang Ia tidak bisa memaafkan ku,itu memang sudah seharus nya.Aku memang tidak pantas untuk menuntut Anin bisa memaafkan dan menerima ku kembali.


Tidak segampang itu.


"Mas minta maaf sayang,,Mas menyesal melakukan ini semua.Tapi mas minta tolong temui Mami.Mami sangat merindukan mu."Ucap ku pada nya.


"Apa mami baik-baik saja mas??"Tanya nya pada ku.


Terlihat wajah cemas saat mendengarku berbicara tentang Mami.

__ADS_1


"Mami begitu kehilangan mu sayang,setiap hari Mami terus menelpon untuk menanyakan keberadaan mu.Mas mohon tolong temuin mami."Ucap ku pada nya.


Mami dan Anin memang begitu dekat,bahkan boleh di bilang kedua orang tua ku lebih menyayangi Anin di bandingkan dengan ku.


Mereka berdua malah lebih membela Anin di saat seperti ini.


"Ya mas,,Anin akan temui Mami nanti."Ucap nya pada ku.


"Apa mau mas temani sayang??"Tanya ku pada nya.


"Tidak usah mas,Anin bisa sendiri."Ucap nya pada ku.


"Sayang,,sedang apa Kamu berdua dengan wanita ini."tiba-tiba Davina muncul di hadapan kami berdua.


Aku dan Anin pun langsung melihat ke arah nya.


"Mau apa Kamu dengan Pras,apa Kamu mau menggoda nya lagi??"Ucap Davina pada Anin.


"Davina,hentikan omongan kosong mu.Kamu tidak boleh seperti itu dengan Anin."Ucap ku marah pada nya.


"Kamu membela nya Pras??Berani nya Kamu membela wanita kampungan ini."Ucap Davina lagi.


"Mas,,Anin permisi dulu."Ucap Anin pada ku.


"Hei,,mau kemana kamu kampungan,Kamu ingin mencari masalah lagi dengan ku."Ucap Davina lagi.


"Davina Diam!!Aku peringatkan kamu untuk diam."Teriak ku pada Davina.


"Pras,berani nya Kamu membentak ku karena wanita kampungan ini."Ucap Davina marah.


"Berhenti menyakiti nya,Anin itu masih istri sah ku.Kamu tidak berhak menyakiti nya seperti itu."Ucap ku pada Davina.


Plak,,


Davina menampar ku.


Terlihat Anin kaget melihat apa yang Davina lakukan pada ku.


"Berani nya Kamu berbicara seperti itu dengan ku Pras,Aku kecewa dengan mu."Ucap Davina menangis sambil berlalu dari ku dan Anin.


Aku dan Anin hanya terdiam menatap kepergian Davina.


*****

__ADS_1


__ADS_2