Anak Sultan (The Stupid Man To Be Smart Man)

Anak Sultan (The Stupid Man To Be Smart Man)
Bab 47.


__ADS_3

Keesokannya. Di hari pertama The Death Battle untuk putaran pertama.


Semuanya sudah bersiap di pagi buta sekitar jam 4 subuh. Rex dan Ahmed tentu kaget dengan sirene yang mereka dengar. Segera bergegas dan di lihatnya Naomi sudah berpakaian rapi. Ahmed dan Rex pun segera bersiap.


Kini semuanya di depan jalanan berkumpul. Jam 4 pagi sangatlah sunyi. Bahkan sinar mentari belum muncul. Semua mobil di keluarkan dan disediakan. Dan seorang wanita Jepang berpakaian rapi maju dengan membawa speaker di tangannya. Ia memberikan aba-aba agar semuanya masuk dan memilih mobil yang ada. Namun dari 100 peserta yang ada cuma di sediakan 50 mobil. Jadi mereka harus bersaing untuk mendapatkan mobil balapan tersebut. Jika sudah masuk mobil langsung jalankan dan ikuti rute yang di tunjukan. Segala cara di sini di perbolehkan.


Di saat si wanita tersebut mengatakan mulai. Maka semua langsung menggila. Rex, Naomi dan Ahmed saling menatap. Namun Naomi segera cepat tanggap, ia langsung melangkah dan menghajar lawan yang di anggapnya akan mengambil mobil yang di incar nya. Rex dan Ahmed segera membantu Naomi. Terjadilah baku hantam di antara lainnya. Yang menang mendapatkan mobilnya. Yang kalah mendapatkan kematiannya. Ada juga kalah di hajar tapi tak sampai mati namun mengalami kesakitan akibat luka dan jatuh terkapar. Rex dan Naomi juga Ahmed pun bertarung dengan lainnya. Sampai mereka pun mendapatkan sebuah mobil. Dan Ahmed juga mendapatkan sebuah mobil kini Ahmed langsung menjalankan mesin mobilnya. Rex dan Naomi juga menyusul. Karena Naomi tak bisa menyetir, maka Rex yang menyetir.


Mobil mereka pun melaju bersamaan para peserta lainnya. Semua melesat dengan kecepatan maksimal. Di dalam mobil sebuah suara memerintahkan dan menampilkan tampilan arah rute yang akan di tuju. Mereka pun mengikuti instruksi yang ada.


Semuanya saling menekan pedal gas agar melaju cepat. Jalanan yang masih sunyi sehingga membuat mereka semakin aman dalam menambah kecepatan. Rex melihat Ahmed yang ada di dekatnya juga melaju dengan pesat. Mereka mengelilingi jalanan kota. Jalanan kota Tokyo seketika berubah seperti arena balapan. Banyak mobil yang saling mengebut dan memacu kecepatannya. Bersaing dengan yang lainnya.


Setelah berkeliling jalanan kota, semua peserta kemudian diarahkan ke arah pegunungan. Pegunungan yang jalannya terjal menukik ke atas dan ke bawah serta seperti ular melingkar jalanan tersebut. Semuanya pun menuju ke pegunungan yang dimaksud.


Hingga semuanya sampai di pegunungan tersebut. Jalannya sungguh sempit serta agak licin tentunya dikarenakan sebelumnya hujan. Maka jalanan pastilah berbahaya. Semuanya menuju ke arah tersebut. Mereka menukik ke atas karena jalanan ke gunung menukik ke atas tentunya. Dan berputar seperti ular melingkar. Entah sudah berapa putaran, namun ujung jalan belum juga sampai. Sebuah suara kembali terdengar. Suara Lou Han.


“Selamat balapan. Putaran pertama sudah berlangsung. Silahkan mendahului para lawan dan saingan kalian. Lakukan semua cara yang bisa di lakukan. Naik ke atas puncak gunung dan kembali lagi ke hotel. Hanya 25 mobil balap yang pertama sampai yang di anggap lulus ke putaran selanjutnya. Semoga beruntung. Hem....” Lao Han pun mengakhiri perkataannya. Semua yang ada di mobil saat ini mendengar. Dari 100 orang menjadi 50 dan sekarang diminta 25 orang. Sungguh ketat.


Rex memandangi Naomi. Ia juga melihat Ahmed masih di belakangnya. Kecepatan mereka sama dan stabil.


“Nao, kalau kita kalah tak masalah kan?”


Naomi melirik ke Rex.


“Kalau kalah karena pihak lawan tentu tak masalah, namun jika tidak luka maka akan kematian kita dapatkan. Tapi kalau kita sengaja kalah maka hukuman pun akan kita terima Rex.”

__ADS_1


Rex kini menoleh ke Naomi dengan kerutan yang semakin dalam.


“Rex, perhatikan ke depan.”


Rex kembali fokus ke jalanan.


“Jadi kita harus tetap menjalani ini semua, dan tak boleh mengalah. Apa hukumannya kalau sengaja mengalah?” Rex tetap fokus dalam menyetir.


“Di pukul, di penjara di bawah ruangan, di siksa atau di bunuh.”


“Hah? Itukah semua pilihannya. Kenapa tak ada yang baik. Misalnya dapat skorsing saja gitu. Hehe”


“Kau kira kita di sekolah.” Naomi memutar kedua bola matanya dengan malas.


“Kembali hidup dan pulang. Ada hadiah di akhir yang mereka siapkan juga. Dari klan naga hijau. Namun hadiah bisa berubah-ubah tak pernah sama. Dan ini juga tidak di adakan setiap tahun. Hanya pas waktu di tahun naga saja. Menurut shio naga.”


“Jadi karena ini tahun naga gitu. Hey, ini cina apa jepang. Sungguh aneh.”


“Lou Han itu orang cina. Namun keluarga mereka sudah lama di jepang turun temurun. Klan naga hijau dari jaman kerajaan dulu sudah ada. Dan mereka membuat ini semua. Awalnya ini hanya karena permintaan raja jepang di zaman jepang dahulu kala untuk bersenang-senang. Mereka berkerja sama dengan kerajaan jepang, maka sewaktu di aula terlihat banyak ninja. Dan battle pun berubah terus tata caranya. Semacam mortal combat namun berubah terus terkadang yang di lakukan. Aku kurang paham juga. Namun almarhum kakek ku pernah bercerita dahulu. Dimana kakek ku sewaktu usia 20 tahun mengikutinya juga. Walau bukan dari tim menang, namun kakek hampir menang di final. Tapi kakek hebat, bisa pulang dengan selamat. Tapi walau sekarang tak ada hubungan dengan kerjaan Jepang namun klan naga hijau sangatlah besar kekuatannya sekarang. Bahkan ku dengar dari almarhum kakekku kalau ada kekuatan magis yang melindungi klan naga hijau. Dan pertarungan The Death Battle itu terjadi terakhir kali saat kakek ku berumur 20 tahun. Bukan kah sudah sangat lama, kan.” Naomi bangga pada kakeknya. Kakeknya adalah petarung sejati dan ahli bela diri yang hebat. Naomi jadi berkisah panjang lebar yak :D


“Baiklah. Berarti pilihan kita hanya lah harus menang kan. Tetap harus berusaha. Tak boleh mengalah. Baik.” Rex pun mengerti. Ia lalu membuka kaca jendela mobil dan berubah haluan ke arah Ahmed, mereka berjalan bersisian.


“Ahmed, kita harus melaju terus mencapai 25 besar. Kau berusahalah dan berhati-hatilah.” Teriak Rex sambil mobil terus melaju. Ahmed pun memberikan kode oke.


Kini Rex kembali melajukan mobilnya. Ia semakin menambah kecepatannya. Jalanan yang terjal dan licin serta menukik tajam ke atas terus mereka lalui. Jika oleng maka akan jatuh ke jurang. Mereka mencoba berhati-hati. Apalagi jalanan melingkar seperti ular membuat pusing rasanya. Jika orang biasa dalam kecepatan tersebut mungkin akan mual dan muntah. Atau pingsan.

__ADS_1


Setelah terus melaju dengan cepat, sampailah mereka di puncak gunung. Semuanya berputar arah mengambil jalan kembali ke arah turun gunung. Karena garis finish ada di depan hotel mereka kembali. Rex dan Ahmed telah sampai ke atas puncak gunung. Mereka kembali memutar arah dan berbelok. Mereka kini harus melaju dengan menukik tajam ke bawah dan melaju cepat melingkar lagi.


Di pertengahan jalan, mereka melihat banyak peserta saling berebut jalan dan saling berebut mendahului. Alhasil yang gagal akan terjatuh ke jurang yang terjal. Atau ada yang terbalik karena jalanan licin serta senggolan dari mobil pihak lawannya. Rex musti berhati-hati. Di sebelah Naomi menatap dengan panik. Ia sudah melihat banyak yang mati konyol jatuh ke jurang.


Bahkan banyak yang saling senggol dan mobilnya terbalik hingga kemudian terpental jatuh juga ke jurang. Dengan sigap Rex menghindari semuanya. Sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak kan ke arah mobil Rex. Dentuman keras pun mereka rasakan.


Ckiittt....


Suara nyaring decit mobil terdengar. Rex menoleh kesamping. Pihak lawan hendak membuat mereka jatuh ke jurang. Saat kaca mobil di buka ternyata itu adalah si kembar.


Bersambung....


Wah, menegangkan ya hehehe. Semoga berhasil ya Rex dan Naomi juga Ahmed yak :D


Itu siapa lagi yang nyerang Rex. Si kembar? Hem apakah kayaknya yang itu ya. Jangan ganggu Rex ku dong. Semoga Rex tak kenapa-kenapa ya :D


Saksikan terus kelanjutannya ya kakak reader semua :)  :D


Jangan lupa kasi bintang/rate 5 nya ya plus hadiah-hadiahnya ya :)


Klik like, klik vote, klik favorit dan kasi komennya ya :D


Thanks. Love you all :D


No plagiat ya. :)

__ADS_1


__ADS_2