Benang kusut di pernikahanku

Benang kusut di pernikahanku
Ekstra part 03


__ADS_3

Selamat Membaca 🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞🌞


"Maksud kamu jalan ditempat gimana Sayang?" Donny masih tak mengerti dengan maksud Aisyah.


"Mas, apa kita akan gini terus. Apa kita tetap pacaran? Maksud aku apa Mas enggak ada niat buat nikahin aku?" Aisyah memberanikan diri mempertanyakan kegundahan dalam dadanya selama ini.


Donny menghela nafas panjang. Lalu dia menatap wajah kekasihnya itu. Donny sangat mencintai Aisyah. Sangat malah. Tapi bagaimana dengan Tuhan mereka yang berbeda.


"Aisyah, Mas lagi bergumul tentang hubungan kita. Kamu tahu kan kalau orang tua kamu enggak setuju sama hubungan kita? Mas harus gimana?" Ujar Donny menghela nafas nya.


"Tapi kita bisa berjuang bareng Mas. Aku bisa yakinkan kedua orang tua ku bahwa Mas pilihan aku," sahut Aisyah menggenggam tangan kekasihnya itu. Dia juga sangat mencintai Donny. Apalagi Donny lelaki baik-baik yang menjaganya seperti permata yang indah.


Donny tersenyum lalu memperbaiki hijab Aisyah yang setengah bergeser.


"Kita bisa berjuang bareng. Kita bisa yakinkan kedua orangtua kamu. Tapi apakah kita bisa meninggalkan Tuhan kita masing-masing?" Tanya Donny.


Sebenarnya Donny juga sudah lama ingin membicarakan hubungan mereka. Sejak dulu, hanya saja kadang dia bingung mau mulai dari mana dan waktunya selalu tidak tepat. Dan sekarang Aisyah membahas hubungan mereka dan Donny juga tertarik untuk membicarakan kemana arah hubungan mereka ini nantinya.


"Masalah kepercayaan bisa dibicarakan Mas asal kita bersama, kita bisa lewati ini," ucap Aisyah. Aisyah hanya ingin berjodoh dengan Donny meski orang tua nya sudah memilih sendiri calon suami untuk Aisyah. Tapi bagi Aisyah Donny lah yang terbaik dari antara lelaki yang dia kenal.


"Apaa kamu siap meninggalkan Tuhan kamu demi hidup sama Mas?" Tanya Donny menatap Aisyah dalam.


Aisyah terdiam dan membalas tatapan mata Donny. Dia tidak bisa jawab jika masalah itu. Kedua orang tua nya adalah orang yang begitu kritis terhadap agama.


"Mas, aku_"


"Inilah yang sekarang Mas pikirin. Mas enggak mungkin maksa kamu ninggalin Tuhan kamu demi Mas. Tapi Mas juga enggak bisa pilih Tuhan kamu," jawab Donny.

__ADS_1


Air mata Aisyah luruh. Apa tidak ada jalan lain tentang hubungan mereka. Memang selama ini kedua orang tua nya begitu menantang hubungan mereka. Bahkan kadang kalau Donny datang berkunjung ke rumah Aisyah, kedua orang tua langsung mengintrogasi Donny masalah hubungan dan agama mereka.


"Mas, aku enggak mau kehilangan kamu," air mata Aisyah jatuh membasahi pipi cantiknya.


"Mas juga enggak mau kehilangan kamu Sayang," Donny menyeka air mata Aisyah.


"Lalu apa yang harus kita lakukan Mas?" Aisyah terisak. "Aku enggak mau nikah sama pilihan Ayah dan Ibu. Aku mau nya nikah sama kamu,"


Donny menarik Aisyah kedalam pelukannya. Hatinya sakit dan terluka ketika orang tua Aisyah menjodohkan Aisyah dengan lelaki lain. Padahal orang tua Aisyah sudah tahu kalau Aisyah memiliki calon suami sendiri.


"Mas juga mau nya nikah sama kamu," Donny mengecup ujung kepala kekasihnya itu.


Hubungan yang rumit. Hubungan yang tak bisa menemukan titik terangnya. Ini masalah berbeda keyakinan. Harus ada yang mengalah diantara kedua nya. Namun keduanya sama-sama kritis terhadap agama.


Aisyah seorang anak ustad yang memiliki pesantren besar di kota Pontianak, bahkan memiliki beberapa sekolah yang didirikan oleh keluarga besarnya dengan latar pendidikan agama Islam. Aisyah juga wanita yang taat agama bahkan dia mengajar anak-anak pesantren mengaji dan menjadi salah satu guru TK di sekolah yang di bangun oleh Ayahnya.


Begitu juga dengan Donny, dia pria yang aktif dalam organisasi gereja. Donny ketua pemuda yang bergerak di bidang bimbingan konseling. Selain itu dia juga di percayakan sebagai salah satu pengurus gereja dan menjabat sebagai sekretaris gereja. Donny juga mengurus segala proposal yang akan diajukan oleh gereja. Tak hanya aktif dalam kepengurusan tapi Donny juga aktif pelayanan. Dia menguasai beberapa alat musik seperti gitar, drum, bass dan keyboard dan menjadi salah satu pemusik handal di gereja.


Perbedaan itu membuat cinta keduanya harus terhalang oleh perbedaan keyakinan. Terutama tidak ada nya restu dari orang tua masing-masing.


"Kenapa muka Mas gitu?" Senja meletakkan dua gelas kopi diatas meja


"Biasalah," Donny menghela nafas panjang.


"Ada masalah Don?" Langit ikut menimpali. Tak biasa nya setelah ibadah Donny datang berkunjung kerumahnya.


"Iya Mas kalau ada masalah cerita aja," Senja menimpali sambil duduk disamping suaminya

__ADS_1


Sedangkan Bintang dan Bee sedang istirahat dikamar mereka setelah ibadah karena biasanya selesai ibadah pas jam tidur siang. Senja menerapkan kedua anaknya harus tidur disiang hari agar imun mereka nanti bertumbuh dengan baik.


Donny menghela nafas panjang. Ya kalau ada masalah Langit dan Senja adalah tempatnya bercerita. Selain mereka yang memiliki pengalaman dalam kehidupan berumah tangga mereka juga sudah dewasa dalam hubungan.


"Mas," panggil Senja. "Kalau Mas belum siap cerita jangan dipaksa kan ya?" Senja tersenyum hangat seolah dia bisa membaca kegelisahan diwajah kakaknya itu.


"Iya Don, jangan dipaksa," Langit malah sibuk memainkan rambut Senja. Sejak lima tahun rambut Senja kembali tumbuh dengan lebat.


Donny mendesah pelan sambil menghembuskan nafas nya kasar.


"Ini masalah Aisyah," ucapnya.


"Ada apa dengan Mbak Aisyah, Mas? Kalian bertengkar?" Kening Senja berkerut heran.


Donny menggeleng. "Enggak Ja, ini masalah hubungan kami," sahut Donny. "Mas enggak tahu harus gimana buat jelasin sama kalian," lirih Donny. Tak bisa bayangkan jika dia dan Aisyah berakhir dengan perpisahan.


"Cerita pelan-pelan Don," ucap Langit tersenyum. "Barang kali setelah cerita sama kami, beban di hati kamu bisa sedikit berkurang," sambung Langit.


"Aku enggak tahu Lang, gimana akhirnya hubungan sama aku sama Aisyah. Kami sama-sama saling cinta. Tapi kami sama-sama enggak mau lepas dari kepercayaan masing-masing. Orang tua Aisyah akan merestui hubungan kami jika aku pindah agama. Dan jika aku menolak maka Aisyah akan di nikahkan sama pilihan orangtuanya," jelas Donny panjang lebar.


"Mas siap ikut Mbak Aisyah?" Tanya Senja. Donny menggeleng.


"Mbak Aisyah mau ikut Mas?" Sambung Senja dan Donny menggeleng lagi.


Senja tersenyum. Dia tahu berada diposisi Aisyah dan Donny pasti tidak gampang dan akan tertekan serta bingung harus memilih jalan yang mana.


"Enggak ada cara lain Mas. Kalian enggak mungkin ninggalin Tuhan masing-masing demi cinta," ujar Senja. "Kalau enggak ada yang mau mengalah sebaiknya lepaskan Mas, secinta apapun Mas sama Mbak Aisyah enggak akan ngebuat orangtua Mbak Aisyah luluh kalau Mas enggak ikut kepercayaan Mbak Aisyah. Sebaiknya lepaskan. Karena segala sesuatu yang dimulai dengan cara salah akab berakhir juga dengan cara yang salah,"

__ADS_1


"Tapi Mas enggak bisa lepasin Aisyah, Ja. Mas cinta sama dia," ucap Donby dengan mata berkaca-kaca. Bagaimana bisa dia melepaskan wanita yang menemani nya dari nol itu.


__ADS_2