
"Selamat Pagi Papa, pagi Oma pagi Opa", sapa Naomi.
"Pagi juga cucu Oma", Duhh wangi banget sih cantik lagi. Hanya di tanggapi cengiran oleh Naomi.
"Pagi sayang saut Papa Frans dan Opa".
"Cucu Opa makan yang banyak ya biar cepet gede".
"Siap Opa sayang ucap Naomi".
"Hari ini papa yang jemput Naomi ke sekolah ya", pulang nya ke kantor Papa, Naomi mau gak?, ucap Papa Frans.
"Beneran Pa?", yeayyy mau mau Pa mau banget. Horeee Papa yang jemput.
"Yaudah habiskan makan nya ya", sekolah yang rajin yang pinter nanti siang Papa jemput oke.
"Oke Papa terbaik seduniaa hehe". Hanya di tanggapi gelengan kepala oleh Papa Frans, melihat tingkah anaknya yang girang. Sebahagia itu ternyata hanya karena mau di jemput pulang sekolah sudah bahagia kamu nak. batin Papa Frans.
"Papa, Oma, Opa. Naomi berangkat dulu ya bay", pamit Naomi.
"Lihat lah nak, anakmu bahagia kan hanya karena kamu menyempatkan sedikit waktumu untuknya".
"Iya Ma, akan aku usahakan dan menyempatkan waktu untuk nya".
"Frans berangkat kerja dulu Ma, Pa".
"Iya hati-hati sayang, ucap Mama. Hati-hati nak Papa pun menimpali".
__ADS_1
"Karena kesalahan Mama Pa, anak kita jadi seperti ini, ucap Mama Sinta".
"Sudah lah Ma, mau menyesal pun sudah terlamabat. Yang penting sekarang kita terus dukung anak kita, apapun keputusan nya selagi masih dalam hal hal baik kita dukung terus".
"Iya Pa saut Mama Sinta".
...**********...
Di kanto
"Selamat Pagi pak, ucap Dinda",
Dinda barus saja beres memberesihkan ruangan CEO, pagi ini Frans memang datang lebih awal karena dia akan ada meeting, sebelum meeting niatnya dia menyelesaikan kerjaan nya terlebih dahulu karena sudah janji mau menjemput anak nya.
"Hmm", jawab Frans. hanya deheman yang selalu dinda dengar jika bos nya itu di sapa
"Kerja nona, jangan menggerutu terus", ucap asisten Rio.
"Ehh pak Rio, tidak pak saya tidak sedang menggerutu ko, saya permisi pak. Buru buru Dinda melesat dari hadapan asisten Rio.
Harusnya anda bersyukur nona, pak Frans tidak marah lirih asisten Rio.
Rio sudah tau sikap bos nya itu, semua pekerjaan harus tepat waktu, ya seharusnya Frans datang semuanya harus sudah selesai harus sudah tidak ada orang di ruangan nya, namun kali ini Dinda selamat dari amukan bos nya, entah ada angin segar dari mana pikir Rio.
"Rio bilang pada OG tadi, kerja yang benar", hanya itu yang di ucapkan Frans, namun asisten Rio sangat paham dengan apa yang di maksud bos nya itu.
"Baik pak, akan saya sampaikan padanya".
__ADS_1
Jam 9 kita akan melaksanakan meeting nya pak, akan saya siapkan berkas nya. Saya permisi.
"Ya sana pergilah".
Begitulah Frans tidak banyak ngomong, ngomong hanya sepenting nya saja.
Ya Allah, padahal tadi dia datang ruangan sudah selesai sudah bersih, hanya karena aku belum turun dari area ruangan nya saja, aku dapat teguran dari asisten Rio. huwhhh Dinda menghembuskan napasnya.
Padahal dia sendiri yang terlalu pagi datang nya, biasa kan datangnya jam 8 pagi ini setengan 8 sudah datang.
Bos mah gak pernah salah emang.
Setelah selesai meeting Frans duduk di kursinya, dia melihat jam di tangannya, Hahh hampir saja aku lupa ucap nya.
Frans yang buru buru mau menjemput anaknya ke sekolah karena sudah waktunya Naomi pulang sekolah, Bugh Awww ucap Dinda, ya Dinda nabrak Frans saat Dinda mau keluar dari Lift Frans mau masuk lift itu.
Akhirnya mereka satu lift karena Frans buru buru menutup lift itu.
"Kau, ucap Frans dengan sorot mata tajam nya", hanya itu yang Frans ucapkan karena dia sangat buru buru sekali.
Setelah beberapa detik akhirnya mereka keluar dari lift.
Ya Allah apes banget hari ini, hampir aja singa ngamuk ucap Dinda.
❤❤❤
Selamat membaca man teman. Maaf kan Utor yang masih amatiran ini bikin ceritanya ya🙏.
__ADS_1
Mohon dukungan nya jangan lupa like nya ya Terimakasih🙏🙏🙏