
"Papaaaa", teriak Naomi sambil berlari ke arah Frans.
"Hati hati jangan berlari sayang", Frans langsung bangkit dari kursinya untuk menyambut putri semata wayangnya.
"Hehee", Naomi hanya menyengir sambil minta di pangku oleh Papa nya.
"Kenapa manja banget sih anak Papa ini?", Frans mengecup kepala anak nya dengan sayang.
"Papa laper, tadi aku gak makan nasi hanya makan puding doang".
"Yaudah mau makan apa hemm", ucap Frans.
"Makan apa aja, tapi sebelum makan boleh ketemu kakak cantik gak pa?".
Tuhannnn geram Frans dalam hati. Ternyata dia masih inget aja tujuan nya kesini, aku saja bapak nya, selama ini yang sering ber pergian tidak pernah di cari sampai segitunya, walau aku pergi 1 minggu.
Ada apa dengan anak ku ini, kenapa dia sampai segitunya dengan orang baru.
Tidak bisa begini aku harus tanya Rio harus.
"Paaa ayolah, kita cari kakak cantik, katanya kakak cantik kerja di sini".
__ADS_1
Akhirnya Frans mau tak mau turun ke bawah untuk menanyakan dimana Dinda.
Karyawan yang lain bertanya tanya, ada apa dengan bos nya sampai turun tangan untuk menanyakan OG tersebut.
Apa ada kesalahan yang Dinda perbuat ya, pikir mereka.
Ya mencari orang dengan muka datar tanpa ekspresi, siapa yang gak berasumsi yang tidak tidak.
Setelah tau bahwa Dinda masih di kelinik kantor, Frans naik lagi ke ruangan nya, menelpon asisten Rio untuk menanyakan apakah penyakit Dinda penyakit serius atau apa.
Mendapatkan jawaban dari asisten nya, Frans bergumam, apa dia kecapean sama tekanan batin, ahh terlalu lebai memang gadis ceroboh itu, pikir Frans.
"Beneran Pa Horeeee, ketemu kakak cantik". Naomi yang ber jingkrak jingkrak saking senang nya.
Cekk anak ini kenapa sebahagia itu sih mau ketemu sama wanita bodoh juga batin Frans.
Si Frans ngebatin mulu, lama lama terkena tekanan batin tar, dasar duda garang bak serigala.
Frans turun dengan Naomi yang ada di gendongan nya, semua mata karyawan mencuri curi pandang, pemandangan langka ucap mereka, namun hanya bisa mereka ucapakan dalam hati saja, tidak berani berbicara apapun tentang bos nya itu.
Kemarin sudah ada yang kena sempot oleh asisten Rio, karena ketahuan membicarakan bos nya, bahkan ancaman nya di pecat. Seketika mereka menggeridik ngeri.
__ADS_1
"Kakak cantikkkk, ko bobo di sini, kakak cantik kenapa?", ucap Naomi lalu memegang tangngan Dinda.
"Papa kakak cantik sakit pa huwaaa?", anak itu langsung menangis karena dia merasakan tubuh Dinda sangat panas.
"Ehhhh", Dinda sangat kaget tiba tiba ada anak kecil di samping nya sambil menangis kenceng.
"Adek kenapa?", Dinda bingung sangat bingung.
"Kakak cantik sakit ya, aku obatin ya kak", kakak mau minum obat apa ntar Papa aku yang beli.
"Ehhh nggak nggak, kakak gak sakit ko, kakak sembuh beneran deh udah sembuh",
Dinda melirik Frans, seketika mata mereka bertemu namun cepat cepat Dinda membuang pandangan nya.
Ya Allah kenapa dia seram sekali seperti serigala yang ingin memakan mangsa nya, batin Dinda..
Naomi banyak sekali mengoceh, sehingga dia tidak tau bagai mana ekspresi Papa dan Kakak cantik nya setelah ber temu.
❤❤❤
Teman teman bantu like ya. Heheee Terimakasih🙏🙏🙏
__ADS_1