BUKAN WANITA LEMAH

BUKAN WANITA LEMAH
68. Part 68


__ADS_3

Barus saja selesai mandi yang kedua kalinya mereka berdua. Kini sudah siap untuk sarapan,


Sarapan sudah di antarkan oleh pihak hotel.


"Isi tenaga yang banyak sayang", Frans menaruh makannan ke depan istrinya".


"Mas, ucap Dinda malu malu", Frans terkekeh melihat muka malu malu istrinya.


Ting tonggg (anggap aja suara bell ya) hahah


"Aku aja yang buka, kamu makanlah", baru saja membuka sedikit pintu Naomi sudah nyerobot masuk.


"Mamaaaa", langsung memeluk Dinda.


"Haii sayang, Assalamua'laikum nya mana hemm", tanya Dinda.


"heheee, kangen Mama jadi lupa, Assalamualaikum Mama cantik".


"Walaikum salam yang lebih cantik dari Mama, duhhh gombal aja 11 12 deh sama Papa nih", Dinda gemas mencium habis muka Naomi.


"Tapi senang kan di gombalin suami sama anak", Frans mencium kepala Dinda yang masih ada handuknya".


Dinda hanya tersenyum menanggapi ucapan Frans.


"Nomi udah makan belum sayang?", tanya Dinda.


"Udah Ma tadi di suapin nenek, tadi malam aku bobo sama nenek, nenek sama kakek itu baikkkkkk banget bobonya di usapin terus", cerita Naomi, Dinda tersenyum merasa bersyukur Ibunya menerima Naomi seperti cucunya sendiri.


"Oya, berarti kalau nenek baik ke anak Papa ini, kasih hadiah yang bagus dan mahal dong", ucap Frans.


"Boleh Pa, belinya pake uang Papa boleh kan, soalnya tabungan Nomi, mau di pake buat bikin perusahaan kaya Papa nanti kalau udah gede", jelas Naomi.

__ADS_1


"Boleh dong apa yang gak boleh buat kesayangan Papa, Mama juga beliin hadiah yang bagus dan mahal ya nanti".


"Oke Pa, Mama kita ke mall yuk".


Hahhh Dinda bengong, untuk hari ini Dinda rasanya mau tiduran terus di kasur badannya terasa sangat lelah.


Frans tau apa yang di rasakan istrinya saat ini, kesalahannya juga yang terlalu bersemangat, maklum lah sudah pernah merasakan nya dan 5 tahun lebih berpuasa membuatnya mabuk seakan tak mau berhenti, kalau yang ini Frans merasakan lebih nikmat dari yang pertama.


"Nanti saja bareng Papa ya sayang, kita carinya bertiga, nenek juga pulangnya 1 minggu lagi kan, Mama hari ini capek biarkan Mama istirahat dulu", Frans memberi pengertian pada anak nya.


"Oke baiklah Pa".


"Makan dulu sayang, Frans mengusap bahu istrinya".


Frans dan Dinda memakan sarapan nya sampai habis, mereka berdua kelaperan dan di temani clotehan anak nya yang sedang di atas kasur memainkan ipad nya.


"Ada dia mas gak bisa ngapa ngapain kamu lagi sayang", ucap Frans melas.


Dinda mengeleng, lelaki dingin ini sekarang menjadi lelaki mesum yang tidak puas dengan tubuhnya.


"Duh tangan ini nakal banget ya", Frans menepuk tangan nya sendiri setelah itu dia tertawa. Kamu tuh jadi candu bagiku sayang.


Dinda berjalan ke kasur meninggalkan suaminya yang mesum itu, lebik baik dia main sama Naomi.


Frans memperhatikan dua wanita yang di cintainya, bahagia seperti ini ternyata tidak bisa di kalahkan dengan mendapatkan keuntungan milyaran.


"Asik amat Papa gak di ajak nih", Frans merebahkan kepalanya di pangkuan Dinda.


"Ihhh Papa manja sama Mama", tak mau kalah anak itu juga ikutan ber baring.


"Naomi mau punya adik berapa dari Mama, mau adik cewek atau cowok", ucap Frans. Berhasil mendapatkkan cubitan dari Dinda.

__ADS_1


"Awww sakit sayang, Frans mengusap bekas cubitan Dinda". Biarin kesal Dinda.


"Mau dua aja Pa, satu cewek satunya cowok", antusias Naomi.


"Tuh Ma dengerin anaknya mau dua adik loh, berarti kita harus sering sering bikin", Frans mengerlingkan matanya.


"Mas, aku cubit lagi nih ya", kesal Dinda.


"Emang bikinnya dari apa Pa?, Nomi ikut bantuin bikin nya ya", polos anak itu.


Frans terbahak bahak, "Anak kecil belum boleh sayang", ucap Frans.


"Tanggung jawab sudah tau anak nya kaya gimana, semuanya ingin dia tau", kesal Dinda pada suaminya sendiri".


Cup Frans mencium pipi Dinda "Jangan ngambek sayang, mas bercanda".


"Bercandanya jangan yang kaya gitu juga, tau ah".


"Iya maaf sayang maaf".


Mereka bertiga memilih tiduran di tengah tengahnya ada Naomi yang sedang asik menceritakan apa saja yang dia lihat dan dia tau.


Rencananya sore baru mereka akan kembali ke rumah.


Keluarga Dinda besok akan pulang, namun tidak untuk Ibu dan Ayahnya, minggu depan barulah pulang dan Frans sendiri yang akan mengantarnya sama Dinda dan Naomi, lagian Naoni juga masih manja pada nenek dan kakek nya itu.




__ADS_1


❤❤❤


Happy reading😘 jangan lupa like ya, Terimakasih🙏🙏🙏


__ADS_2