
Seorang gadis cantik mengeliat dalam tidurnya, lalu membuka mata melihat jam sudah menandakan bahwa dia harus memulai harinya.
Setelah selesai Dinda mempersiapkan diri lalu iya melihat ponselnya, Yah ternyata baru pukul 06.00 hahaa tawanya, terlalu bersemangat banget sih ini kayanya jadi waktu terasa begitu lambat.
Aku harus sarapan dulu, harus kuat masa iya baru pertama masuk kerja sudah pingsan kan gak lucu, tentunya sarapan biar kuat mengahapi kenyataan hihii.
Tapi sarapan apa ya yang enak, kayanya gak ada yang bisa ngalahin masakan ibu deh rasanya, masakan ibu tetap ter the best sih, ah jadi kangen ibu, ibuuu anakmu rindu sambil tertawa menertawakan diri sendiri. Baru juga 2 hari jauh dari Ibu sudah rindunya segunung.
Samperin Lusi dulu deh ajak sarapan sebelum berangkat.
"Lusiiii sudah siap belum?".
"Ehh ampun dah Dinda ini baru jam berapa?", semangat bener neng kerjanya ngejar setoran ya?? Hahaa canda Din sambil nyengir.
"Gak gitu juga, ayo kita cari sarapan dulu", kan harus mengutamakan sarapan daripada harapan.
"Puitis banget ni anak, ya sudah tunggu dulu aku ambil sepatu".
"Sumpah ya Din baru kali ini akutuh berangkat kerja sepagi ini", tapi gak apa apa deh demi kamu aku mau berangat kerja pagi pagi banget.
__ADS_1
"Ini sudah bukan pagi lagi ya Lus liat deh sudah terang benderang gini masih aja di bilang pagi aneh deh,"
Akhirnya dua manusia yang dari tadi beradu argumen karena berangkat kerja pagi sekali telah menemukan tempat untuk sarapan nya.
Setelah selesai sarapan dua wanita cantik itu sudah sampai ke tempat kerja mereka, dengan wajah ceria sambil mengobrol ria di sepanjang jalan.
"Selamat pagi pak," ucap Dinda menyapa Satpam yang sedang bertugas.
"Pagi neng, pada ceria banget neng Selamat bekerja ya," ucap pak Satpam.
"Ashiap pak saut mereka serempak."
Dinda melakukan semua pekerjaan nya dengan semangat, bahkan siapa saja yang lewat kedepannya dia menyapa dengan senyuman manisnya.
Bersyukurlah Dinda bahkan banyak sekali orang yang ingin berada di posisi mu.
Tidak terasa waktu sudah siang sudah waktunya makan siang dan cacing cacing di perut Dinda pun sudah demo minta di isi.
Ckk Lusi kemana ya bukannya tadi sebentar lagi mau turun dan tadi kata dia tempati dulu kursinya yang masih kosong. Lama sekali anak itu gak tau apa orang kelaperan.
__ADS_1
"Hayohhh ngelamunin siapa hayooo."
"Receh banget pertamyaan macam apa itu," dari tadi di tungguin gak nongol nongol."
"Hehee maaf ya aku tadi di panggil pak Dian suruh bikinin kopi dulu."
"Yaudah gak apa apa yuk makan yuk cacingku sudah demo dari tadi ucap dinda."
"Ampunnn deh makan aja no 1 tapi aneh gak gak gede gede badannya."
"Din kamu tau gak kalau minggu depan pemimpin perusahaan ini bakalan di ganti?."
"Kamu tuh ya Lus demen banget dengerin gosip gosip udah kaya emak emak lambe."
lagian gak apa apa lah mau ganti atawpun nggak yang penting sama sama baik iya gak.
"Iya sih, tapi ini katanya anak nya yang akan menggantikan." Kamu tau gak dia itu duda ganteng tau, pasti kamu kesem sem deh kalau sudah liat."
"Coba kita liat saja nanti ya," yaudah yuk masuk sebentar lagi abis waktu istirahat kita."
__ADS_1
❤❤❤
Selamat membaca man teman jangan lupa like nya ya Terimakasih🙏🙏