Calon Istri Milyader

Calon Istri Milyader
Apartemen


__ADS_3

Alika membaringkan tubuhnya diatas tempat tidur. Ia menatap langit-langit kamar memikirkan apa yang akan Ia lakukan selanjutnya.


"Arghh..! Mama dan Papa menyebalkan! tidak mau membantu Alika" Teriak Alika lalu memijit pelipisnya.


Lama berpikir dan tidak menemukan ide, akhirnya Alika mengambil ponselnya lalu menghubungi Meriska lewat video call.


Drrtt.. drrtt.. drrtt..


"[Halo]" Jawab Meriska setelah menggeser tombol hijau dan menampilkan wajah Alika.


"[Kamu dimana?]" Tanya Alika.


"[Masih di hotel, ada apa?]" Tanya Meriska.


"[Jalan yuk! Aku bosan di sini. Kamu tau nggak, sekarang Aku ada dimana?]" Tanya Alika.


"[Ya mana Aku tau? kamu kan belum mengatakannya." Jawab Meriska.


"[Di Apartemen Zein! dan Aku tinggal berdua dalam satu atap dengannya, gila nggak tuh!]" Seru Alika.


"[Hah!? bukannya kamu tinggal di Mansion bersama keluarga Zein?]" Tanya Meriska.


"[Kami baru aja pindah. Kalo nggak percaya lihat ini.]" Alika mengarahkan ponselnya ke seluruh ruangan sambil berjalan menuju dapur.


"[Woow.., keren banget Apartemennya. Ada dua kamar. Designnya juga sangat mewah. Benar-benar selera kalangan atas. Kalau aku tinggal di apartemen seperti itu, bisa-bisa Aku nggak mau keluar untuk kerja. Hehehe.. ]" Kagum Meriska.


"[Dasar pemalas! Kalau Aku ingin segera pergi dari sini. Kamu nggak tau sih gimana menyebalkannya Zein. Masa Aku di tinggal sendiri di sini.]" Kesal Alika.


"[Dia kemana?]" Tanya Meriska.


"[Ke kamarnya.]" Jawab Alika.


"[Tentu saja Dia meninggalkanmu, masa Dia mengajakmu ke kamarnya. Yang bener aja. Apa jangan-jangan kamu harap Dia mengajakmu ke kamar? jangan gila Alika, sadar..! buang pikiran kotormu jauh-jauh. Ya.. meskipun Aku akui tunangan kamu itu sangat tampan dan mempesona, tapi kamu juga harus jaga diri, jangan sampai melakukan hal itu diluar nikah]" Ujar Meriska.


"[Wah... otak kamu makin eror! Sepertinya harus di servise biar berfungsi dengan baik.]" Kesal Alika.


"[Otakku masih normal ya! Kamu yang harus jaga pikiran dan hati kamu saat berdekatan dengan Zein. Kadang jika pria dan wanita dalam satu ruangan, setan gampang datang dan menghasut. Dan kamu tahu kan apa yang akan terjadi?]" Tanya Meriska.


"[Tidak akan ada yang terjadi.]" Jawab Alika kesal.


"[Semoga aja, Ngomong-ngomong kenapa kalian pindah ke Apartemen?]" Tanya Meriska.


"[Ini semua karena Kakek ingin kami saling mengenal dan makin dekat.]" Jawab Alika.


"[Sampai kapan? jangan lama-lama, aku nggak bisa urus perusahaan sendiri.]" Tanya Meriska.

__ADS_1


"[Entahlah, kata Kakek sampai kami dekat dan saling mencintai.]" Kesal Alika.


"[Wahh..., sepertinya bukan dekat lagi deh nantinya. Akan ada benih-benih cinta diantara kalian.]" Ejek Meriska.


"[Kamu sangat mengesalkan Meriska! Aku mau kita ketemuan di restoran Zhuzhi satu jam lagi. Ada yang ingin aku bicarakan denganmu tentang Dirga.]" Ujar Alika.


"[Dirga? males banget dengar namanya, tumben kamu mau bahas tentang Dia. Biasanya juga kamu menghindar jika aku ingin membahasnya.]" Ujar Meriska. Ia paling tidak mau membahas Dirga karena Meriska sangat yakin jika Dirga dan Priska memiliki hubungan.


"[Sudah dulu ya? Aku mau mandi, bye-bye.]" Alika segera menutup telponnya sebelum Merisak menolak untuk bertemu.


............


Alika keluar dari Apartemen, Ia sudah membuat janji dengan Meriska di salah satu restoran. Sebelum Meriska kembali ke Milan, Ia ingin bertemu dengan Meriska untuk membicarakan masalahnya dengan Dirga. Meskipun Ia sudah meminta Meriska untuk memutuskan kontrak kerja sama dengan perusahaan Dirga. Tapi Dia belum menceritakan alasan dari keputusannya.


"Alika, sini!" Seru Meriska sambil melambaikan tangannya.


Alika tersenyum melihat sahabatnya. Ia mendekat lalu duduk di kursi berhadapan dengan Meriska.


"Kamu sudah lama?" Tanya Alika.


"Aku juga baru datang, minuman yang aku pesan aja belum datang." Jawab Meriska.


Meriska memegang pundak Alika lalu memperhatikan matanya yang bengkak.


Alika mengangguk dan air matanya kembali keluar. "Dirga selingkuh." Ungkap Alika.


Prakk!


Meriska langsung memukul meja membuat Alika dan pengunjung lain kaget dan menatapnya.


"Maaf." Ujar Meriska pada pengunjung restoran yang lain sambil tersenyum malu.


"Hikss, hikss..." Tangis Alika, Ia menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.


"Dengan Priska kan?" Tebak Meriska. Ia sudah tahu hal ini akan terjadi. Alika tidak akan percaya dengan mudah omongan orang lain jika bukan dia sendiri yang melihat dan membuktikannya.


"Iya, hatiku hancur, sakit, Aku tidak pernah menyangka Dirga tega selingkuh apalagi dengan Priska. Aku percaya pada mereka berdua dan ternyata mereka menusukku dari belakang. Tidak ada lagi yang bisa Aku harapkan dari Dirga, meskipun Aku masih sangat mencintainya, tapi Aku tidak ingin sakit untuk kedua kalinya jika aku memaafkannya." Ungkap Alika.


"Sudahlah, jangan menangis kamu tahu dari mana kalau mereka selingkuh?" Tanya Meriska.


"Aku melihatnya dengan mata kepalaku sendiri." Jawab Alika.


"Kamu sih nggak percaya denganku? Aku sudah memberitahumu berkali-kali tapi kamu tetap membela Dirga dan Priska. Trus, Apa kamu masih ingin mempertahankan hubungan kalian?" Tanya Meriska.


"Tentu saja tidak! Aku tidak mungkin bersama dengan pria yang suka berselingkuh. Aku memang masih sangat mencintainya, tapi cukup sampai di sini hubungan kami. Semuanya sudah berakhir. Aku tidak mungkin kembali dengannya." Ujar Alika.

__ADS_1


"Aku setuju, trus, apa yang akan kamu lakukan selanjutnya?" Tanya Meriska.


"Tetap lakukan apa yang sudah aku katakan, batalkan semua kontrak kerja sama kita dengannya. Aku tidak mau lagi berurusan dengannya." Jelas Alika.


"Kalau itu sementara aku kerjakan. Tapi Aku minta waktu seminggu untuk menyelesaikannya. Kebetulan seminggu lagi kontrak kerjasama akan berakhir. Dengan begitu kita tidak perlu lagi memperpanjang kontrak kerjasa kita. Tapi jika kamu tidak setuju dan tetap ingin membatalkannya sekarang, maka kita harus bayar ganti rugi lima puluh persen dari jumlah dana yang telah kita sepakati. Bagaimana?" Tanya Meriska.


Alika berpikir sejenak. Ia bisa saja membatalkan kontak itu sekarang. Tapi Dirga akan mendapatkan keuntungan besar jika itu Ia lakukan.


"Baiklah, Aku setuju, lakukan yang terbaik. Aku percayakan semuanya padamu. Maaf, Aku belum bisa membantumu di kantor. Kamu tau sendiri kan? Aku harus menyelesaikan masalahku dengan Zein. Tidak mudah lepas dari keluarga Zein. Apalagi Kakek Hutama juga berada di Mansion. Pergerakanku terbatas. Apalagi Zein selalu mengawasiku." Jelas Alika.


"Ngomongin Zein, bagaimana hubunganmu dengannya?" Tanya Meriska.


"Masih jalan di tempat. Tidak ada kemajuan, sepertinya kami tidak akan pernah cocok. Aku masih berusaha mencari cara untuk membatalkan pertunangan kami. Perbedaan diantara kami itu terlalu jauh. Aku di bumi dan Dia di langit, sangat sulit untuk di satukan." Jelas Alika.


"Kenapa seperti itu? bukannya kalian sudah bersatu? Tuh buktinya, cincin yang melingkar di jari manis kamu." Uajr Meriska.


"Ah, Dia tuh sangat menyebalkan, jahil, tidak bisa di bantah, suka marah-marah, egois. Semua yang aku nggak suka ada pada Zein, aku sangat benci dengannya. Meriska kenapa kamu melotot? Apa kamu nggak percaya dengan yang aku katakan? Beneran sumpah, amit-amit deh ..! Aku berjodoh dengannya." Alika mengetuk meja beberapa kali dengan kepalan tangannya.


Meriska hanya melotot mendengar ucapan Alika.


"Kenapa kamu bengong? kamu nggak percaya kalau Zein memang seperti itu?" Tanya Alika.


Meriska menggelengkan kepalanya agar Alika berhenti bicara.


"Aku serius. Kamu nggak tau aja jika kamu berdua bertemu. Sudah seperti Tom and Jerry yang tidak mungkin hidup dalam satu atap. Makanya, Aku lebih senang mengurung diri di kamar dari pada keluar dan bertemu dengan wajah batu karangnya Zein." Kesal Alika.


"Ya ampun...! Alika." Lirih Meriska sambil menepuk jidatnya.


"Kamu kok aneh? nggak nyambung tau." Kesal Alika.


"Itu..." Tunjuk Meriska ke belakang Alika.


Alika berbalik melihat siapa yang berada di belakangnya.


.


.


.


Bersambung....


Sahabat Author yang baik ❤️


Jika kalian suka dengan cerita ini, Jangan lupa, Like, Komen, Hadiah, Dukungan dan Votenya ya! 🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2