CEO Ganteng Suamiku

CEO Ganteng Suamiku
Bab 23


__ADS_3

Putri pun segera berlalu mengikuti pengacara untuk pergi ke kantor Randy, selama di perjalanan Putri senantiasa berdoa agar urusan nya hari ini di mudahkan. Putri juga berharap pertemuan nya hari ini bersama keluarga korban yang di wakili olehnya bisa berujung perdamaian karena Putri tidak ingin suaminya di tuntut oleh keluarga korban, walau bagaimana pun Randy terdampak masalah seperti saat ini karena Putri jadi Putri ingin menebus kesalahannya.


Setelah hampir satu jam di tempuh akhirnya Putri dan pengacara sampai di kantor milik Randy, saat Putri turun banyak karyawan kantor yang menatap Putri heran karena Putri datang bersama pengacara Randy. Putri yang di tatap pun hanya memberikan senyuman saat dia melewati karyawan-karyawan itu hingga Putri dan pengacara sampai di depan lift dan segera menuju ke lantai empat lima khusus ruangan meeting.


Putri pun sampai di ruangan meeting dan terlihat sudah ada beberapa keluarga korban disana,


"Selamat pagi, maaf menunggu," kata Putri tersenyum.


"Pagi," kata keluarga korban.


"Sebelumnya saya ingin memperkenalkan diri terlebih dahulu, saya Putri Niken istri pak Randy dan kehadiran saya disini mewakili suami saya karena suami saya sedang berhalangan hadir dikarenakan sedang menjalani perawatan di rumah sakit mohon bapak dan ibu dapat memakluminya," kata Putri tersenyum.


"Saya juga ingin mengucapkan bela sungkawa kepada bapak dan ibu atas meninggalnya salah satu karyawan terbaik kami yakni saudara Aldi Pratama yang saat kejadian kebakaran kemarin tengah bertugas dan beberapa karyawan lain mengalami luka sehingga memerlukan perawatan intensif di rumah sakit, terus terang kejadian ini di luar kehendak kami dan saat ini para pelaku pembakaran tengah di tangani polisi. Saya disini mewakili suami saya ingin menyampaikan jika seluruh pengobatan akan kami tanggung hingga sembuh total, dan untuk keluarga almarhum kami akan memberikan kompensasi sebesar seratus juta dan akan membiayai kebutuhan sehari-sehari keluarga korban termasuk biaya sekolah anak-anak korban, tentunnya kami sangat paham dan sangat menyadari jika apa yang kami berikan kepada keluarga korban tidak akan mengembalikan almarhum ke sisi keluarga dan nyawa almarhum tidak dapat di tukar dengan apapun, namun kami harap kompensasi ini dapat sedikit meringankan beban keluarga terutama anak dan istri korban," jelas Putri.


"Tapi bu bagaimana jika anak kami cacat karena luka kebakaran kemarin?" tanya salah satu keluarga korban.


"Kami akan berusaha semaksimal mungkin agar dokter yang menangani dapat memberikan yang terbaik untuk para korban dan jika ada korban yang cacat karena peristiwa ini kami juga akan berusaha membawakan dokter spesialis dan jika perlu kami akan membawa mereka keluar negeri agar mereka dapat sembuh kembali, dan tentunya ini semua terjadi juga kehendak Allah semoga korban dapat sembuh total kembali seperti sebelumnya," jelas Putri tersenyum.


"Tapi bu ini bukan hanya uang saya kehilangan adik satu-satunya dan saat ini orang tua saya sedang sakit karena terpukul atas kepergian adik saya!" jawab tegas Firman kakak korban.

__ADS_1


"Kami sangat mengerti pak dan memang ini di luar kehendak kami, kami tidak menginginkan hal ini terjadi," kata Putri.


"Kalau saja perusahaan ini tidak mempunyai musuh adik saya tidak akan berakhir seperti sekarang, dan kenapa tidak suami Anda saja yang mati kenapa harus adik saya yang tidak tahu apa-apa hah!" jawab Firman menggebrak meja.


"Sekali lagi kami mohon maaf pak, jika semua ini kami ketahui lebih dulu kami tidak akan mempekerjakan karyawan hingga semuanya aman," jawab Putri.


"Halah sudahlah saya akan tetap melaporkan suami Anda ke polisi karena keteledoran! Saya tidak butuh uang Anda!" jawab Firman dan hendak berlalu pergi.


"Tunggu dulu pak," cegah Putri berdiri.


Firman pun berbalik dengan mata penuh amarah "Ada apa lagi? Saya rasa meeting ini sudah berakhir dan saya akan tetap melaporkan suami Anda ke polisi!" kata Firman tegas.


"Saya harap bapak dapat menimang kembali keputusan bapak saat ini," sambung Putri dan hanya mendapatkan tatapan tajam Firman lalu berlalu pergi ke luar ruangan.


"Mohon maaf atas ketidaknyamanan bapak dan ibu," kata Putri tersenyum dan duduk kembali.


"Bagaimana bapak ibu jika ada yang ingin bapak dan ibu tanyakan lagi silahkan, dan jika ada keinginan bapak dan ibu yang ingin kami penuhi silahkan sampaikan kepada kami," sambung Putri.


"Jika kami menuntut untuk membiayai kebutuhan kami selama perawatan dilakukan pada anggota keluarga kami apa ibu bersedia?" tanya salah satu keluarga korban.

__ADS_1


"Tentu. Jika memang untuk keperluan keluarga inti korban kami pasti akan biayai dengan syarat tidak ada kebohongan ataupun memanfaatkan situasi yang ada, jika kami mengetahui ada kebohongan ataupun memanfaatkan situasi kami juga tidak akan segan untuk meloporkan ke polisi atas tuduhan penipuan. Saya harap bapak dan ibu dapat bekerja sama dengan baik, apa bapak dan ibu setuju?" tanya Putri tegas.


"Baik kami setuju," ucap semua keluarga korban.


"Baiklah jika semua sudah setuju pengacara kami akan mengurus semuanya, terimakasih atas kepercayaan bapak dan ibu kepada kami," ucap Putri tersenyum.


"Pak mohon untuk membuatkan surat perjanjian ini dan di tandatangani oleh kedua belah pihak," pinta Putri dan di angguki oleh pengacara.


"Baiklah sambil menunggu surat perjanjian nya selesai di buat oleh pengacara kami silahkan bapak dan ibu menikamati makanan dan minuman yang telah kami sediakan," kata Putri mempersilahkan.


Mereka pun mengangguk dan menikmati makanan dan minuman yang ada di depan meja dan Putri hanya bisa bernafas lega karena semuanya berjalan dengan yang ia inginkan meskipun ada salah satu keluarga korban yang tetap ingin melaporkan Randy ke polisi namun Putri tidak gentar untuk memperjuangkan suaminya agar Firman mengurungkan niatnya untuk melaporkan Randy ke polisi.


"Terimakasih sayang," kata Randy di seberang sana dan hanya di balas senyuman oleh Putri tanpa menjawabnya karena tidak ingin keluarga korban mengetahui bahwa sejak tadi earphone nya tersambung dengan Randy.


Setelah beberapa saat menunggu akhirnya pengacara memberikan kode bahwa surat yang di minta Putri telah selesai dan mendapat anggukan dari Putri.


"Baiklah bapak ibu mohon maaf mengganggu waktunya," ucapan Putri seketika menghentikan keluarga korban menikmati makanannya dan kembali menatap Putri.


"Karena surat nya telah selesai kami harap ibu dan bapak dapat bersedia menandatangani surat perjanjian ini sebagai tanda jika bapak dan ibu setuju dengan hasil rapat hari ini dan tidak ada penuntutan kepada suami saya kedepannya," kata Putri tersenyum dan di angguki oleh para keluarga korban.

__ADS_1


Setelah mendapatkan persetujuan dari keluarga korban Putri pun segera meminta pengacara untuk memberikan surat yang akan di tandatangani oleh keluarga korban dan mendapat anggukan dari pengacara. Selesai surat di tandatangani oleh para keluarga korban Putri pun ikut menandatangani surat tersebut dan kemudian mengcopynya agar seluruh keluarga dapat memiliki surat perjanjian tersebut, setelah semua selesai Putri pun menutup meeting ini dan memberikan bingkisan kepada keluarga korban sebaga bentuk peduli Putri kepada keluarga korban dan Putri meminta maaf karena belum sempat menjenguk para korban secara langsung karena suaminya masih di rawat dan keluarga korban pun mengerti.


__ADS_2