
Hallo guys ☺
Terimakasih yang sudah membaca dan memberikan dukungan di novel "Ceo Ganteng Suamiku" sampai ke bab ini ya di tunggu undiannya bulan depan 🥰
Visual Randy
Visual Putri
Visual Thania
Visual Lira
Visual Chiko
__ADS_1
Visul Dika
Visual Sefti
Hihi ini hanya gambaran Author saja ya guys ☺
Sesampainya di kantor Randy segera menuju ruang meeting yang berada di lantai empat puluh lima Chiko pun terus menerus menghubungi Randy membuat Randy semakin tidak karuan karena baru pertama kalinya Randy harus berlari-lari ketika ia akan melaksanakan meeting, apalagi meeting saat ini merupakan meeting untuk keberlangsungan hidup dan mati perusahaan Randy yang sudah beberapa tahun ini ia bangun dengan susah payah. Saat lift terbuka Randy segera berlari dimana Chiko sudah menunggunya di depan pintu ruang meeting.
"Akhirnya lo sampai juga, ayo cepat mereka sudah menunggu," kata Chiko langsung membukakan pintu untuk Randy.
Randy pun mengatur nafasnya sebentar sebelum ia masuk ke ruang meeting dan sedikit merapikan penampilannya yang berantakan, ketika Randy masuk tampak seluruh client dan kolega-kolega penting Randy sudah berada di sana dengan wajah yang tidak dapat di artikan. Randy segera masuk ke dalam dan berjalan menuju kursi kebesaranngmya dengan senyuman yang tidak pernah luntur, Chiko pun segera membuka meeting mereka saat Randy duduk dengan tenang dan memberikan kode pada Chiko.
Ketegangan pun tidak terhindarkan saat salah satu kolega Randy meminta ganti rugi tiga kali lipat karena merasa sangat tertipu oleh perusahaan Randy yang menjanjikan pendapatan berkali-kali lipat dari biasanya bahkan ia telah menanamkan saham lebih dari lima puluh persen dan tidak membuahkan hasil sama sekali malah ia yang rugi, Randy berusaha setenang mungkin menangani koleganya tersebut di bantu Chiko dan tak lama kemudian Chiko meminta pak Sam masuk yang sontak membuat semua orang yang ada disana kaget dengan seseorang yang datang bersama pak Sam bahkan salah satu dari mereka melontarkan kata-kata kasar padanya terutama orang yang tadi meminta ganti rugi tiga kali lipat pada Randy menghampiri seseorang yang berada di belakang pak Sam.
"Eh kamu mana janjimu untuk memberikan pendapatan tiga kali lipat pada saya? Kemana saja kamu saya sudah mencarimu kemana-mana malah kamu kabur tanpa tanggungjawab!!" kata pria itu dengan nada tinggi.
__ADS_1
"Ya betul kembalikan uang kami berikut ganti ruginya!" teriak pria lain yang di ikuti seluruh kolega lain.
Sefti yang merasa terpojok hanya bisa tertunduk lemah tanpa mengeluarkan sepatah katapun apalagi seluruh badannya saat ini sudah begitu remuk dan sakit karena perbuatan pak Sam dan anak buahnya sehingga ia hanya bisa pasrah dengan akibat yang ia harus terima.
Melihat suasana yang semakin memanas Randy pun segera melerai dan menghentikan teriakan-teriakan mereka.
"Mohon maaf pak mohon tenang dan saya sangat memaklumi sikap bapak-bapak sekalian karena itu saya pasti akan mempertanggungjawabkan perbuatan salah satu karyawan saya bahkan beliau sudah sangat saya percaya untuk mengelola perusahaan ini dengan baik namun kepercayaan saya pun telah di salahgunakan oleh beliau dan tentunya bukan hanya bapak-bapak yang mengalami kerugian saya pun sangat-sangat di rugikan oleh beliau karena telah merusak nama baik perusahaan saya dan bahkan telah mencelakai istri dan calon anak saya maka dari itu untuk mengganti seluruh kerugiannya saya memberikan beberapa harta milik beliau termasuk beberapa perusahaan beliau yang dulunya di kelola oleh almarhum ayahnya baik yang berada di dalam negeri maupun di luar negeri," jelas Randy membuat seluruh kolega dan client Randy terdiam dan duduk kembali.
"Untuk selanjutnya saya serahkan kepada bapak-bapak sekalian jika ingin menindaklanjuti kasus ini ke ranah hukum dan untuk pengurusan surat-surat saham yang dimiliki oleh beliau untuk membayar ganti ruginya saya sudah siapkan tim pengacara untuk mengurus suluruh kelengkapan surat-suratnya," sambung Randy lagi.
Sefti yang mendengar hendak di laporkan ke polisi pun membelalakan matanya karena ia berpikir apa yang sudah ia alami kemarin malam oleh anak buah Randy adalah hukuman yang akan ia dapatkan namun ternyata Randy mengambil seluruh aset yang ia punya bahkan sekarang ia harus menerima kenyataan jika hidupnya akan berakhir di sebuah jeruji besi dan merasakan dinginnya lantai penjara hal yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya namun karena obsesinya yang begitu menginginkan Randy sehingga ia menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya dan sekarang malah menjadi boomeranf untuk dirinya sendiri, perusahaan yang papanya bangun dengan susah payah dulu harus pindah begitu saja ke tangan orang lain karenanya. Seandainya waktu dapat di putar kembali Sefti tidak akan melakukan hal-hal bodoh seperti sekarang dan akan mencari pria lain yang juga menginginkannya namun penyesalan itu datang saat semua yang ia miliki telah hilang bahkan orang yang sangat ia cintaipun tidak pernah melihatnya dan tidak pernah ia miliki sama sekali justru begitu berbalik sangat membencinya terutama ia juga telah menyakiti istri dan calon anaknya dimana Sefti tidak pernah mengetahui jika Putri tengah mengandung darah daging Randy anak yang begitu Randy harapkan kehadirannya, andai saja Sefti tau jika Putri sedang mengandung ia tidak akan pernah mengusik kehidupan rumah tangga Randy dan Putri dan lebih memilih untuk mundur.
"Baiklah kalau begitu kami sepakat untuk mengambil alih perusahaan wanita ini," kata salah satu client Randy.
"Iya kami setuju, namun wanita ini tetap harus di proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya karena telah melakukan penipuan kepada kami," sambung kolega Randy.
"Baiklah jika itu keputusan bapak-bapak sekalian saya sebagai pemimpin perusahaan ini akan segera memproses karyawan saya secara hukum, saya harap bapak-bapak juga tidak mencabut saham yang tertanam di perusahaan saya dan tetap bekerjasama dengan kami," kata Randy dengan perasaan yang kembali tidak menentu.
"Baiklah dengan catatan tidak ada lagi kasus seperti ini dan kami harap pak Ramdy dapat lebih selktif memilih pekerja," kata client Randy.
Chiko pun berinisiatif untuk melakukan vote siapa saja yang masih ingin bertahan bekerjasama dengan perusahaan Randy dan yang membatalkan kerjasamanya dimana hasil vote itu membuat Randy dan Chiko sedikit bernafas lega karena walaupun ada beberapa kolega yang memutuskan kerjasamanya dengan perusahaan Randy tetap lebih banyak yang masih ingin bertahan bekerjasama terutama yang memutuskan kerjasamapun tidak menuntut apapun untuk mengganti kerugian mereka karena mereka juga merasa prihatin dengan keadaan Randy yang juga menjadi korban Sefti terlebih Sefti telah mencelakai Putri dan calon anaknya sehingga mereka memberikan toleransi kepada Randy yang tentunya membuat Randy bersyukur karena apa yang terjadi kepada Randy dan Putri terdapat hikmah dan berkah untuk keluarga kecilnya, Randy juga berharap semoga kedepannya kejadian ini tidak pernah terulang lagi di masa yang akan datang.
__ADS_1