
Tiga Bulan Kemudian..
Putri sedang menikmati biskuit di sofa sambil menonton film kesayangannya oppa korea, ia tampak begitu serius menonton hingga tak menyadari kedatangan suaminya yang sedang berjalan mendekat ke arahnya dan tiba-tiba memeluknya hingga membuat Putri kaget dan mendongakan kepalanya.
"Sayang kamu ngagetin aja," kata Putri memegang lengan suaminya.
"Selamat ulang tahun sayang," kata Randy mengecup kening istrinya sambil tersenyum manis.
"Sayang kamu tau hari ulang tahunku?" kata Putri antusias.
"Tentu dong sayang masa aku tidak tau ulang tahun istriku yang cantik ini," kata Randy memegang pundak istrinya.
"Sekarang kamu siap-siap ya kita pergi ke suatu tempat," sambung Randy.
"Kemana sayang," kata Putri lalu bangkit dari duduk nya menghampiri Randy.
"Rahasia dong sayang, aku tunggu disini ya jangan lupa dandan yang cantik," bisik Randy sambil mengedipkan sebelah matanya.
Putri pun berlalu pergi meninggalkan Randy di ruang tamu dan beranjak ke atas untuk berdandan sesuai yang Randy minta, dalam hati Putri ia sangat senang karena ternyata suaminya itu mengetahui hari ulang tahunnya karena sejak bangun tidur tadi suaminya hanya bersikap seperti biasanya saja yang ia pikir bahwa suaminya tidak peduli dengan hari bahagianya dan sedikit membuatnya kecewa. Namun ternyata prasangka Putri salah, suaminya itu sedang berusaha memberikan kejutan untuk hari bahagianya dan sengaja bersikap cuek padanya. Kini Putri sedang memilah baju yang hendak di pakainya dan ternyata tidak ada yang menarik baginya hingga ia memanyunkan bibirnya dan hendak kembali menemui Randy di bawah namun saat ia keluar dari kamar ganti ternyata Randy telah menyiapkan gaun pesta berwarna putih motif merah muda dan jilbab berwarna merah muda polos yang memberikan kesan sederhana namun tetap cantik dan anggun saat Putri memakainya, Putri pun segera memoles dirinya tipis dan memakai soflent berwarna abu-abu yang membuat Putri bak ratu di negeri dongeng dimana Putri juga mengenakan sepatu wedges tinggi lima sentimeter berwarna putih dan tas gold berukuran kecil.
Setelah selesai bersiap Putri pun segera turun ke bawah menemui suaminya yang sudah menunggu lama, tampak Randy sedang membuka laptop nya dengan serius dan Putri turun secara perlahan hingga ia tiba di depan Randy memberikan senyuman manis nya hingga membuat Randy terpesona dengan kecantikan hakiki yang Putri miliki. Randy bangkit dari duduknya menatap Putri tanpa berkedip sedikitpun hingga membuat Putri tersipu malu karena Randy yang memandangnya seperti hendak memangsanya.
"Sayang... Kenapa kamu memandangku seperti itu?" kata Putri yang membuat Randy tersadar.
__ADS_1
"Cantik banget sih istriku ini," kata Randy menghampiri Putri dan memegang pinggangnya.
"Makasih sayang, ini semua karena gaun yang kamu belikan ini jadi membuatku terlihat cantik," jawab Putri.
"Tapi memang pada dasarnya hatimu juga cantik sayang sehingga auranya lebih keluar melalui pancaran wajahmu," kata Randy mengedipkan sebelah matanya.
"Iihhh gombal deh kamu," jawab Putri tersipu malu.
"Aku gak gombal sayang memang itu kenyataannya,* jawab Randy mencium pipi Putri dan mengusap perut Putri yang sudah mulai membuncit.
"Makasih suamiku yang sangat tampan," kata Putri memegang pipi Randy dengan gemas..
"Yasudah ayo kita berangkat sayang," ajak Randy menggandeng tangan istrinya itu.
Satu jam perjalanan akhirnya mereka sampai di tempat yang di tuju Randy pun segera menutup mata Putri saat ia membukakan pintu untuknm Putri, Putri hanya mengikuti apa yang Randy arahkan tanpa bertanya apapun ketika Randy membawa nya berjalan ke suatu tempat dan saat mereka sampai di tempat tujuan Randy pun membuka penutup mata Putri yang seketika membuat Putri mengerjapkan matanya lalu membukanya pelan. Mata Putri seketika terbelalak sempurna sambil menutup mulutnya karena terkejut dengan apa yang tersuguh di depannya dimana banyak lampu-lampu indah disana bagaikan bintang di langit dan tempat Putri berdiri saat ini di kelilingi dengan bunga mawar dan lilin serts terdapat meja makan mini dengan makanan yang sudah tersuguh sempurna di sertai lilin di atasnya yang membuat suasana malam itu semakin romantis.
"Apa kamu menyukainya sayang?" kata Randy memeluk Putri dari belakang.
Putri pun menganggukan kepalanya dan tersenyum lebar, "Iya sayang aku sangat menyukainya aku tidak pernah melihat ini sebelumnya, terimakasih sayang," kata Putri mengusap pipi Randy.
Randy pun segera membalikkan badan Putri dan mencium bibirnya lama, "I love you istriku," kata Randy melepaskan ciumannya dan memeluk Putri erat.
"I love uou too suamiku sayang," jawab Putri mengusap punggung Randy.
__ADS_1
"Sayang...." kata Randy menatap Putri sendu.
"Iya sayang," jawab Putri.
"Ada sesuatu lagi untukmu mari kita duduk di meja sana," kata Randy membimbing Putri untuk berjalan menunu meja yang tidak jauh dari tempat mereka berdiri.
"Wah ini kan makanan kesukaanku sayang, kamu sengaja membawa ini untukku?" tanya Putri yang terus menatap meja dengan menu yang sangat menggugah selera.
"Iya sayang ini semua aku pesan khusus buatmu," jawab Randy menarik kirsi untuk Putri.
"Emmm apa boleh aku memakannya sekarang? Perutku sudah keroncongan melihat menu-menu jepang ini," jawab Putri.
Randy membiarkan Putri menikmati makanan nya terlebih dahulu sebelum ia memberikan hadiah untuk Putri, Randy juga ikut memakan makanan yang sudah tersedia di meja. Lima belas menit kemudian Putri sudah hampir menghabiskan makanan itu di bantu Randy, saat situasi inilah Randy memberikan hadiah ulang tahun untuk Putri yang ia ambil dari saku jasnya dan langsung menyimpannya di atas meja yang membuat Putri menatapnya bingung.
"Sayang apa ini?* tanya Putri.
"Bukalah sayang," jawab Randy singkat.
Tanpa pikir panjang Putri segera membuka kotak itu yang membuat Putri kembali membelalakan matanya melihat satu set perhiasan belian dengan liontin berbentuk love lalu Randy bangkit dari duduknya dan mendekat ke arah Putri lalu memakaikan perhiasan kalung di leher Putri membuat Putri semakin terlihat cantik meski tertutup dengan jilbab panjangnya. Dilanjut dengan memasangkan cincin dan gelang di lengan Putri.
"Apa kamu menyukai hadiahnya sayang," tanya Randy.
"Tentu sayang ini sudah lebih dari cukup, dan aku sangat menyukai kejutan dari kamu untukku," jawab Putri memeluk suaminya.
__ADS_1
Randy tersenyum senang mendengar jawaban Putri dan antusias Putri dari awal ia sampai di tempat itu hingga dua jam kemudian Putri senantiasa tersenyum dan bersemangat. Malam ini menjadi hari ulang tahun Putri yang sangat berkesan untuknya karena ulang tahunnya kali ini ia sudah menikah dan akan menjadi seorang ibu serta ia mendapatkan bonus yaitu dinikahi seorang ceo tampan yang juga begitu mencintai dan menyayanginya.