Ceo Kejam Ber Istri Buta

Ceo Kejam Ber Istri Buta
Untuk orang yang tak mampu


__ADS_3

erik dan sindi sudah keluar yang hanya menyisa kan regia dan excel di ruangan kantor excel.


excel mengambil obat p3k dari laci kecil dimeja nya,kemudian berdiri dan duduk di sofa.


"duduk" excel memberi isyarah untuk duduk di samping nya,tanpa menunggu lagi regia langsung menuruti perintah tuan nya.


"ngak perlu tuan, nanti biar saya obati sendiri" ucap regia setelah melihat excel mengeluar kan beberapa alat p3k.


"diam,saya ngak suka di bantah" excel berbicara tegas.


excel membersih kan darah di ujung bibir mungil regia, sesekali regia meringis kesakitan ketika excel dengan sengaja menekan luka nya.


"kenapa ngak balas"


"saya tidak berani tuan, saya cuman asisten bagaimana bisa melawan seorang karyawan" regia menundukkan wajah nya.


excel mengangkat dagu regia.


"kalau kamu melihat situasi untuk membalas, kamu tidak akan pernah bisa membalas nya" excel berkata dengan penuh kelembutan.


regia menatap dalam mata excel benar tidak ada kebohongan di sana.


"jangan pernah membiar kan orang lain menginjak mu meskipun cuman sekali, karna kalau hal itu terjadi pasti akan ada yang kedua kali"


"terima kasih tuan,saya akan ingat kata-kata anda" regia tersenyum ke arah excel.


excel merapikan kembali p3k yang barusan di gunakan, regia menatap jam dinding yang ada di ruangan excel.


"tuan waktu nya makan siang, biar saya belikan anda makanan"


regia berdiri belum sempat kaki nya melangkah tangan regia ditahan oleh excel.


"kamu mau keluar dengan pakai an kotor seperti itu"


excel menunjukkan dengan dagu nya, regia baru ingat kalau tadi sindi menumpah kan kopi ke baju nya.


"pakai ini" excel memakai kan jas cadangan nya di pundak regia.


"sakali lagi terima kasih tuan" regia memaki jas excel dengan benar meskipun sangat besar di tubuh nya.


"saya mau makan di restoran,kamu temani saya" excel menarik tangan regia, sampai ke luar kantor.


hal itu mengundang banyak tatapan orang yang pasti nya akan membicara kan gosip tentang nya.


regia kembali menatap lelaki yang menarik tangan nya, excel tidak peduli dengan lingkungan sekeliling nya, ekspresi nya tetap tenang dan datar.


'kayak nya, punya sifat bodo amat itu perlu,untuk apa? mengabaikan hal yang tidak penting' batin regia.


...----------------...


tiran sekarang sedang merasakan nikmat yang tiada tanding, tubuh nya telangang bulat hanya bagian bawah nya yang tertutup.

__ADS_1


terkeculi inti tubuh nya yang sedang di mainkan oleh seorang wanita penghibur,tangan wanita itu berada di perut tiran.


tangan tiran meremas tangan wanita nya, kepala nya tertarik ke belakang, mata nya terpejam dengan mulut sedikit menganga.


kepala wanita itu terangkat dengan nafas yang memburu kemudian berjalan ke atas menaiki tubuh tiran,ia mulai menciumi tubuh tiran.


wanita itu bernama celara,wanita penghibur kelas atas, hanya orang yang memiliki pangkat tinggi yang mampu menyewa nya.


tiran sudah tidak bisa menahan nya,ia mendorong tubuh celara dan berada di atas nya, tatapan nya sudah seperti vampir yang haus darah.


tiran sudah mau meluncurkan aksi nya,tapi suara dering ponsel nya membuat nya mengumpat begitu keras.


ia bangun dari posisi nya,dan menerima telfon, sedang kan celara menarik selimut untuk menutupi tubuh nya.


"kalian cari mati,mengganggu waktu saya" bentak tiran pada orang seberang.


"maaf tuan,saya lancang"


"ada perlu apa kalian telfon saya"


"tuan anda mendapat kiriman dari seseorang, tapi tidak ada alamat pengirim nya,dan nama orang yang mengirim"


"ya sudah letakkan saja di markas,biar saya nanti yang membuka"


"baik tuan"


tiran memutus kan sambungan nya,baru saja diri nya ingin berdiri dan memakai pakaian nya, suara lemas wanita menghenti kan nya.


"tuan mau kemana"


"apa tidak lebih baik kita tuntas kan dulu hasrat kita" celara ber kata dengan ekspresi yang memohon.


tiran menyingkap selimut yang menutupi wanita di depan nya, tubuh nya kembali memantik birahi kejantanan tiran.


tanpa berpikir lama tiran langsung menubruk tubuk celara dengan hasrat yang meluap.


"tuntas kan sepuas nya tuan" ucap celara dengan erangan kecil yang keluar dari mulut mungil nya.


...----------------...


tiran melangkah maju ke gedung yang terlihat tidak terurus lusuh dan kumuh, anak buah nya langsung menghampiri tiran.


"di mana kalian menemukan benda itu" tanya tiran.


"di depan rumah anda tuan "


tiran duduk di kursi yang di sediakan anak buah nya, tiran menatap benda di depan nya.


"kalian sudah memeriksa dengan alat kalau tidak ada benda peledak atau semacam nya di dalam itu"


"sudah tuan,tidak ada yang membahaya kan "

__ADS_1


tiran heran, ia berdiri dan mendekati benda yang di kirim kan kepada nya.tiran tak habis pikir, siapa yang mengirim benda sebesar ini kepada nya.


kalau bukan sesuatu yang menghancur kan nya,lantas apa? apa mungkin kiriman itu dari orang yang menyukai nya secara diam-diam!


tiran langsung membuka kertas yang menjadi pembungkus luar, mata nya melotot ketika yang di dalam kiriman itu adalah sebuah peti mati.


"Shiitt…" tiran mengumpat begitu keras.


tubuh nya membeku ketika melihat isi yang ada di dalam peti, ia menundukkan tubuh nya.


"rosa" ucap tiran lirih.


tiran menyentuh pipi rosa yang sudah dingin, ia memandang tubuh rosa yang tidak tertutup dengan sehelai kain pun.


melain kan tertutup dengan foto-foto tiran dan rosa waktu di hotel xiyuna, tangan tiran mengepal kuat mata nya menyalah karna amarah.


"ROSA" tiran teriak histeris membuat anak buah nya berdiri semakin tegap.


"siapa yang melakukan ini pada mu sayang" tiran membersih kan foto yang menempel di tubuh rosa.


tiran menemukan sebuah gulungan kertas di pertengahan dada rosa, ia membuka nya.


...'Untuk orang yang tak mampu'...


tiran merasa terhina dengan kalimat itu,ia langsung meremas kertas itu dan membuang sembara ngan.


tiran melepas kan jas nya guna menutupi tubuh rosa, ia langsung mengangkat tubuh kaku wanita di depan nya dan membawa ke kediaman nya.


...----------------...


tiran menyewa seorang perias yang mahal untuk meriasi rosa dan membelikan gaun putik yang sangat indah.


tiran mendekati mayat rosa yang masih di tidur kan di kasur nya,menatap wajah cantik rosa yang sudah berbalur mek up.


"sayang kamu tidur yang tenang ya" ucap tiran mencium tangan dingin rosa.


"kamu tau sayang,aku tadi melaku kan hubungan itu dengan wanita lain,karna aku rindu sama kamu,hanya wajah kamu yang ada dalam fikiran ku bukan yang lain" tiran menggenggam erat tangan rosa.


"kenapa kamu diam sih sayang,kamu marah ya sama aku" sekarang tiran semakin terlihat seperti orang gila.


raut wajah tiran berubah dengan seketika menjadi sangat ganas.


"excel aku akan membalas semua nya, membuat mu hancur"


tiran mengelus pipi rosa dengan lembut, kasih sayang nya sangat dalam dengan manta istri presedir WR itu.


"tuan peti nya sudah siap" seorang berpakai an serba hitam berada di pintu kamar tiran.


"kalian kesana dulu,saya yang akan mengangkat nya"


"baik tuan"

__ADS_1


sebelum mengagkat tubuh rosa,tiran mencium kening rosa lama,menyalur kan rasa sakit hati nya.


satu tetes air mata jatuh,bukan air mata tiran melain kan air mata rosa, tiran langsung mengangkat tubuh rosa,dan meletakkan nya di peti putih dengan sangat hati-hati.


__ADS_2