Ceo Kejam Ber Istri Buta

Ceo Kejam Ber Istri Buta
excayang


__ADS_3

excel sudah rapi dan siap untuk berangkat, ia kembali masuk ke kamar nya yang mendapati kekasih nya, regia. masih memejam kan mata dengan mulut yang sedikit menganga.


excel mendekati regia, kemudian duduk di samping regia. tangan nya terulur untuk membenar kan selimut yang masih menutupi tubuh regia.


ada rasa tidak rela dari kilatan mata elang excel ketika menatap sendu wajah regia yang masih tertidur pulas.


excel sengaja mematikan jam beker yang tadi malam regia siap kan setelah regia baru terlelap tidur.


bibir excel mendarat tepat di kening regia, mengecup nya lama untuk menyalur kan rasa berat hati yang sekarang melanda hati nya.


excel sedikit menjauh kan wajah nya, ketika regia menggeliat namun masih tak membuka mata. senyum tipis nya tersungging luas di bibir excel.


excel melangkah pergi ke luar kamar, setelah mengelus ujung kepala regia dengan lembut. dan berangkat menuju bandara tanpa di temani kekasih nya.


...----------------...


silau an matahari pagi membuat regia menggeliat dan bangun dari arus mimpi, ia kembali menatap ke samping tempat excel yang sudah tidak ada orang.


regia menghembus kan nafas kasar, dan kembali menatap langit-langit kamar excel dengan tatapan sendu. lalu ia mengingat pembicara an terakhir dengan excel sebelum keduanya terlelap dalam tidur.


Flesbeck on


'' besok kamu berangkat jam berapa '' tanya regia tanpa menatap lawan bicara nya.


'' perkira an jam enam pagi '' balas excel dengan mengusap lembut rambut belakang kepala regia.


'' kalau gitu, bangunin aku. aku mau mengantar mu pergi ke bandara besok '' pinta regia.


'' ngak perlu, kamu tetap saja di sini jangan kemana pun '' tolak excel mencoba selembut mungkin.


regia mendongak untuk menatap wajah excel ''kenapa aku tidak boleh mengantar mu? ''


excel menghembus kan nafas kasar '' bukan nya tidak boleh, aku tidak tega aja mau bangunin kamu. lagi pula aku takut akan ada masalah di perjalanan pulang kamu dari bandara''


regia menggeleng dengan pasti '' aku akan tetap ikut besok, malasalah kamu tidak tega bangunin aku tidur, aku sudah menemu kan solusi nya sendiri'' balas regia yang tak menerima penola kan.


excel terus melihat apa yang akan regia lakukan, senyum regia terukir indah setelah membenar kan jam untuk membangun kan nya besok.


'' dengan begini besok pasti aku akan bangun sendiri '' sambung nya dan kembali ke dalam pelukan excel.


''baiklah terserah. kamu harus bangun lebih awal kalau mau mengantar ku pergi '' peringat excel dengan regia yang sudah di pelukan nya.

__ADS_1


'' iya, itu pasti '' ucap regia dengan sungguh-sungguh.


'' sudah jangan ngoceh lagi, cepat tidur '' ujar excel mengecup lembut ubun-ubun regia.


'' mimpi indah el''


'' hmm... ''


regia memejam kan mata nya begitu pun excel, tanpa perlu beberapa menit regia sudah berhasil menembus alam mimpi nya dengan lancar.


excel yang mendengar dengkuran kecil dan nafas lelah regia mulai membuka mata nya kembali, sebelum beranjak bangun excel meyakin kan dulu apakah regia sudah benar-benar terlelap atau tidak dengan melambai kan tangan nya di depan wajah regia.


setelah di rasa aman, excel dengan hati-hati bangkit dan mengambil jam beker yang tadi regia putar untuk memasang Alarem.


regia memberi tanda di jam 05:30 demi untuk ikut pergi mengantar excel ke bandara.


excel menghenti kan alarem dan tidak memasang nya di jam berapa pun, setelah selesai ia meletak kan kembali jam nya dan berbaring kembali di dekat regia.


'aku tidak bermaksud melarang mu, hanya saja aku takut tidak rela. aku yakin kamu pasti akan menangis besok, lebih baik seperti ini. tunggu aku kembali, setelah semua nya selesai, aku pasti akan memberi mu kebahagia an dan akan lebih menyayangi mu'' dalam batin excel.


excel meraih selimut untuk menutupi tubuh nya dan regia, hal itu membuat regia menggeliat dan terbangun.


'' iya,aku mengambil selimut karna merasa kedinginan '' sahut excel.


regia mengangguk tak berdaya dengan mata terpejam karna masih mengantuk '' sudah ngak dingin kan'' memeluk kembali tubuh excel.


''hmm.... '' excel semakin merapat kan tubuh nya dengan regia, dan memejam kan mata untuk meraungi lautan mimpi indah yang sudah menanti nya.


Flesbeck off


regia meraih ponsel dan membuka nya, ia menekan sebuah notifikasi pesan yang sudah ada dua jam yang lalu di bagian atas layar nya.


excayang:


jangan lupa minum obat yang dokter bian beri kan dengan teratur, juga jangan sampai telat makan.


aku tidak mau melihat mu kurus setelah pulang nanti, sudah aku mau kerja.


ke dua sudut bibir regia tertarik, senyum nya semakin lebar setelah membua kado yang berada di ujung pesan excel, yang berisi gambar hati berwarna merah.


excel sendiri yang memberi nama di ponsel regia belum lama ini, kata nya buat semakin menambah ke mesraan.

__ADS_1


tangan regia mengotak atik layar ponsel untuk mengetik balasan buat excel.


^^^Regia:^^^


^^^iya, bawel banget. kamu juga, jangan lupa makan kalau sudah fokus bekerja.^^^


regia mematikan ponsel nya dan beranjak bangun untuk membersih kan diri, meninggal kan kamar excel dan menuju ke kamar nya sendiri.


...----------------...


pagi ini, rohan mengantar kan anggi menuju rumah excel untuk menemani regia. setelah itu dia kembali pergi.


ke amanan yang excel perintah kan sudah di rumah menjadi super ketat, karna memang bukan pekerjaan yang biasa sekarang.


rohan melakukan panggilan dengan seseorang ''pasti kan semua nya harus sempurnah seperti yang di rencana kan'' ucap nya dingin, setelah panggilan tersambung.


''baik tuan, semua sudah di siap kan sesuai rencana '' sahut orang di seberang.


'' bagus, terus awasi pergera kan nya dan jangan sampai menimbul kan ke curiga an. cepat kabari aku setiap ada gerakan dari mereka'' rohan berkata dengan dingin yang terdsngar sangat menakut kan.


'' siap menjalani perintah tuan, tapi bagaimana dengan nona regia tuan. apakah akan membiar kan orang-orang itu menyentuh nya'' balas orang di seberang dengan hormat.


''iya, biar kan saja apa yang akan terjadi dengan regia. kamu tetap fokus, biar masalah regia aku yang akan menangani nya''


rohan memutus kan hubungan nya setelah ucapan terakhir, tatapan nya mengkilat tajam ke arah depan dengan aura dingin yang terpancar jelas sangat menakut kan.


rohan membelok kan arah mobil nya bukan menuju kantor, melain kan tempat persembunyi an yang sudah di bangun beberapa tahun yang lalu.


mobil rohan terhenti di depan sebuah rumah bertingakat yang sengaja di bakar supaya terlihat seperti tempat tak berpenghuni dari luar.


tanpa ragu, rohan langsung melangkah lebar memasuki bangunan yang ada di hadapan nya sekarang.


...----------------...


NEXS


**********


terus dukung autor dengan like, komen, favorit, vote juga tekan bintang lima, hadiah juga boleh hehehe....


terima kasih semua nya.....

__ADS_1


__ADS_2