
'' aku fikir kamu tidak bisa naik motor, sampai tadi aku melarang nya '' ucap regia, beralih turun dari jok motor milik Excel.
Excel menepis tangan regia, lalu membuka kan helm yang terpasang di kepala wanita itu.
'' meremehkan ku, asal kamu tau. tidak ada satu pun kendaraan yang tidak bisa aku naiki''
'' benar kah, kalau begitu bagaimana dengan pesawat, kapal pesiar atau kapal selam. aku rasa... ''
'' aku sudah kata kan, aku bisa semua nya. dan yang paling aku sukai adalah..'' Excel turun dari jok motor, berbicara tepat di telinga regia.
'' menaiki mu, sayang '' regia melangkah mundur ketika Excel dengan sengaja ******* daun telinga nya, regia refleks melihat ke sekeliling nya.
'' ini di tempat umum, Excel ''
'' iya aku bisa melihat, tapi apa kamu tidak merasa kalau orang di sini sudah terbiasa dengan hal semacam ****, lihat saja di sana'' Excel menunjuk dengan dagu nya.
mata lentik regia mengikuti arah an Excel, di pojok parkiran regia dapat melihat dengan jelas seorang lelaki dan wanita sedang berciuman sangat panas.
Excel menaut kan jari-jari nya dengan milik regia '' jangan jauh-jauh dari aku, karena aku tidak bisa menjamin orang-orang di sini tidak tergoda dengan kecantikan mu, sayang''
regia mengganggu pasti '' tapi apa mereka juga akan melakukan nya sama orang yang tidak mereka kenal, itu tidak mungkin...''
'' tidak ada yang tidak mungkin regia, selama kedua sisi sama-sama mengingin kan. maka tidak ada halangan untuk mereka tidak melakukan '' Excel memperingati dengan tegas.
'' tapi kamu tidak akan biarkan itu terjadi pada ku kan, Excel '' Excel memaling kan wajah nya, menatap Excel dengan penuh harapan.
'' kalau kamu juga menyukai, aku bisa apa sayang ''
regia memukul lengan Excel ketika melihat senyum jahil suami nya '' kamu fikir aku budak **** yang kurang belaian sana sini, hah, sama kamu satu saja aku sudah kewalahan ''
__ADS_1
Excel terkekeh melihat wajah kesal istri nya, senyum an di wajah Excel memudar saat mendengar ucapan regia.
'' tidak apa-apa, kalau pun lelaki banyak, asal kan nafsu nya tidak seperti kamu. aku tidak keberatan ''
Excel menghenti kan langkah nya '' ulangi sekali lagi, aku tidak mendengar nya dengan jelas. ayo, coba ulangin lagi ''
regia menahan tawa nya, Excel menghempas tangan regia. benar saja lelaki ini sangat sensitif kalau sudah bersangkutan masalah regia dengan lelaki lain.
'' Excel tunggu, aku hanya bercanda sayang '' regia mengejar langkah cepat suami nya, dan melingkar kan tangan nya di lengan kekar Excel.
kedua nya tidak sadar kalau sejak awal mereka menginjak kan kaki di mall sudah ada orang yang me mata-mata i nya.
'' makanan apa yang kamu ingin kan untuk nanti malam '' tanya regia '' daging atau sayur'' regia mengangkat kedua benda yang baru saja di sebut nya.
Excel termenung seolah-olah berfikir dengan apa yang regia Kata kan '' makan kamu aja, boleh ''
regia menghela nafas, Excel tidak ada serius nya sama sekali '' terserah, sayang. makan saja sesuka kamu''
''Misella '' gumam lelaki tampan itu, mendengar nama nya di sebut wanita berambut pirang itu lantas menoleh kan kepala nya.
ke dua nya saling kontak mata, regia menyentuh tangan Excel '' siapa yang kamu panggil?''
'' teman lama, teman masa kecil ku dulu''
regia refleks menoleh ke depan saat seorang wanita berambut pirang tiba-tiba memeluk suami nya.
'' Excel, I miss you Excel ''
pelukan itu semakin erat saat Excel mencoba melepas kan '' misella, benar ini kamu ''
__ADS_1
'' kamu pikir ''
regia menggeleng, tidak percaya dengan pemandangan di depan nya '' sayang apa kita perlu membeli bawang ''
Excel dengan cepat menjauh kan tubuh misella setelah mendengar suara tinggi regia '' semua nya, beli saja yang kamu butuh kan sayang ''
'' dia siapa Excel? '' tanya misella.
''oh aku lupa kamu tidak bisa datang ke acara pernikahan ku. perkenal kan ini istri aku, regia''
regia menjabat tangan misella dengan lembut ''Misella ''
'' maaf aku sungguh menyesal tidak bisa hadir dalam pesta pernikahan kalian '' ucap misella merasa bersalah.
'' tidak apa-apa, aku tau kamu juga sedang sibuk dengan pekerjaan mu'' Excel menenang kan, tangan nya kembali menggenggam tangan regia.
'' di mana kalian tinggal'' tanya misella.
'' di apartemen yang tidak jauh dari sini''
'' oh, aku kira tinggal di nanlang. tempat yang pernah kita tinggali dulu ''
Excel dapat merasa kan genggaman tangan regia semakin renggang '' tidak regia suka tinggal di tempat yang lebih kecil, karena itu aku lebih memilih untuk membeli apartemen''
'' selera yang sangat langka, di mana kamu menemukan wanita seperti ini, Excel'' misella menatap regia dari atas sampai bawah dengan tatapan menelusuri.
'' misella, aku rasa istri ku masih membutuh kan sesuatu '' Excel mengarah kan topik nya.
'' baiklah, lain kali aku akan berkunjung ke tempat kalian. jangan lupa sediakan cake hati rasa almond, Teman kecil ''
__ADS_1
misella kembali memeluk Excel, dan mengecup sekilas rahang tegas milik Excel sebelum misella pergi meninggal kan kedua nya.
'' aku tidak percaya kalian hanya sekedar teman masa kecil, Excel ''