Ceo Kejam Ber Istri Buta

Ceo Kejam Ber Istri Buta
Tuan


__ADS_3

'' Agrrrh.... apa yang terjadi kenapa bisa menjadi seperti ini '' teriak seorang lelaki, frustasi. dengan mengobrak abrik semua benda yang ada di atas meja kerja nya.


tiran menduduk kan diri nya dengan lemas di atas permuka an lantai dingin yang tidak ia rasa.


'' tuan apa yang anda lakukan setelah ini, saham peruaha an sudah sangat jatuh dan berada di ambang ke bangkrutan. apa tidak sebaik nya anda, meinta maaf dengan tuan excel. dan meminta nya bekerja sama demi perusaha an ''


ucap roland, satu-satu nya orang yang menemai tiran di ruangan itu.


'' benar, ini semua gara-gara mereka. kenapa? kenapa aku bisa tertipu oleh si bedebah, erik ''


menatap lurus ke depan dengan pandangan kosong.


'' hubungi manda. minta dia untuk membantu ku meminjam dana, aku tidak akan membiar kan prusaha an Botero hancur begitu saja '' printah tiran dengan bangkit dari posisi nya.


'' tuan, seperti nya ini tidak akan berhasil '' ucap roland menjawab dengan cepat.


tiran menatap binggung bawahan nya yang berkata dengan cukup tenang '' apa maksud kamu ''


''nona manda masuk ke dalam penjara kemarin, dengan tuduhan melakukan tinda kan kekerasan pembunuhan. dan sekarang nona manda tidak memiliki hak atas prusaha an keluarga wols, karna alex mengambil alih posisi nya sebagai Ceo dengan persetujuan dari semua petinggi prusaha an wols''


tangan tiran mengepal kuat, kejadian yang sedang menimpa nya sekarang ini. seperti sudah sengaja di buat oleh seseorang.


'' hubungi saja alex, aku akan meminta bantuan nya. dia pasti akan membantu ''


'' tuan, kemungkinan nya sangat kecil untuk tuan alex dapat menyetujui perminta an anda ''


'' tidak, dia pasti akan membantu. bilang saja kalau perusaha an botero memiliki penawaran besar di masa depan '' balas tiran, tanpa melihat lawan bicara nya.


'' tuan, alasan ini juga tidak akan bisa ''


'' kenapa lagi, bukan kah ini hal bagus untuk prusaha an kecil seperti wols '' tiran menatap tajam kepada roland yang masih tenang dan tegas tanpa berubah ekspresi sedikit pun.


'' tapi wols sudah menjadi lebih berpotensi setelah bekerja sama dengan perusahaan WR, tuan ''


amarah tiran sudah mencapai ubun-ubun setelah mendengar informasi tak terduga dari bawahan nya, gigi nya menggeram dengan rahang kokog nya yang mengeras.


tiran meninju meja di depan nya dengan sangat keras, mata nya memarah penuh dengan rasa kebencian.

__ADS_1


tiran terus memukili meja tebal milik nya sebagai tempat pelampiasan, ia tak peduli dengan darah yang terus mengalir dari punggung tangan nya.


'' Agrrrrhh.... aku akan membunuh mu excel ''


tiran kembali berteriak yang terdengar sangat nyaring di dalam ruangan.


tidak ada yang bisa roland lakukan, ia hanya bisa bisa diam untuk menghormati perilaku tiran yang sekarang.


'' siapa yang akan kamu bunuh, tuan tiran '' ucapan itu membuat tiran dan roland menatap ke arah sumber suara yang baru saja masuk ke dalam ruangan tiran.


ajudan mengambil kan sebuah kursi dan mempersilah kan tuan nya untuk duduk, kemudian kembali berada di belakang excel di sebelah erik.


''ajudan kenapa kamu bisa bersama dia? bukan nya roland bilang kamu lumpuh dan kembali ke kota mu? '' tanya tiran dengan bingung.


'' karna dia adalah tuan nya, anda juga seharus nya ingat kalau ajudan bisa lumpuh karna perbuatan anda, tuan tiran '' balas roland mewakili untuk menjawab.


roland melewati tiran yang sedang menatap nya bingung, ia memberi hormat kemudian berdiri dengan tegap di samping ajudan.


'' roland apa yang kamu lakukan. berarti, selama ini kalian sudah menghianati ku, IYA '' bentak tiran.


'' ck ck ck... jangan terlalu kasar, perbuatan mu mungkin akan menakuti bawahan ku '' ucap excel membuka suara.


tiran menepis kasar tangan excel yang berada di pundak nya '' kenapa kamu datang ke sini '' tanya tiran yang sudah tidak bisa menahan marah.


excel tertawa hambar dengan arti mengejek di mata tiran '' apa ada yang salah, aku hanya ingin melihat-lihat tempat ku ''


'' omong kosong, ini milik prusaha an botero. bukan WR '' sambung tiran dengan cepat.


excel memutar tubuh nya dan melihat ke arah roland '' roland apa kamu masih belum memberi tahu tuan lama mu ''


roland melangkah maju satu langkah '' maaf tuan excel anda datang terlalu cepat, saya masih belum memberi tahu tuan tiran tentang ini '' ucap nya, sopan.


excel mengangguk faham '' biar saya yang memberi tahu anda, tuan tiran. tempat ini sudah menjadi milik ku begitu pun prusaha an pusat keluarga botero ''


'' TIDAK MUNGKIN, ATAS DASAR APA KAU BERBICARA BEGITU '' teriak tiran.


'' para pak tua pemegang saham perusaha an Botero menyetujui tawaran ku, dan memilih bekerja di bawah pimlinan ku. apakah alasan ini sudah cukup masuk akal, tuan Botero ''

__ADS_1


tiran ingin sekali memukul habis lelaki sombong di depan nya, namun belum sempat melangkah jauh. tubuh tiran sudah di kunci dengan dua anak buah yang dulu bekerja kepada nya.


'' AKU PASTI AKAN MENGHABISI MU EXCEL '' teriak tiran dengan aksi meronta.


excel dan beberapa pengawal nya pergi meninggal kan tiran yang masih menggila dengan terus mengoceh dan mengumpat yang tidak ada habis nya.


...----------------...


'' bagaimana kabar wanita ku, di sana '' ucap excel yang sedang melakukan vidio call dengan rohan.


excel sudah tiba di apartemen nya, ia sangat merindu kan regia. tapi wanita itu tidak menjawab panggilan nya satu pun.


'' regia sudah bisa kembali ke rumah besok. kenapa kamu tidak menghubungi nya saja'' balas rohan yang sekarang berada di luar ruangan regia.


''aku sudah berusaha menghubungi nya sejak satu jam yang lalu, tetapi tetap saja tidak bisa. aku sangat merindu kan nya ''


'' aku tidak bisa membantu mu lagi, terakhir kali regia marah dan aku tidak bisa mengatasi nya. lebih baik kamu selesai kan sendiri masalah pribadi mu, jangan melibat kan ku lagi ''


excel masih mengunyah buah apel yang baru saja erik kupas kan untuk nya '' kamu sekarang di mana han '' kata nya setelah menelan habis buah apel di mulut nya.


'' di depan ruangan regia ''


'' sangat tepat, sekarang kamu masuk dan berikan hp kamu ke regia'' perintah excel.


'' tidak, reaksi pertama regia kalau aku menuruti ucapan mu. dia pasti akan membanting hp ku, dan di sini aku lagi yang akan di rugikan ''


'' aku akan mengganti nya... ''


'' aaa... apa tidak kedengeran, koneksi nya buruk. aku main in ya bye... '' rohan memutus kan panggilan nya dengan cepat.


kemudian memati kan koneksi wifi yang terhubung ke hp nya. berdasar kan sifat excel, rohan mengerti excel pasti kembali menelfon nya dan memaksa untuk menuruti perintah nya.


'' Aah... sialan. dia mematikan ponsel nya. bukan kah dia teman yang tidak kompeten '' keluh excel mengacak rambut nya frustasi.


''sudah lah, pekerja an di sini sudah selesai. kita akan pulang lebih awal dan kamu bisa menjelas kan semua nya ke regia '' menjulur kan buah apel yang baru saja di kupas nya kepada excel.


excel mengangguk pasti kemudian mengunyah kembali buah apel yang baru erik berikan.

__ADS_1


'' ngomong-ngomong kapan kamu akan memberi tahu regia kejadian malam pertama kamu dengan nya ''


__ADS_2