Ceo Kejam Ber Istri Buta

Ceo Kejam Ber Istri Buta
Putus asa


__ADS_3

pagi ini regia sudah berangkat bersama excel menuju rumah rohan yang sudah di hias dengan begitu megah.


hal seperti ini sudah wajar bagi orang kaya untuk meraya kan hari kelahiran mereka, meskipun bukan rohan sendiri yang meminta tapi dinzole dan herlin sebagai mama dan papa nya akan tetap merayakan nya.


excel keluar lebih dulu dan membuka pintu untuk regia, mengulur kan tangan untuk membantu regia keluar dan dengan cepat regia menerima tangan excel.


regia keluar dengan begitu anggun mengguna kan gaun berwarna merah yang terlihat cocok dengan nya, juga sedikit polesan mek up membuat nya semakin memancar kan aura kecantikan dan juga elegan.


'' jangan tebar pesona, kalau sampai ada pria lain yang menyukai mu... aku pasti kan dia tidak akan ada di bumi ini lagi besok '' bisik excel tepat di telinga regia.


'siapa yang nyuruh aku... juga bukan aku yang mau berpakaian seperti ini?... sekarang aku juga yang mendapat peringatan... ' gerutu regia dalam barin.


'' iya iya... lagian kamu terlalu berlebihan, di sini masih banyak orang yang lebih cantik ngak semua orang akan melihat penampilan aku '' regia mencoba menanggapi nya dengan sabar.


excel menatap regia dalam '' siapa bilang '' ujar nya dengan mengangkat dagu memberi isyarah kepada regia.


regia mengikuti arahan excel untuk melihat ke depan, ia mengetip kan mata nya beberapa kali melihat semua yang hadir sedang menatap ke arah nya.


regia menghembus kan nafas '' mereka bukan melihat ku... tapi kebanya kan semua adalah penggemar mu '' ucap regia dengan malas.


'' waa... presedir excel memang sama seperti yang di rumor kan, memang sangat berkarisma'' ucap salah satu tamu.


'' bukan itu saja... apa kamu tidak lihat dia terlihat sangat tampan sekarang... '' sahut salah satu dari mereka.


'' sungguh beruntung wanita yang mendapat kan nya.... kalau aku yang menjadi kekasih nya, pasti aku tidak akan membiar kan tuan excel keluar karna takut terkecoh sama wanita lain...''


sambung teman satu nya.


desah desuh itu terus berlanjut, membuat telinga regia terasa sangat panas dan ingin meledak, '' mereka terlalu lebay '' bisik nya.


regia kembali melihat excel yang berada di samping nya 'tapi ucapan mereka ada benar nya... masih banyak yang mengingin kan posisi ku sekarang, tapi aku juga tidak tau sampai kapan posisi ini... ketika dia mengetahui keadaan ku yang sebenar nya apakah.... excel akan tetap menerima ku atau membenci ku karna merahasia kan nya selama ini ' dalam batin regia.


'' rohan ada di sana, kita pergi kesana untuk menemui nya '' ucap excel menunjuk ke arah rohan.


regia mengagguk '' baiklah '' sahut nya dengan tersenyum manis.


excel menggandeng tangan regia untuk pergi menemui rohan '' selamat ulang tahun rohan '' sapa regia setelah berada tepat di depan rohan.


'' iya... terima kasih regia, kamu ngak ngucapin selamat el'' tanya rohan yang melihat excel seperti pura-pura tidak melihat nya.

__ADS_1


'' iya.. selamat '' sahut excel singkat.


'' idih.... singkat amat, kamu kok mau sih sama cowok kayak dia '' ujar rohan kepada regia.


regia hanya bisa tersenyum untuk menjawab nya '' emang nya siapa yang ngak mau sama aku '' sela excel.


rohan memutar bola mata nya malas '' iya iya.. presedir excel memang yang pertama di dunia '' puji nya dengan malas.


regia terkekeh kecil melihat perdebatan kedua pria ini '' excel aku mau bicara sebentar sama rohan, ngak papa kan '' pinta nya.


'' baiklah, tapi jangan lama-lama, awas aja kalau kamu sampai suka sama wanita ku '' ancam excel kepada rohan.


rohan hanya mengangguk untuk menanggapi nya, excel pergi meninggal kan rohan dan regia.


regia memberikan kepada rohan, sebuah kotak kecil yang di balut dengan sebuah pita di bagian atas nya.


'' itu dari anggi '' ucap regia setelah rohan menerima sebuah kado tersebut dan menatap nya heran.


'' dia menitip kan salam untuk kamu, selamat ulang tahun kata nya '' sambung regia.


rohan tersenyum tipis menatap benda kecil di tangan nya '' anggi masih sakit kenapa dia masih sempat memikirkan hal ini untuk ku'' tanya nya mengalih kan pandangan menatap regia untuk menuntut penjelasan.


rohan semakin heran dengan penjelasan regia ''dari mana anggi tau tanggal ulang tahun ku padahal undangan yang di sebar kan baru tiga hari kemarin '' tanya nya kembali.


regia semakin menahan senyum nya '' ini yang tidak kamu mengerti, sebenar nya anggi banyak mengetahui tentang mu... dia selalu mencatat gerak gerik mu untuk mengetahui apa yang kamu suka dan yang tidak... ''


rohan mengeluar kan cengiran tak percaya ''untuk apa dia melakukan hal yang tidak ada guna nya seperti itu '' balas nya.


'' mungkin menurut kamu memang seperti itu, tapi... berbeda dengan anggi, hal itu sangat lah penting bagi nya, karna anggi... '' regia menggantung kan ucapan nya.


membuat rohan mengernyit semakin heran ''sangat menyukai mu, rohan '' final regia, rohan menggeleng tak percaya.


'' anggi sangat takut untuk bertemu dengan mu kembali, setelah kejadian yang terjadi antara kamu dengan nya.... aku juga tidak mengerti apa yang terjadi di antara kalian''


'' tapi... aku mengerti perasaan anggi sebagai sesama wanita, anggi tidak ingin aku membari tahu tentang ini pada mu namun menurut ku itu salah, perasaan seseorang tidak seharus nya di simpan melain kan di perjuang kan''


regia menunduk kemudian kembali mebatap rohan '' dan juga, alasan sakit yang dia gunakan semua nya tidak benar... itu semua cuman karangan ku saja ''


'' awal nya anggi akan datang sekarang, tapi tidak tau kenapa ia kembali takut setelah akan keluar dari rumah'' sambung regia kembali.

__ADS_1


'' apa yang di lakukan nya sekarang '' tanya rohan sambil melihat kotak kado yang ada di tangan nya.


'' eemm... mungkin lagi beres-beres '' sahut regia dengan cepat.


'' buat apa '' ujar rohan mengangkat satu alis nya.


'' oh iya aku lupa beri tahu kamu, kalau anggi akan mengundur kan diri dan pergi... tapi aku menyuruh nya untuk menunggu ku sepulang dari acara ini, untuk mengantar kan nya ke setasiun ''


'' pergi?... anggi mau pergi kemana ! " sarkas rohan ketika mendengar penuturan regia.


regia mengangkat kedua bahu nya " entah lah, dia juga tidak memberi tahu ku tapi anggi hanya mengata kan, pergi untuk menenang kan diri dan melupakan hal yang tidak seharus nya ia miliki... setelah itu dia tidak memberi tahu ku hal yang lain'' sambung nya.


rohan kembali melihat sesuatu yang sekarang berada di genggaman nya.


'' anggi terlihat sangat putus asa dan kecewa.... aku sudah mencoba membujuk nya, tapi hasil nya nihil... dia tetap ingin pergi''


'' seperti nya aku terlalu banyak bicara... rohan aku sudah mengucap kan semua nya yang aku tahu, tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki nya... selama kamu mau, semua keputusan kamu sendiri yang harus memilih nya'' final regia.


regia memberikan senyuman hangat kepada rohan yang sekarang menatap nya bingung.


'' aku pergi dulu, excel sudah menungguku... aku percaya kamu bisa mengerti semua maksud ku '' pamit regia dan berlalu pergi menghampiri excel.


regia kembali memutar badan dan melihat rohan 'hanya sampai sini aku bisa membantumu ngi, aku dapat melihat kalau rohan seperti merasa kehilangan... meskipun aku sedikit berbohong tentang kepergian mu, tapi mungkin dengan itu kita bisa melihat reaksi rohan apakah dia perduli padamu atau tidak ' gerutu regia dalam batin.


'' lagi melihat apa '' tanya excel melihat raut wajah regia yang terlihat cemas.


regia memberi senyuman termanis nya untuk menenang kan pria nya '' tidak ada '' lanjut nya.


'' jangan bohong '' sambung nya meneliti.


'' iya beneran, sudah lah ayo bantu aku cicipi semua makanan manis yang ada di sini '' ajak regia dengan semangat.


'' baiklah '' sahut excel singkat.


...----------------...


From autor❤❤❤


halo kak yara up lagi nih... jangan lupa ya terus dukung yara dengan like👇, faforit❤, dan vote hadiah juga boleh🎉

__ADS_1


salam sayang dari yara lopyouh❤❤❤


__ADS_2