Ceo Kejam Ber Istri Buta

Ceo Kejam Ber Istri Buta
LUCU


__ADS_3

regia sudah berada di rumah nya,ia duduk di sofa sambil menonton tv serial kesukaan nya, spongebob.


regia melihat ke arah pintu yang memperlihat kan anggi dengan tampang ceria nya.


"tangan kamu kenapa ngi" tanya regia cemas yang melihat tangan nya dibalut dengan perban.


"ngak papa re cuman luka kecil" anggi tersenyum ringan ke arah regia.


"kok bisa luka"


"tadi jatuh terus nyium aspal"


"ceroboh banget sih ngi"


anggi melotot ketika regia dengan santai nya me nonyor kepala nya.


"kamu gimana,berhasil ngeluluhin hati si es batu" ucap anggi.


regia mencebik kesal dengan apa yang di ucap kan anggi "tau ah kayak nya gagal,karna aku tadi pingsan"


"kamu ceroboh banget sih re" timpal anggi, sambil menonyor kepala regia.


"aku juga ngak tau bakal jadi kayak gitu,lagian aku tadi kecapek an di kejar satpam" ketus regia sambil menghela nafas kasar.


"kenapa bisa di kejar si satpam" tanya anggi heran.


"hehehe....biasa lah kerjaan orang gabut" sahut regia tersenyum gaje.


"bener-bener ya re,kamu cari masalah apa sama si satpam sampek di kejar segala"


"aku tadi tuh udah kehabisan akal lagi buat tuan excel" cibir regia " ya udah aku tampar aja si satpam wanita buat cari gara-gara,terus lari deh gandengan tangan sama tuan excel" lanjut regia tersenyum polos.


"hebat kamu re,salut aku punya teman seberani kamu,lain kali bawa tongkat besbol ya" anggi membalas senyuman regia dengan tepuk tangan.


"buat apa ngi? " kata regia.


"buat mentungin semua orang" ucap anggi, regia mengerucut kan bibir nya.


"udah ayo re beres-beres aku mau istirahat, capek banget" ajak anggi berlalu membawa beberapa barang ke dapur.


regia mengambil barang yang di sisakan anggi dan mengikuti anggi.


...----------------...


pagi ini regia sudah rapi dengan baju putih yang berpadu dengan coklat, regia berjalan memasuki rumah mewah keluarga wapurma.


excel sudah berada di sofa ruang tamu rumah nya,pandangan nya kosong seperti sedang memikir kan sesuatu.


excel mendapat telfon kemarin malam dari rohan kalau tiran mulai meluncur kan aksi nya, excel mengada kan pertemuan dengan anggota nya nanti malam.


"pagi tuan" sapa regia yang tak mendapat jawaban apa pun dari tuan nya.


regia bingung melihat excel yang pandangan nya kedepan tapi tidak merasakan kehadiran regia.


excel baru sadar ketika lambaian tangan regia berada di depan wajah nya.


"ah iya apa" jawab excel asal,yang masih belum sepenuh nya sadar dari lamunan nya.

__ADS_1


"ngak ada tuan" ucap regia.


excel memijat pangkal hidung nya, kenapa bisa-bisa nya' melamun sangat lama di depan orang.


"kenapa tuan, mau saya ambil kan sesuatu" regia merasa tuan nya sedang banyak fikiran sekarang dan dalam keadaan tidak baik-baik saja.


"iya, saya mau minum air putih"


regia dengan cepat mengambil kan segelas air putih di dapur dan memberi kan nya kepada excel.


excel langsung menghabis kan segelas air putih yang di berikan regia,setelah selesai excel mengembalikan gelas nya ke regia.


"kenapa kamu kerja,bukan nya saya suruh kamu istirahat" beo excel.


"saya sudah baik tuan,kemarin sudah istirahat penuh" sahut regia yang mendapat anggu kan dari tuan nya.


excel berdiri, melangkah keluar dari rumah dan memasuki mobil,regia juga masuk ke dalan mobil mengikuti excel.


mobil itu melaju kencang yang hanya menyisakan keheningan di dalam mobil.


...----------------...


"selamat pagi presedir" sapa beberapa karyawan yang sedang berdiri memberi hormat kepada excel.


excel melangkah memasuki ruangan nya dan duduk di meja kerja milik nya.


"tuan ada beberapa berkas yang masih harus di teliti " ucap erik dengan sopan di depan excel.


"ya nanti biar saya cek ulang" excel segera melakukan pekerjaan nya dengan hidmat.


regia mengamati kepergia erik kemudian beralih melihat tuan nya.


apa mungkin tuan excel menyukai pak erik. regia kembali membatin dan melihat ke arah excel yang masih sibuk dengan pekerjaan nya.


regia segera membuyar kan lamunan nya dan menggeleng kan kepala ketika sebuah sesuatu terlintas dalam fikiran nya.


regia benar-benar membayang kan gimana kalau tuan nya menyukai pak erik,pasti mereka akan menjadi pasangan serasi.


semua gerak gerik regia tak luput dari pengawasan excel yang diam-diam memperhati kan nya.


empat jam sudah berlalu begitu saja, sekarang sudah waktu nya untuk mengisi tenaga, para karyawan sudah bubar untuk makan siang


"tuan sudah waktu nya makan siang " ucap regia mengingat kan excel yang sudah terlalu fokus pada pekerja an nya.


"saya masih belum selesai" elak excel.


"kalau gitu biar saya membeli makanan untuk tuan makan di sini" excel mengangguk kan kepala nya menyetujui ucapan regia.


regia berlalu pergi meninggal kan excel sendiria di dalam ruangan, excel sudah selesai dengan pekerjaan nya.


ia menyandar kan tubuh nya dan memejamkan mata untuk memberi waktu istirahat pada fikiran nya.


regia masuk kembali keruangan excel dengan membawa satu kotak nasi dan sebuah minuman di tangan nya,lalu memberi kan nya kepada excel.


"kamu tidak makan" tanya excel ketika melihat regia hanya membawa satu kotak saja.


"iya tuan,nanti saya akan beli setelah tuan sudah makan"

__ADS_1


"kenapa " excel kembali bertanya singkat.


"tempat nya masih penuh sekarang tuan" jelas regia.


excel mengangguk faham dan langsung melahap makanan nya , regia melihat excel dengan tatapan kagum.


dengan cepat excel sudah menyelesai kan makan nya, regia langsung merapikan tempat excel kembali dan berjalan keluar untuk membuang sampah.


regia kembali ke tempat penjualan makanan yang sudah mulai sepi, ia membeli salah satu makanan kesukaan nya,nasi goreng.


regia menerima sapiring nasi goreng dan membawa nya ke tempat duduk yang sudah di sediakan.


"mbak maaf jus jeruk nya sudah tidak ada" ucap salah satu pelayan setelah berada di samping regia.


"kalau gitu es teh, ada" tanya regia.


"ada mbak"


"ya udah itu aja" kata regia,pelayan itu berlalu pergi.


regia mulai menyantap makanan nya dan segelas es yang di pesan sudah tiba, regia hanya tersenyum sebagai rasa terima kasih nya, karna mulut nya sekarang masih penuh untuk mengucap kan sesuatu.


setelah sepuluh menit berlalu regia sudah mengisi perut nya, ia sekarang sedang berjalan menuju ruangan tuan nya.


regia kembali memberi hormat dan duduk di tempat biasa nya, sesekali menatap excel yang sekarang sedang fokus bekerja.


...----------------...


excel baru saja sampai di rumah nya,regia masih mengantar kan tuan nya sampai ke kamar.


sore ini regia juga tidak mengerti kenapa excel meminta regia untuk ke kamar nya, excel bilang kalau ada sesuatu yang harus di bicarakan berdua.


"masuk" ucap excel yang melihat regia berada di depan pintu nya.


"ada apa tuan memanggil saya" regia membuka pembicaraan.


excel tidak bicara, ia melepas dasi nya dan berjalan mendekati regia, regia berjalan pelan memundur ketika excel semakin dekat pada nya.


excel menarik tubuh regia membentur tembok dan mengunci tubuh kecil regia, regia mengangkat pandangan nya melihat excel.


"kamu ingat kemarin sebelum pingsan" ucap excel.


jarak mereka sekarang sangat dekat, regia bisa mencium bau maskulin milik excel yang sangat nyaman menurut nya.


"masalah saya mencium tuan" tanya regia ragu.


excel mengangguk " saya mau kamu tanggung jawab "


"tanggung jawab gimana tuan " regia menelan salivan nya kasar.


excel menatap nya dalam membuat regia semakin takut, regia ingin kabur tapi dengan cepat excel menghalangi.


excel mengangkat dagu regia den dengan cepat mencium bibir regia, regia kaget dan langsung menutup bibir nya ketika excel sudah selesai.


"kita impas" ucap excel dengan tersenyum manis.


regia mengalih kan pandangan nya untuk menyembunyi kan pipi nya yang kian memerah karna malu.

__ADS_1


regia tak menyangka excel punya sikap selucu dan semanis ini.


__ADS_2