Ceo Kejam Ber Istri Buta

Ceo Kejam Ber Istri Buta
Bleck gown


__ADS_3

tubuh regia bergerak tak nyaman di atas kasur. ia perlahan membuka mata nya dan mengucek beberapa kali dengan punggung tangan nya. tatapan nya berhenti pada jam dinding yang sekarang menunjuk kan pukul 19:30 waktu di mana matahari sudah kembali bersembunyi dan berganti dengan gelap nya malam.


regia beranjak bangun dari posisi nya dan menatap diri nya di depan pantulan cermin, kening nya mengerut setelah melihat gaun hitam panjang tanpa lengan di gantung di luar lemari.


kitalan mata regia terlihat takjub setelah melihat dari dekat gaun cantik di depan nya, tangan regia terulur meraih sebuah kertas kecil yang sengaja di tempel kan di bagian atas gaun.


'' cepat mandi setelah itu pakai gaun ini untuk makan malam, jangan lupa harus tampil cantik malam ini ''


kedua sudut bibir regia tertarik, ia sangat mengerti tulisan dan kata-kata printah seperti ini. mau siapa lagi coba? kalau bukan excel. karna hanya dia yang mampu memberi regia kejutan yang tak terduga.


seperti ini juga bugus, setidak nya sudah tidak ada perselisihan lagi dalam hubungan nya, dan kembali seperti semula, berdamai bersama dengan penuh kehangatan.


...----------------...


tangan regia memutar kenop pintu kamar untuk memberi nya aksen keluar dari ruangan. ia mendapati seluruh ruangan gelap gulita tidak ada satu pun lampu yang di hidup kan, hanya ada satu lilin yang menyala di atas meja kecil.


'' bawa lilin ini dan ikuti arahan yang ada '' regia membaca lirih sepucuk surat yang di letak kan samping lilin.


tanpa berfikir panjang, regia langsung membawa lilin yang menjadi satu-satu nya penerang untuk melangkah menuruni anak tangga.


regia tersentak ketika sebuah tanda panah berwarna putih tiba-tiba muncul. ia langsung mengukuti petunjuk untuk terus melangkah maju.


tanda itu berhenti di belakang villa, ia tak berani melangkah lebih jauh karna ini pertama kali nya regia berada di sini, samar-samar regia dapat merasakan bayangan seseorang.


tatapan regia menyilau ketika semua lampu hidup secara bersama an menampil kan pemandangan indah dengan meja makan khusus yang berisi semua makanan kesuka an nya.


tatapan nya beralih kepada seorang pria yang sudah rapi dengan pakaian formal biada nya, namun tidak. excel terlihat lebih tampan malam ini, karna rasa bahagia memenuhi jiwa nya.


'' excel... '' panggil regia dengan senyum yang tercetak jelas ketika kekasih nya berjalan mendekat.


excel melempar senyum manis nya sebagai jawaban panggilan regia, ia meng gengggam tangan wanita nya dan menuntun untuk mendekati meja makan.

__ADS_1


menarik salah satu kursi untuk mempersilah kan kekasih nya duduk.


'' aku tidak pernah salah memilih, kamu sangat cantik dear '' kata excel yang sudah mengambil posisi berhadapan dengan regia.


'' gaun ini sangat indah,siapa pun yang memakai nya sudah pasti terlihat cantik''


'' salah. aku tidak memuji gaun itu melain kan diri mu, sebenar nya gaun itu tidak berpengaruh sedikit pun. semua terlihat sempurnah karna kamu yang memakai nga. bidadari titipan tuhan yang sengaja di kirim kan pada ku''


ucapan lembut excel menyalur kan rasa hangat di hati regia, membuat wanita itu tersenyum malu dengan pipi merona.


'' kamu terlalu berlebihan '' elak regia, langsung melahab makanan manis kesuka an nya untuk menutupi sikap salting nya.


excel tak menjawab, ia memilih menatap regia yang sudah mengabai kan nya karna terlalu asik mengunyah mengunyah makanan.


regia memang tipikal orang yang lupa dunia kalau sudah berhadapan dengan camilan manis.


...----------------...


suara musik kelasik terdengar sangat merdu di telinga regia, membuat suasana malam ini terasa lebih romantis.


'' mau berdansa dear'' tawar excel mengulur kan tangan nya.


'' tapi aku tidak bisa''


'' pria mu bisa. izinkan aku menuntum mu ''


regia menerima uluran tangan excel dengan hangat. excel membawa regia berdiri di sebuah karpet merah yang sudah di sedia kan nya.


kedua sepasang kekasih itu berdansa dengan anggun mengikuti tuntunan excel.


tangan excel terangkat memegang tangan regia, tubuh wanita itu berputar membuat rambut hitam legam panjang nya mengikut di belakang dengan indah.

__ADS_1


tangan kanan excel melurus, kemudian menarik lembut tangan regia yang masih di genggam nya.


memeluk tubuh wanita itu dari belakang menyandar kan dagu nya di bahu kanan regia.


'' suka '' tanya excel tanpa di dekat telinga regia.


'' sangat suka '' regia melihat ke samping, membuat nya tidak sengaja mencium pipi kiri excel di karna kan jarak yang terlalu dekat.


excel terkekeh kecil melihat regia memaling kan wajah nya dengan salting.


'' aku sangat senang melihat mu menikmati apa yang sudah aku siap kan'' excel menyingkap rambut panjang regia dan mengendus aroma tubuh kekasih nya yang sekarang menjadi candu bagi excel.


regia menggeliat '' excel geli '' ucapa nya mencoba menghenti kan tingkah excel. excel menyudahi perbuatan nya dan melepas pelukan, kemudian memutar tubuh wanita itu untuk menghadap nya.


excel mengulum senyum sebelum kembali berucap '' aku tidak tau sejak kapan perasaan ini ada, tapi aku percaya semua ini nyata dan sudah menjadi takdir. aku tidak pernah tertarik dengan wanita manapun, secantik apa pun dan sekaya apa pun orang itu.


'' awal nya aku masih ragu dengan rasa asing namun nyaman saat berada di dekat mu. tapi setelah melalui semua nya dengan mu. aku semakin percaya kalau hati ku sudah takluk dan tunduk menjadi budak cinta mu''


mata regia berkaca-kaca dengan tangan yang masih di genggam erat oleh excel.


'' maaf kalau kata-kata ku terlalu berlebihan, maaf mungkin menurut mu semua ini terdengar menjijik kan. tepi memang ini yang sudah lama ingin aku kata kan. aku mencintai mu tanpa syarat menyayangi mu tanpa jeda dan akan terus merindu kan mu''


excel melepas gengaman nya, kemudia berlutut di hadapan regia. kilatan mata regia terlihat takjub ketika excel mengeluar kan benda kecil berbentuk hati dengan beludru ber warna merah.


tangan regia menutup mulut nya yang semakin terkejut waktu excel membuka benda kecil itu. dan memeperlihat kan sebuah cincin berwarna silver dengan batu sapeer ber warna biru muda.


'' sudah saat nya aku mengikat mu untuk lebih dekat. supaya tidak ada orang yang berani merebut mu. mau kah kau menikah dengan ku nona regia karlote''


ucapan itu lepas dengan sangat lancar,jantung regia berdetak dua kali lebih cepat dari sebelum nya. air mata yang sejak tadi di tahan kini berhasil menerobos pertaha nan nya.


malam ini terasa sangat indah.

__ADS_1


__ADS_2