
excel menatap kepergian dua lelaki yang berpakaian formal, regia juga mengikuti lirik kan mata excel, dia merasa tidak asing dengan lelaki yang berjalan semakin menjauh itu.
'' siapa mereka '' tanya regia sedikit berbisik.
'' lihat lah '' excel terus melihat ke arah luar.
regia dapat melihat dengan jelas wajah orang itu setelah berbalik keluar dari pintu utama.
tatapan nya beralih kepada excel yang sudah lebih dulu melihat nya '' itu... pak erik, kenapa dia kesini dan siapa pria yang bersama nya?'' tanya regia dan bangkit dari posisi nya.
'' aku juga tidak tau apa yang erik lakukan, dia hanya meminta izin dan bilang akan menemui kerabat nya'' jawab excel.
'' kerabat? bukan nya kamu pernah cerita kalau erik hanya anak tunggal yang di besar kan di panti asuhan, dan kedua orang tua nya meninggal karna korban tabrak lari, tapi kalau memang masih ada... kenapa baru sekarang mereka bertemu '' cerocos regia dengan kening mengerut, heran.
excel menyentil kening regia yang membuat empu nya sedikit memundur kan kepala dan memejam kan mata.
'' bawel banget, kamu dapet cerita dari aku... kenapa sekarang kamu nyeritain balik '' ucap excel.
tangan regia masih mengelus dahi nya ''kan aku cuman.... ''
'' ini minuman nya tuan, nyonya, silah kan di nikmati '' ucap salah satu pelayan yang mengantar kan pesanan.
'' iya terima kasih ''sahut regia dengan ramah.
kedua pelayan itu mengangguk dan pergi dengan cepat meninggal kan kedua pasangan itu.
'' sampai dimana tadi '' tanya regia kepada excel yang sedikit lupa dengan apa yang ingin di ucap kan nya.
'' kerabat erik '' jawab excel singkat.
'' oh iya. kan aku bilang begitu karna heran dengan apa yang aku lihat barusan, benar ngak sih '' regia kembali menatap excel dengan alis mengerut.
excel mengambil minuman milik nya '' enggak '' jawab nya setelah menelan beberapa teguk minuman nya yang membuat tenggoro kan nya terasa sedikit segar.
'' sayang nya, aku kenal dengan orang yang bersama dengan erik '' lanjut excel.
'' uhuk.. uhuk... '' regia ter sedak minuman nya.
__ADS_1
excel memijat-mijat ringan leher belakang regia ''pelan-pelan minum nya '' ucap excel cemas, dengan regia yang masih berbatuk sampai wajah nya memerah.
excel mengambil air putih yang sudah ada di meja, membuka segel kemudia menyerah kan kepada regia.
tenggorokan regia terasa nyaman setelah meminum air pemberian excel '' terima kasih '' ucap nya sambil mengusap bibir nya dengan punggung tangan.
excel menanggapi nya dengan mengangguk dan tersenyum tipis.
'' kalau kamu mengenal nya, kenapa tidak pergi menyapa '' tanya regia kembali.
'' menurut kamu, apa kamu akan menyapa musuh kamu sendiri meskipun ada orang terdekat kamu yang berdiri di samping nya '' excel memain kan ponsel nya, membuka galery dan melihat foto yang tadi di ambil bersama.
regia seketika mengangkat pandangan nya dan melihat tak percaya ke arah excel '' jangan bilang lelaki di samping erik itu musuh kamu! ''.
excel mengangguk dengan cepat masih fokus dengan apa yang di lihat nya tanpa mengalih kan pandangan nya sedikit pun kepada regia.
'' mungkin kamu perlu mengetahui nya, nama nya tiran '' mematikan ponsel dan meletak kan nya di atas meja.
excwel melihat ke samping menatap regia ''awal nya permusuhan di antara kita hanya sebatas masalah perusaha an, aku tidak tau kalau tiran memiliki perasaan sama rosa dan berhubungan intim diam-diam di belakang ku waktu rosa masih ber setatus menjadi nyonya wapurma ''
'' aku akui kalau nyonya rosa memang sangat lah cantik, tapi kenapa dia tidak puas punya suami seperti mu dan malah berselingkuh dengan tiran yang sudah jelas adalah musuh kamu '' regia sangat ingin tau kisah kehidupan excel sebelum nya juga tentang kematian mantan istri nya, rosa.
'' kenapa bisa begitu, lalu bagaimana dengan aku '' tanya regia.
excel mengelus lembut pipi regia '' kamu adalah pengecualian, aku juga tidak tau pertama kali aku melihat mu, aku merasa ada ketertari kan yang tidak pernah aku rasa kan sebelum nya dengan wanita lain''
'' perasaan itu membuat ku terjerat dalam belenggu yang terus menghantui ku untuk bisa mendapat kan mu '' excel menarik regia ke dalam pelukan nya.
excel mengelus punggung regia lembut untuk memberikan kenyamanan kepada wanita nya, regia masih menenggelam kan kepala nya di dada bidang milik excel.
'' apa kamu akan marah sama erik karna bertemu diam-diam bahkan sampai membohongi mu '' tanya regia yang masih berada di pelukan excel.
'' aku tau erik seperti apa, dia pasti akan menjelas kan nya di waktu yang tepat tapi kalau dia tidak memberiku alasan yang masuk akal, aku akan memberi nya perhitu ngan nanti '' excel semakin nyaman menghirup aroma setrowberi campur vanila dari tubuh regia.
setelah lama berfikir, regia melonggar kan pelukan nya dan mendangah untuk menatap excel.
'' excel '' panggil regia '' apa kamu akan membenci ku kalau aku punya sesuatu yang di rahasia kan dari kamu '' lanjut nya dengan tatapan nanar.
__ADS_1
excel menjawel pipi regia lama dengan senyum yang mengembang '' iya, bahkan aku perlu menghukum mu untuk itu '' ucap nya.
'' aku serius '' regia kesal dengan excel yang terus bercanda menanggapi ucapan nya.
'' aku juga serius ''
'' excel kamu nyebelin banget '' putus regia dengan mengerucut kan bibir nya '' tapi kamu masih belum menjawab pertanya an aku '' sambung regia.
excel mengerut kan alis nya '' pertanya an yang mana? '' tanya nya yang sudah benar-benar tidak ingat.
'' apa kamu akan tetap seperti ini kepada ku, setelah mengetahui ke kekurangan ku '' regia semakin takut untuk mendengar jawaban yang akan excel berikan.
'' semua orang punya kekurangan di diri mereka tersendiri, begitu pun aku... jadi kenapa aku bertanya seperti itu '' ucap excel dengan tenang.
regia menggeleng '' aku tidak sama, aku cacat excel kamu harus percaya itu, selama ini aku tidak mengatakan kepada mu karna aku takut, setelah kamu mengetahui nya, kamu akan menjauh dari ku '' ucap nya dengan mata berkaca-kaca.
'' tapi sekarang aku sadar, kalau aku tidak bisa menutupi ini selama nya dari kamu, aku putus kan akan memberi tahu mu sebelum kamu mengetahui nya dari orang lain ''
putus regia dengan air mata yang berhasil mendarat di pipi mulus nya.
excel menghapus jejak air mata dengan ibu jari nya di pipi regia '' sebenar nya apa yang kamu sembunyi kan dari ku'' ucap nya dengan lembut.
regia memejam kan mata sebelum mengucap kan fakta yang akan di beritahu kan kepada orang yang teramat di sayang nya.
'' excel, aku punya penyakit buta '' final regia dengan air mata yang kembali keluar dari pelupuk mata cantik nya.
excel menatap tak percaya ke arah regia, ia tersenyum miring mendapati ucapan wanita di depan nya.
******
NEXT
FROM AUTOR.
kira nya apa ya jawaban si excel?
dukung terus yuk autor, dengan like,vote, favorit dan hadiah juga boleh, terima kasih untuk semua nya.
__ADS_1
salam sayang dari yara.