Ceo Kejam Ber Istri Buta

Ceo Kejam Ber Istri Buta
Siasat 1


__ADS_3

pagi ini anggi tiba di kediaman wapurma lebih awal, dan menemani regia sarapan setelah masuk ke dalam kediaman wapurma.


'' kamu kenapa sih ngi, dari tadi sampai sekarang senyum-senyum terus. ngak kaku apa mulut nya'' solor regia, mulai merasa jengah melihat sahabat nya, yang tersenyum sendiri hampir seperti orang gila.


'' aku bahagia banget re pagi ini, kamu tau ngak apa yang buat aku begini'' ucap anggi dengan masih tersenyum ceria.


'' ngak perlu, aku ngak mau tau '' terka regia, sebenar nya ia sudah bisa menebak dengan apa yang akan anggi ucap kan.


'' gitu amat, kalau ngak mau dengerin ya sudah'' sahut anggi mencibir kan bibir nya.


regia memilih tak menjawab ucapan anggi, dan memain kan ponsel nya untuk mengalihkan topik.


mata regia membulat hebat setelah membaca sebuah berita yang sangat mengejut kan, tanpa sadar tangan nya memukul keras telapak tangan anggi.


'' Ssttt.... apa an sih re, lo ke sambet apa? keras banget mukul nya" gerutu anggi memijat-mijat kecil tangan nya yang mulai terasa ngilu.


regia masih menggigit ujung kuku nya dengan geram dan kembali berucap setelah info yang di baca telah selesai '' sabrina, bakal dateng ke kota kita ngi '' mengarah kan layar ponsel nya di depan wajah anggi.


dengan cepat anggi merampas dan membaca nya '' Aaaaa..... '' teriak nya histeris.


''acara nya kapan re'' tanya anggi.


''besok siang di hotel weliam, juga akan ada artis kpop Astro sebagai penutup acara'' ucap regia dengan membaca berita ter panas yang ada di ponsel nya.


''kita harus dateng re, pokok nya aku ngak mau ngelewatin kesempatan emas bisa bertemu tatap muka sama sabrina. ini hal langka dan akan menjadi cerita hidup kita re''


regia mengangguk pasti,namun seketika raut wajah nya berubah derastis '' tapi aku ngak boleh keluar sama excel ''


anggi menjentik kan jari dan tersenyum licik ke arah regia '' tenang aku punya cara buat nyulik kamu besok '' ucap nya, berbinar penuh kepastian.


satu alis regia terangkat dengan mulut yang ter tutup rapat '' oke oke terserah, asal kamu tau. penjaga an buat aku sangat ketat sekarang. ngak mudah buat aku kabur dari rumah sebesar ini''


'' kamu tenang saja, serah kan semua nya kepada ku'' sahut anggi dengan tenang.


'' baiklah aku akan mempercayai mu '' regia menjawab pasrah, ia juga tidak tau apa yang akan anggi lakukan pada nya besok.


...----------------...


anggi membuka mata nya setelah mendengar ponsel milik nya ber dering pertanda panggilan masuk.ia melepas masker yang sudah melekat di kulit wajah nya sekitar lima belas menit yang lalu.

__ADS_1


'' stiava ngi (siapa ngi ) '' tanya regia dengan mulut yang tak bisa mengangah karna masih mengguna kan masker.


" ngak tau, orang iseng mungkin '' jawab anggi memasuk kan ponsel nya ke dalam saku celana oblong yang di pakai nya.


'' re, aku mau ke toilet sebentar ''


'' heemm... '' regia hanya menjawab dengan deheman juga mata yang masih terpejam.


anggi memutar kenop pintu kamar mandi regia, kemudian masuk dan mengunci nya dari dalam. tangan nya kembali terulur untuk mengambil ponsel yang tadi di simpan di saku celana milik nya.


Rohan Calling....


nama itu yang sekarang terdapat di halaman layar utama ponsel anggi, dengan cepat anggi menggeser tobol hijau untuk menyambung kan panggilan.


'' hallo tuan '' sapa anggi dengan fomal ketika panggilan terhubung.


'' kenapa menutup telfon ku barusan, dan lagi jangan panggil aku tuan '' tanya rohan dengan dingin.


'' maaf rohan, tadi aku masih bersama regia di kamar nya''


''sekarang kamu dimana ''


'' aku ada di dalam kamar mandi milik regia, tapi tenang saja, dia tidak akan mendengar pembicara an kita '' ucap anggi dengan pasti.


'' lalu, bagaimana dengan rencana nya. apa regia sudah menyetujui ''


...'' iya, regia sudah setuju untuk pergi keluar besok. tapi rohan apakah hal ini akan benar- benar berjalan lancar. aku takut regia akan tersakiti nanti '' ...


rohan dapat merasa kan kalau anggi masih merasa ragu dengan apa yang akan dia lakukan.


'' tenang saja, regia pasti akan tersakiti nanti. tapi dia akan lebih merasa sakit jika tahu tentang apa yang kita rencana kan untuk nya ''


'' apa lebih baik aku memberi tahu regia tentang ini '' ucap anggi masih dengan suara ragu.


'' tidak, lakukan saja apa yang sudah di rencana kan. awasi saja regia dan jangan sampai membuat nya curiga, percaya lah excel tidak akan mengampuni kita kalau sampai berani membantah perintah nya''


anggi mengangguk faham '' baiklah, aku mengerti. kamu juga harus hati-hati jangan sampai terluka ''


''tapi aku berharap, aku bisa terluka parah ''

__ADS_1


''kenapa begitu '' tanya anggi yang merasa tidak masuk akal dengan jawaban rohan.


'' karna kamu akan menjaga ku setiap saat, dan merawat ku dengan sepenuh hati '' jawab rohan dengan sungguh-sungguh.


anggi terkekeh kecil mendengar penuturan rohan yang di rasa sangat aneh '' oke, awal nya aku berniat ingin memberimu jatah setelah pekerjaan ini selesai. tapi kamu memilih.... ''


'' Aaa.... tidak. ucapan yang tadi, aku tarik kembali. aku jamin setelah pekerja an ini selesai, tidak akan ada luka sedikit pun dan masih sangat kuat '' rohan menyela ucapan anggi dengan cepat.


rohan dapat mendengar suara tawa anggi yang terdengar renyah di telinga nya.


'' sudah, aku akan kembali ke regia. dia pasti akan curiga, kalau aku masih belum keluar dari kamar mandi''


'' iya, dan jangan lupa dengan jaminan yang kamu ucap kan tadi ''


'' oke oke, bye... '' putus anggi.


anggi kembali menyimpan ponsel nya, kemudian keluar dari kamar mandi dan menghampiri regia yang masih memakai masker wajah dengan mata terpejam.


'' regia, regia bangun... '' anggi menggoncang- goncang kan pundak regia.


'' apa sih ngi '' sahut regia setelah melepas masker dari wajah nya.


'' bangun, udah waktu nya kamu minum obat '' anggi menarik tangan regia untuk duduk.


'' nanti aja ngi, aku mau tidur sebentar lagi '' tolak regia yang ingin kembali merebah kan tubuh nya.


'' sekarang ''


'' huh.. iya iya, bawel banget '' menerima semangkuk sup ramuan yang anggi beri kan, dan langsung memakan habis dalam satu tegu kan.


regia menyerah kan kembali mengkuk kosong kepada anggi, dan merebah kan kembali tubuh nya.


anggi menyelimuti tubuh regia yang sudah tertidur pulas, ia berjalan ke arah pojok kamar regia atau lebih tepat nya menuju sofa. anggi menduduk kan diri nya dan membuka laptop milik regia untuk di main kan nya.


...----------------...


NEXS


*******

__ADS_1


jangan lupa dukung autor dengan like,komen, favorit,hadiah, vote juga tekan bintang lima.


terima kasih semua nya....


__ADS_2