Ceo Kejam Ber Istri Buta

Ceo Kejam Ber Istri Buta
Kerja sama


__ADS_3

Cafe Guyoan



manda membawa dua pengawal dan mencari orang yang akan di temui nya.


" hal penting apa yang kamu ketahui tentang excel " ucap manda to the poin, setelah duduk di meja yang sama dengan tiran.


tiran tersenyum mendengan perkataan manda "ngak nyangka nona manda punya sifat yang terus terang"


" tapi apa tidak sebaik nya urusan ini hanya kita berdua yang tau" melihat dua pengawal yang masih berdiri tegap di sebelah manda, " kau curiga dengan pengawal ku ".


tiran menggeleng masih dengan senyum yang terlihat sangat ramah " jangan terlalu percaya sama siapapun yang perlu di percaya adalah diri kita sendiri "


" aku mengerti " balas tersenyum "kalian tunggu aku di luar " perintah manda.


" baik nona " ucap pengawal itu bersamaan, memberi hormat dan berlalu pergi.


" musuh excel pasti bukan orang biasa, tapi siapa kamu sebenar nya? " tanya manda.


" identitas saya tidak lah penting nona manda, saya hanya orang kecil yang memiliki dendam pribadi kepada excel "


manda tersenyum kecut " apa menurut mu aku terlihat begitu bodoh dan mudah untuk di bohongi,tuan tiran adalah pewaris keluarga botero dan musuh bebuyutan perusahaan WR "


" menurut informasi perselisihan diantara kalian sudah terjadi begitu lama, dan sekarang kalau anda mencari saya untuk bekerjasama menghabisi excel seperti nya tidak bisa karna itu bukan lah tujuan saya"


tiran mengangguk faham " nona manda sedikit berbeda dari dugaan saya tapi tujuan utama saya juga bukan membunuh excel melain kan tentang wanita yang begitu dekat dengan nya sekarang ini"


semua ucapan manda sudah bisa di perkirakan oleh tiran, manda menyukai excel karna itu dia tidak akan mau membunuh nya, tapi menyangkut wanita di sisi excel sekarang, mungkin hal itu bisa membuat manda tertarik.


" kalau memang itu tujuan tuan tiran seperti nya kerja sama kita bisa di lanjut " manda berucap dengan percaya diri.


'sangat cepat menyetujui kedepan nya akan sangat mudah untuk menghabisi kedua orang ini bersamaan' batin tiran.

__ADS_1


" kamu tidak perlu melakukan sesuatu yang sulit saya akan menjelas kan apa saja yang perlu kamu lakukan " jelas tiran.


manda mengangguk " baiklah saya akan menunggu intruksi dari tuan tiran, kalau gitu saya harus pergi masih ada pekerjaan yang harus saya urus"


manda berdiri dan berjalan meninggal kan tiran 'sepertinya cukup menarik, aku menantikan hal apa yang ingin dia lakukan dan di titik berikut nya dari salah satu yang menang, aku bisa langsung menyerang dan membuat keluarga wols menjadi paling unggul setelah kedua perusahaan itu runtuh'.


...----------------...


pagi ini regia sudah berada di kantor excel dengan penampilan khas nya, akan tetapi kejadian kemarin membuat nya tidak bisa seperti biasa.


excel mengamati setiap gerakan regia, ia tersenyum tipis mendapati sifat kikuk regia yang terasa lucu dan menggemas kan.


" ehem " excel berdehem, posisi regia semakin menegang mendengar nya, mulut nya tertutup rapat dan mencoba menelan salivan yang terasa susah.


regia melihat ke arah excel ketika mendengar nama nya di panggil " regia " panggil excel dengan tenang.


" ada apa tuan, apakah anda membutuh kan sesuatu " regia segera berdiri dari duduk dan menundukkan kepala dalam, ia bingung harus bagaimana sekarang.


fikiran untuk menggoda regia muncul di benak excel " kemari, ada sesuatu yang ingin di bicara kan dengan mu " pinta excel mencoba setenang mungkin.


excel menutup dokumen yang baru saja di selesaikan dan berbalik melihat regia, tangan excel terulur menarik pinggang ramping regia yang membuat nya terduduk di pangkuan excel.


" tuan bicara kan baik-baik ini masih di kantor kalau nanti ada yang melihat mereka.... " regia merasa malu dengan posisi nya sekarang.


excel menatap dalam wajah regia yang terlihat gugup dengan pipi yang merona, regia berbicara seolah-olah iya tidak mau tapi reaksi tubuh nya menunjukkan kalau dia sangat mengingin kan nya.


" panggil nama aku " perintah excel memotong ucapa regia, regia mengetip kan mata nya beberapa kali yang terkesan sangat menggemas kan di mata excel.


ingin sekali excel mencubit pipi embem regia tapi tidak hal itu akan merusak rencana awal nya " kenapa diam, aku meminta sebagai seorang pacar bukan sebagai atasan, memang nya tidak boleh"


"tidak bukan begitu tapi tu.. aa tidak, kita masih di kantor" merasa gugup " baiklah excel " ucap regia samar tapi tidak mendapat reaksi apapun dari exce.


" kurang keras masih terlalu samar " ketus excel, regia hanya bisa pasrah dengan pria yang sekarang ini menjadi pacar nya.

__ADS_1


ekspresi excel menunjukkan kesal dengan ucapan regia yang terus menolak, pasal nya lelaki ini memang tidak suka penolakan semua nya yang di ingin kan harus di dapat apapun cara nya.


" Excel " panggil regia dengan volume sedikit tinggi, raut wajah excel berubah seketika dan tersenyum mendengar suara regia.


" sekarang aku tidak punya tenaga untuk kerja, kamu tau kan apa maksud aku " ucap excel dengan lembut.


regia langsung mengangguk faham " tenang saja aku sudah faham masalah itu, tunggu sebentar aku akan membelikan nya apa yang ingin di makan sekarang " kata regia yang hendak turun dari pangkuan excel.


excel menghembus kan nafas nya kasar dan mencegah regia " bukan itu yang aku maksud " ia merasa lelah dengan regia yang masih tidak peka.


" eeh.. bukan itu ya lalu apa " tanya regia dengan begitu polos nya.


" kamu memang belum tau ya, kalau gitu biar aku ajarkan " excel dengan cepat mengangkat dagu regia dan mendekat kan bibir nya.


excel terlihat begitu menikmati dengan memejam kan mata sedangkan regia melotot karna kaget dengan serangan excel yang di luncur kan secara tiba-tiba.


tangan regia menutup mulut nya setelah excel melepas ciuman, regia masih menatap excel dengan pipi yang semakin bersemu merah.


" lain kali harus fokus, kita harus ulangi sekali lagi supaya kamu mengerti kata fokus dalam hal ini"


" tidak tidak... sudah tidak perlu aku sudah mengerti semua nya " elak regia yang sudah merasa jantung nya hampir copot.


excel meraih sebuah undangan yang berada di atas meja dan menyerah kan nya kepada regia, regia memberi tatapan bertanya kepada excel.


" pesta perjamuan perusahaan lino, kamu harus ikut mendampingi aku untuk menghadiri pesta itu bukan sebagai tuan tapi sebagai pasangan" perintah excel.


regia melihat undangan yang terkesan mewah itu " tapi aku tidak punya gaun indah untuk acara sebesar ini "


" kenapa bingung kan masih ada pacar" regia terkekeh kecil dengan ucapa excel yang baru saja di dengar nya " aku yang bertanggung jawab atas semua keperluan yang kamu butuh kan kamu cuman perlu duduk dan patuh " excel tersenyum yang memberikan rasa hangat bagi regia.


regia bisa merasakan kalau apa yang excel bicarakan memanglah tulus ia merasa bahagia dengan perubahan sifat excel kepada nya, meskipun tidak semua tapi hal itu membuktikan kalau excel benar-benar sudah menerima regia masuk kedalam kehidupan nya.


" ehem " gumam seseorang yang sudah ada di pintu ruangan excel dan melihat tontonan geratis tentang seorang ceo kejam yang berubah menjadi lembut.

__ADS_1


regia buru-buru turun dari pangkuan excel dan berdiri tegap di samping nya, sedangkan excel memberi tatapan kesal kearah orang yang sudah mengganggu waktu bahagia nya.


" presedir ada yang perlu saya sampai kan kepada anda" ucap erik.


__ADS_2