
'' regia '' panggil excel yang dengan cepat memeluk erat tubuh mungil kesayangan nya.
'' excel, kamu benar excel '' ucap regia yang melonggar kan sedikit pelukan nya dan menangkup wajah excel dengan mata yang sudah tidak dapat melihat apa-apa.
regia dapat merasa kan kalau lelaki di depan nya menggangguk, excel terus tersenyum ke arah regia meskipun tidak dapat di lihat oleh wanita nya.
erik dan rohan memandang dengan tatapan kaget, meskipun kedua nya sudah tau lebih awal tentang penyakit regia, tapi ini pertama kali nya melihat dengan mata kepala nya sendiri.
kalau gadis ceria yang setiap pagi bersama dengan excel, bisa seperti ini di malam hari.
'' sejak kapan regia seperti ini '' tanya rohan yang masih mendekap erat tubuh anggi.
'' entah lah, setelah aku mengenal nya aku juga tidak menyangka kalau dia bisa punya penyakit seperti ini '' jawab anggi dengan suara lirih.
rohan mengangguk faham dengan ucapan anggi.
mata regia berkaca-kaca, perasaan bahagia muncul dilam hati nya '' a-aku.. kamu.. '' ucap nya terbata-bata yang langsung di potong cepat oleh excel.
'' Sstttt... '' menempel kan jari nya di bibir pink milik regia '' aku tau apa yang akan kamu ucap kan, berhenti menangis. aku datang bukan untuk menyiksa mu '' kata excel dengan mengusap pipi regia yang sudah terbasahi air mata.
'' aku sangat merindu kan mu, regia '' ucap excel yang kembali menarik tubuh regia ke dalam pelukan nya.
ketiga nya menjadi penonton derama geratis antara Ceo kejam dengan istri buta nya yang sedang bercinta dengan setulus hati.
'' kenapa aku barakhir jadi penonton kalian berdua ya '' ucap erik membuka suara yang sedari tadi hanya diam menyimak.
menatap excel dan rohan yang masing-masing masih mendekap mesra wanita nya '' kalian lanjut saja, aku mau pulang istirahat '' timpal erik yang ingin beranjak pergi dari rumah anggi.
'' eee... tuan profesor ngak boleh gitu, gimana kalau kamu juga ikut tidur di sini'' cegah rohan dengan langkah gesit nya.
'' kamu mau aku jadi obat nyamuk antara ke romantisa kalian, iya. ngak mau aku mau kembali ke rumah '' elak erik mutlak yang tak dapat menerima alasan apa pun.
erik berlalu pergi melaju kan mobil nya dengan cepat, meninggal kan rumah anggi beserta orang-orang di dalam nya.
'' aku lalah, kita istirahat sekarang ya '' ajak excel yang langsung mendapat anggu kan setuju dari regia.
excel merangkul tubuh regia untuk berjalan masuk kamar, setelah hampir sampai di dekat ranjang, excel dengan cepat menggendong regia yang membuat regia sedikit berteriak karna kaget, kemudian excel meletak kan tubuh regia dengan perlahan di atas kasur.
ia juga merebah kan diri nya di sebelah regia, kemudian menarik pinggang wanita nya untuk lebih rapat ketubuh nya.
'' kamu tidak ingin memberi penjelasa, atau kamu masih marah sama aku '' ucap regia sedikit mendongak.
'' tidak, aku sangat lelah, besok terserah kamu mau bertanya apa '' sahut excel.
regia kembali menunduk dan menyandar kan kepala nya di dada bidang excel yang terasa hangat dan nyaman.
beberapa menit kemudian, regia dapat mendengar dengkuran ringan dan suara nafas excel yang terdengar rinyah di telinga nya.
'sebentar saja sudah terlelap, mungkin dia sangat kelelahan selama bepergian ini, entah apa yang di lakukan nya ' dalam batin regia.
__ADS_1
tangan regia menarik selimut ke atas untuk menutupi tubuh nya juga excel, kemudian tangan nya melingkar di punggung kekar pria nya dan menarik tubuh nya supaya lebih dekat dengan excel.
regia merasa sangat nyaman dengan tubuh hangat nya sang pria, dia juga menikmati aroma maskulin excel yang beberapa hari ini tidak di temukan nya.
regia memejam kan mata dan meraungi mimpi yang terasa menyenang kan malam ini.
...----------------...
sinar mata hari pagi memasuki kamar regia dan menerpa wajah nya, dari jendela kamar yang sudah sedari tadi di buka oleh seseorang.
mata regia perlahan terbuka karna cahaya yang menyilau kan mata nya, pandangan nya terlihat kecewa ketika melihat ke samping nya yang sudah tidak ada orang.
'' cari siapa '' ucap seorang pria dengan kemeja putih yang masih melekat di tubuh nya.
regia langsung menoleh ke arah sumber suara yang baru saja ia dengar '' excel '' panggil nya dengan senyum yang mengembang.
dengan cepat regia berdiri dan melompat, untung saja excel bisa menangkap tubuh regia dan mengunci tubuh nya supaya tidak jatuh.
'' masih pagi, semangat banget '' ucap excel dengan regia yang masih ada di gendongan nya.
'' aku kira, kejadian semalam hanya bunga mimpi, karna itu aku takut waktu tempat yang kamu tiduri sudah tidak ada orang '' kedua tangan regia masih melingkar di leher excel.
excel terkekeh kecil mendengar penuturan regia yang di rasa seperti seekor kelinci yang sangat menggemas kan.
'' kamu sudah melihat aku memarin malam, itu bukti kalau aku tidak bohong, apa kamu masih akan marah ''
excel menatap dalam manik mata coklat indah milik regia '' beri aku morning kiss, setelah itu akan ku jawab '' menurun kan tubuh regia di atas ranjang nya.
Cup
'' sudah, aku sudah menuruti ucapan kamu ''
'' masih kurang ''
'' kurang gimana '' tanya regia heran.
'' di sini belum '' tunjuk excel ke pipi kanan nya.
Cup
'' sudah '' ucap regia setelah mengecup lembut pipi kanan excel.
'' sebelah sini masih belum '' sahut excel kembali, dengan tangan yang menunjuk pipi kiri nya.
masih pagi tapi sudah bikin orang emosi, regia ingin menarik kata-kata nya kalau dia pernah merindu kan excel.
Cupcupcup...
regia sudah menciuma setiap inci wajah excel, yang mendapat senyuman puas dari pria nya.
__ADS_1
'' Eeeh.. mau apa lagi '' kata regia yang di dorong paksa oleh excel untuk kembali tertidur di atas kasur dengan tubuh excel yang menindihi di atas nya.
'' kita belum melaku kan hubungan seorang pasangan beberapa hari ini, jadi aku minta jatah ku sekarang '' excel menggoda regia dengan tersenyum jahil.
mata regia membulat '' tapi aku belum sikat gigi excel, aku tidak mau menyingkir lah Awa...'' regia mencoba untuk mendorong tubuh excel.
regia belum menyelesai kan kalimat nya, tetapi mulut nya langsung di bungkam dengan mulut excel.
ciuman yang excel berikan terlalu panas, regia tidak dapat mendorong tubuh excel. semakin ia larut dalam kenikmatan bibir lembut excel tenaga regia semakin terkuras habis.
'' bernafas gia '' ucap excel setelah melepas ciuman nya dan menatap regia yang sedang kesulitan mengambil nafas.
regia membuang muka, ia kesal dengan raut wajah excel yang terus menggoda nya. regia sudah sadar kalau pipi nya pasti memerah seperti ceri, bahkan jantung nya berpacu dua kali lebih cepat dari pada sebelum nya.
'' kamu masih malu sayang, bukan nya kita sudah melakukan ini beberapa kali '' goda excel kembali.
regia melotot sejadi nya ke arah excel '' oke oke aku tidak akan menggoda mu lagi, kita ulangi sekali lagi ya '' ucap nya.
regia menggeleng dan membungkam mulut nya dengan tangan, excel melepas kan tangan regia dan mengusap bibir bawah regia dengan ibu jari nya.
'' setelah ini, cepat mandi dan bersiap kamu harus ikut ke rumah ku '' kata excel dengan bangkit dari posisi nya.
'' kenapa? '' tanya regia.
'' Rahasia ''
'' selalu misterius '' bisik regia lirih.
excel yang semula memunggungi regia kini berbalik kembali menghadap nya ''aku kasih waktu dua puluh menit, ngak kurang ngak lebih'' final excel.
'' mana cukup dua puluh menit kamu kira aku...''
'' ngak ada tawar menawar, waktu nya sudah berjalan. kamu mau mandi sendiri atau aku bantu untuk mandi '' timpal excel.
mata regia kembali terbuka lebar mendengar ucapan excel yang semena-mena, namun dengan cepat ia berlari ke dalam kamar mandi dan mengunci pintu nya rapat-rapat.
excel terkekeh kecil melihat kabur nya regia yang sangat takut di lihat oleh nya, ia pergi ke sofa ruang tamu dan duduk menunggu regia.
...----------------...
NEXS
******
From autor.
jangan lupa terus dukung autor supaya semakin semangat dengan like, vote, favorit juga tekan bintang lima dan beri tips untuk autor menjadi lebih baik, hadiah juga boleh yang ikhlas aja hehehe...
terima kasih banyak
__ADS_1
SALAM SAYANG DARI YARA ❤❤❤