
excel mengantar kan regia pulang kembali ke rumah sore ini, ketika masuk rumah regia mendapati anggi sudah tiba lebih awal dan sedang berdiri memunggu ngi nya karna sedang mencuci baju di mesin cuci.
regia mendekati anggi dan mengajak nya untuk duduk di sofa ruang tamu, karna ada yang ingin regia bicara kan kepada anggi.
anggi sudah mendengar kan cerita panjang regia tentang penyakit nya, anggi menarik nafas panjang kemudian tersenyum lebar menatap regia.
''bagus kalau gitu re, kamu harus mencoba nya'' ucap anggi.
''yah, aku akan mencoba melakukan hal yang tidak pernah aku sangka ini ''
tangan anggi terulur mengelus singkat pundak regia ''percaya saja, aku yakin kamu pasti bisa sembuh. dan nanti kalau kamu memang sudah bisa melihat malam, aku janji akan mengajak mu berkeliling, oke''
regia mengangguk pasti lalu memeluk sahabat nya dengan lembut, anggi membelai rambut belakang regia untuk membuat nya merasa tenang.
'' tapi ngi, aku harus tinggal di rumah excel selama pengobatan. kamu ngak papa kan tinggal sendiri '' anggi melonggar kan pelukan dan menangkup wajah regia dengan ke dua tangan nya.
''tidak masalah, kita masih bisa bertemu dan bermain di pagi hari '' anggi memang sangat paham bagaimana membuat regia merasa nyaman dan tenang.
'' makasih ngi, aku pasti merindu kan mu '' ujar regia tersenyum puas dengan kembali memeluk tubuh anggi singkat.
''baiklah, kapan kamu akan pindah''
''besok pagi, excel akan menjemput ku besok dan langsung membawa semua barang yang aku perlu kan''
anggi mengangguk '' kalau gitu. biar aku bantu kamu beres-beres, nona regia''
'' suatu kehormatan bagi saya dengan ketulusan hati anda, nona anggi'' sahut regia dengan kekehan kecil di akhir kalimat nya.
kedua nya pergi memasuki kamar regia dengan senyum yang menggembang indah, dan mulai merapikan semua barang yang akan regia bawa besok pagi.
...----------------...
matahari sudah kembali menampak kan diri, membuat regia sedikit menggeliat dan terbangun ketika cahaya nya menembus ke dalam kamar regia dari celah jendela.
regia menutup mulut nya ketika uapan kantuk nya kembali datang, ia terduduk dan menggerak kan tubuh untuk menegang kan otot yang terasa sangat nyaman.
tatapan nya beralih kepada anggi yang masih tertidur pulas di sebelah nya, dengan posisi menghadap nya dan mulut yang sedikit terbuka.
tadi malam regia dan anggi tidur bersama di kamar regia, untuk perpisahan terakhir regia tinggal di rumah anggi, karna ke depan nya regia akan berada di rumah excel dan kemungkinan itu sangat lama.
regia pergi ke kamar mandi kemudian bersiap.
''kamu sudah ngabarin excel re'' tanya anggi dengan suara serak khas orang bangun tidur, kepada regia yang sedang menyisir rambut nya di depan kaca.
''ini masih jam 06:30 ngi, mungkin excel masih tidur di jam segini ''
__ADS_1
Toktoktok...
regia dan anggi saling tatap satu sama lain, tatapan mereka teralih kan setelah handpone regia bergetar pertanda panggilan masuk.
regia menggeser tombol hijau yang tertera di layar ponsel nya, panggilan terhubung.
'' halo '' sapa regia lebih dulu.
''aku sudah ada di depan rumah kamu '' sahut orang di seberang dengan suara berat khas milik nya.
'' tunggu sebentar aku kesana '' tanpa menunggu orang di telfon menjawab, regia dengan langkah terburu-buru pergi keluar untuk membuka kan pintu.
excel sudah rapi dengan pakaian formal seorang ceo seperti biasa nya, regia tersenyum dan berjalan mendekati excel.
'' semangat banget, ini masih terlalu pagi'' ucap regia setelah mengajak excel memasuk i rumah nya.
''kayak nya kamu ngak nyambut kedatangan aku, kalau gitu aku balik aja'' excel kembali memutar tubuh nya, belum sempat ia melangkah dari posisi . regia dengan cepat menghadap untuk memberhenti kan.
'' eeeh... bukan gitu maksud aku'' cegah regia.
excel melipat kedua tangan nya, diam untuk mendengar kelanjutan ucapan regia.
''sebenar nya kamu ngak perlu repot-repot buat bantu aku pindah, aku bisa sendiri. kamu cukup suruh supir buat jemput aku ke sini ''
'' tidak, aku sebagai tuan rumah harus bisa menyambut tamu terhormat dan membuat nya nyaman '' balas excel dengan sungguh-sungguh.
''aku lebih serius, aku ngak merasa kamu begitu merepot kan. malah aku senang bisa bantu kamu, tapi dari tadi alasan yang kamu berikan sama saja dengan menolak niat baik ku, aku merasa sedikit kecewa '' ucap excel dengan memaling kan wajah nya.
regia merasa bersalah mendengar penuturan tulus excel '' baiklah aku yang salah, aku minta maaf''
regia berjalan untuk lebih dekat dengan excel, kecupan lembut di pipi excel membuat sang empu nya menoleh ke arah orang yang baru saja mencium nya.
senyum regia mengembang dengan ke dua tangan yang menangkup wajah tampan excel.
''maaf karna tidak bisa mengarti kan niat baik kamu, maaf juga karna membuat mu merasa kecewa ''
excel dapat mencium aroma harum parfum setrowberi campur vanila yang melekat di tubuh regia, mata tajam excel menatap dalam manik kecoklatan milik regia setelah itu senyum nya mengembang.
'' harus ada kompesasi sayang '' kata excel dengan tangan yang melingkar di pinggang ramping milik regia.
excel memajukan wajah nya untuk lebih dekat dengan regia, belum sempat bibir kedua nya menyatu. suara batuk seseorang membuat excel dan regia menoleh ke arah nya.
''uhuk.. uhuk... masih ada orang, pagi-pagi udah pamer ke romantisan '' ucap anggi yang berlalu pergi meninggal kan kedua nya dan menuju kamar mandi.
'' iih... dasar baperan'' balas regia dengan terkekeh kecil di akhir kalimat nya.
__ADS_1
regia mengangkat satu alis nya ketika tatapan nya kembali melihat ekspresi aneh di wajah excel.
'' kenapa ''
''lanjutin '' ucap excel singkat.
'' sudah kita harus cepat '' regia berlalu pergi dengan cepat, dan menghindari tatapan excel.
...----------------...
seseorang berpakaian serba hitam sedang menatap tajam ke rumah anggi, dengan earphone bluetooth yang sudah terpasang di telinga nya.
'' bagaimana? '' ucap orang di seberang, setelah panggilan terhubung.
'' kami sudah mengawasi tempat ini sejak ke datangan tuan excel, nona. mereka baru saja keluar nona''
''bagus, terus awasi dan ikuti mereka. ingat jangan lengah kalau sampai excel mengetahui kalian, berdasar kan sifat nya excel tidak akan membiar kan kalian pergi dengan mudah ''
''baik nona, saya akan hati-hati ''
orang yang memakai pakaian serba hitam itu, tiba-tiba mundur ketika excel menoleh ke belakang yang di ikuti oleh wanita di samping nya.
di posisi lain, excel tiba-tiba melihat ke belakang ketika merasa ada seseorang yang terus mengawasi nya.
'' ada apa? '' tanya regia yang juga mengikuti arahan excel dengan tatapan heran.
'' tidak ada, ayo berangkat '' ajak excel menggandeng tangan regia dan mengantar nya untuk duduk di depan samping pengemudi.
excel melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang, tatapan nya beralih ke sepion mobil yang menghadap ke belakang.
'' memang ada yang tidak beres '' gumam nya lirih.
regia melihat ke samping '' apa '' tanya regia tang tidak dapat mendengar dengan jelas.
'' ngak ada '' elak excel '' aku hanya mencoba mengingat apa yang tadi pagi erik katakan''
'lebih baik regia tidak menyadari nya, dia pasti akan panik kalau ada orang yang mengikuti nya' dalam batin excel.
...----------------...
NEXS
********
from autor
__ADS_1
jangan lupa dukung dengan like,komentar, favorit, vote juga bintang lima, hadiah juga boleh hehehe...
terima kasih semua nya...