
regia kembali melihat foto-foto yang ada di ponsel nya, sudah tiga hari excel menghilang pergi entah kemana.
kilatan mata regia menggambar kan penuh penderita an, rasa kerinduan yang teramat dalam kepada sang kekasih yang juga merupa kan tuan nya ini sangat menyiksa batin.
buliran bening kembali meluncur dengan leluasa di pipi mulus regia, setelah kejadian di mana excel terlihat sangat kecewa dan ada sedikit rasa kebencian pada nya, sejak itu setiap hari regia seperti di tuntut untuk rasa bersalah dan menangis se jadi-jadi nya.
anggi yang melihat tidak bisa berbuat apa-apa, ia sudah bertanya kepada rohan tentang kemana pergi nya tuan excel. tapi tidak mendapat kan jawaban, rohan sendiri juga heran entah kemana excel dan erik yang pergi misterius seperti ini.
tangan anggi terulur menyentuh pundak regia ''re, sudah jangan selalu berfikiran negatif tentang tuan excel, kamu harus bisa kembali menjadi tangguh re. seperti sebelum nya, jangan seperti ini terus re, aku ngak tega lihat nya'' kata anggi.
anggi menurun kan kembali tangan nya dan mengambil posisi untuk duduk di sebelah regia.
'' aku ngak kuat ngi hiks... hati aku sakit, aku merasa sangat bersalah pada nya hiks... hiks...'' sahut regia yang sudah sesenggukan karna menangis.
anggi menatap regia sendu ''aku tahu, wajar kalau excel kecewa sama kamu. tapi aku ngak nyangka aja, dia itu sudah keterlaluan banget regia kenapa dia masih tidak mengerti dengan semua yang kamu lakukan padahal kamu juga sudah menjelas kan panjang lebar tentang semua alasan kamu'' cerocos nya dengan kening mengerut.
tak ada sesuatu yang dapat regia ucap kan, tubuh nya bergetar dengan air mata yang masih belum terhenti untuk jatuh.
'' re, kamu harus bisa ngelepas dia perlahan, meskipun excel sudah kembali nanti tapi sifat nya tetap acuh tak acuh pada mu bagaimana, kamu akan semakin sakit hati di buat nya'' ucap anggi kembali, menghadap regia dan menggeng ngam kedua tangan nya.
regia mengangkat pandangan nya yang semula tertunduk untuk melihat anggi dengan wajah yang masih di banjiri air mata '' apa aku bisa ngi'' kata nya dengan suara serak khas orang nangis.
'' kamu pasti bisa re '' sahut anggi dengan semangat ''jangan nyerah seperti ini, nanti kalau excel sudah kembali kamu harus menuntut penjelasan pada nya, okeh. walaupun nanti nya akan terasa sakit lagi '' sambung nya dengan senyum yang mengembang.
regia mengangguk cepat, benar dengan begitu rasa penasaran dan bersalah nya akan perlahan reda meskipun sayatan luka di hati nya akan kembali terbuka.
''bentar lagi udah gelap, kamu istiraha aja. inget jangan menyerah kita sudah membuat prinsip kalau putus asa bukan bagian dari kehidupan kita '' tangan anggi terulur mengusap sisa air mata di pipi regia dengan senyum meyakin kan.
'' sedalam apa kamu jatuh aku akan selalu membantu mu, walau pun nanti nya tidak dapat kembali keluar. kita harus kompak re, kamu masih punya aku'' final anggi.
senyum tipis tercetak jelas di bibir pink regia, ia berbalik menggenggam tangan anggi dengan sangat erat yang dapat menyalur kan rasa semangat yang di miliki nya sekarang ini.
__ADS_1
'' terima kasih ya ngi, kamu selalu jadi rumah buat aku berteduh '' timpal regia.
'' iya, sudah jangan nangis lagi, kalau gitu aku kembali dulu ke kamar''
'' iya ''
regia terus menatap ke pergia anggi sampai menghilang dari panda ngan nya, ia kembali merebah kan tubuh nya di kasur empuk dengan mata yang terpejam.
'' rasa nya sangat tenang '' gumam nya dengan memeluk ponsel yang masih memperlihat kan foto excel.
...----------------...
anggi mengerjap kan mata nya beberapa kali, setelah pandangan nya jelas ia menghidup kan lampu kamar nya dan melihat jam kecil yang ada di laci kecil samping kasur.
'' hoaamm... sudah tengah malam, siapa yang datang jam segini ke rumah orang'' bisik anggi dengan mulut terus menguap karna ngantuk.
kaki anggi terus melangkah mendekati pintu, dengan mata menyipit akibat tidak kuat dengan rasa ngantuk yang melanda nya.
'' bentar, jangan di ketuk lagi bisa copot tuh pintu '' ucap nya sedikit berteriak dengan tangan yang berusaha memutar kunci pintu.
mata nya terbuka lebar ketika melihat orang yang sekarang berada di depan nya, ia bingung mau bilang bagaimana dengan nya. regia tidak bisa menemui nya sekarang.
'' mau apa kamu kesini '' tanya anggi kepada excel.
tampilan excel terlihat seperti sangat kelelahan, rambut acak-acak kan dan juga dua kemancing terbuka di kemeja putih yang dia kenakan.
'' jangan melakukan hal yang macam-macam, mau apa kamu? kalau masih tidak menjawab nya aku akan berteriak minta tolong '' anggi mencoba menghalangi excel yang ingin masuk dengan paksa ke dalam rumah.
'' aku mau ketemu regia '' jawab excel dengan suara lelah yang keluar dari mulut nya.
anggi menatap tak percaya dengan mata meneliti '' perlu apa? hah. ke mana saja kamu selama ini, kamu tidak tau setiap hari regia harus menangis karna mu tapi kamu, kamu meninggal kan nya dengan begitu tenang tanpa peduli tentang nya ''
__ADS_1
excel menggeleng tak kuasa '' aku bisa jelasin semua nya, tapi sekarang aku ingin bertemu regia '' ucap nya dengan mengeluh lelah.
'' jangan harap, sekarang pergi.... '' bentak anggi dengan keras, meskipun ia merasa tidak pantas dengan ucapan nya tapi sungguh, ia merasa takut kalau sampai regia terbangun dan di lihat oleh excel.
Klaak...
'' siapa ngi, kenapa aku seperti mendengar suara excel '' ucap regia setelah keluar dari balik pintu kamar nya.
anggi menatap regia '' kenapa kamu keluar re '' sahut nya, tanpa di rasa tubuh nya di dorong paksa oleh excel. belum sempat anggi ingin mengejar excel tangan nya sudah di tahan oleh seseorang yang sedari tadi berdiri di belakang excel.
'' jangan menghalangi nya '' ucap rohan memeluk tubuh anggi dari belakang, anggi tidak menyadari kalau rohan dan erik juga ada di depan rumah nya.
anggi mendongak untuk menatap wajah excel '' tapi regia... ''
'' aku tau kamu menghawatir kan dia, tapi tenang saja excel tau apa yang akan dia lakukan '' sela rohan dengan cepat, yang mendapat anggukan pasti dari erik untuk metakin kan.
anggi hanya pasrah, meskupun anggi ragu dengan excel tapi ia mungkin bisa percaya dengan tuan nya, rohan.
...----------------...
NEXS
********
From autor
kira-kira kenama ya excel pergi? tunggu kelanjutan nya yuk.
jangan lupa terus dukung autor dengan like, vote, favorit juga tekan bintang lima, hadiah juga boleh yang ikhlas aja hehehe....
Terima kasih semua nya
__ADS_1
SALAM SAYANG DARI YARA ❤❤❤