Ceo Kejam Ber Istri Buta

Ceo Kejam Ber Istri Buta
Mengalahkan Raja iblis


__ADS_3

Malam ini regia dan anggi sudah berada di rumah nya, setelah kejadian tadi pagi excel menyuruh rohan untuk mengantar nya pulang dan menyuruh seseorang untuk berjaga di sekitar rumah regia.


Regia berjalan menitih keluar kamar nya menuju kamar anggi, penglihatan nya sudah tidak berfungsi sekarang.


" anggi, anggi " panggil regia menggedor pintu kamar anggi yang tertutup rapat.


Anggi melangkah malas mendekati pintu, ia sesekali menutup mulut nya dengan tangan karna menguap.


" ada apa sih re nganggu orang lagi tidur aja, kenapa malam-malam cari aku" ucap anggi di depan pintu kamar nya.


Regia menjulur kan ponsel nya " ngi ada yang nelfo, aku tidak tau siapa yang menelfon aku malam-malam begini" keluh regia.


Anggi mengambil alih hp regia, dan membuka layar nya " tuan excel re, yang nelfon kamu" kata anggi.


" terus gimana ngi kalau nanti nelfon lagi" ucap regia menghadap ke depan.


" ngak papa kamu angkat saja nanti, sekarang aku antar kamu kembali ke kamar ya " ajak anggi, yang mendapat anggukan kecil dari regia.


Baru saja anggi ingin beranjak pergi telfon regia kembali bergetar " anggi ada yang nelfon " ucap regia kembali.


Anggi mengambil ponsel regia " re nanti kamu bicara normal seperti biasa, jangan sampai membuat nya curiga " ujar anggi.


" iya " jawab regia singkat, setelah itu anggi menggeser tombol hijau yang ada di layah ponsel regia dan setelah panggilan nya tersambung anggi menyerah kan ponsel nya kepada regia.


"halo regia " ucap excel setelah panggilan tersambung.


" ada apa kenapa menghubungi aku malam- malam begini " regia mencoba bicara senormal mungkin.


" galak banget pacarku, aku cuman rindu sama kamu apa tidak boleh nelfon pacar sendiri " goda excel "sekarang aku tidak bisa tidur" lanjut nya.


" terus apa hubungan nya sama aku"


" itu semua gara-gara kejadian tadi pagi waktu kamu menggoda ku " tuduh excel.


" sangat tidak penting, kamu telfon aku cuman mau bahas ini" tanya regia.


" iya kenapa, aku ganggu waktu kamu "


" ganggu banget pacarku, lain kali kalau tidak ada hal penting jangan menghubungi aku, udah aku tutup telfon nya mau lanjut tidur ngantuk, bye.. " ucap regia langsung menutup telfon tanpa menunggu jawaban excel.


" re, tuan excel ngak papa kamu gituin " tanya anggi heran.

__ADS_1


" ngak papa ngi, emang nya dia mau apa lagian kalau tidak cepat di matikan akan lebih banyak bicara nanti " regia menenang kan.


" baiklah cuman kamu yang mengerti tentang nya, kalau gitu aku balik dulu ke kamar kamu istirahat lah aku akan menutup pintu nya " pamit anggi.


" iya terima kasih anggi " kata regia.


anggi meninggal kan regia menutup pintu kamar regia dan kembali ke kamar nya, melanjutkan alam mimpi yang terasa menyenang kan.


...----------------...


seorang pria menatap ke luar dari balkon kamar nya, tatapan nya tak henti-henti menatap langit malam yang sekarang terlihat indah.


" manda melakukan nya dengan benar" menghela nafas " sekarang, masih harus menunggu beruang putih masuk perangkap untuk bisa mengalah kan raja iblis yang sesungguh nya " gumam tiran.


" roland, terus awasi pergerakan mereka jangan menyerang tanpa aba-aba dari ku " perintah tiran.


" baik tuan " balas roland dengan sopan, dan pergi meninggal kan tiran sendirian.


" keberadaan wanita ini sungguh menarik, apa yang di buat nya sampai excel yang begitu kejam bisa tunduk dan patuh pada nya"


" melihat perlakuan excel, seperti nya dia akan mengorban kan apapu demi wanita ini bahkan nyawa nyapun tak terkecuali " bisik tiran pada diri nya sendiri.


tiran menghidup kan korek api untuk rokok nya, kemudia menyesap dan menghembus kan asap nya yang menutupi permukaan wajah tampan itu.


...----------------...


" selamat pagi tante " sapa anggi yang melihat herlin sedang memotong bunga di taman halaman rumah nya.


" pagi anggi " balas herlin " kamu langsung masuk saja rohan sudah siap di dalam" lanjut nya dengan tersenyum ramah.


" iya tante, kalau gitu saya permisi tante " pamit anggi yang tak kalah ramah,herlin kembali melakukan kegiatan nya sedang kan anggi berjalan memasuki rumah besar itu dan mendekati kamar kerja rohan.


belum sempat anggi mengetuk pintu rohan sudah keluar lebih dulu dari kamar nya.


" pas banget kamu sudah datang, ayo kita harus cepat " sarkas rohan yang langsung menggandeng tangan anggi.


anggi masuk ke mobil bagian depan samping pengemudi, rohan memilih menyetir sendiri mobil nya tanpa minta pak supir untuk mengantar kan.


" kita mau kemana tuan " tanya anggi setelah mobil melaju cepat membelah jalan raya yang tidak terlalu ramai.


" kita sekarang akan menemui kelien yang di berikan papa, kamu temani dan bantu aku bicara nanti untuk bisa membuat kelien itu setuju dan menandatangani kontrak " jelas rohan panjang lebar dengan menyerah kan sebuah dokemen kepada anggi.

__ADS_1


anggi menerima dan langsung membaca isi dokumen tersebut " baik tuan, seperti nya peroyek ini bisa di tangani dengan mudah " ucap nya dengan senyum yang mengembang.


" apa benar ini tempat nya tuan" tanya anggi heran dan penuh tanda tanya melihat tempat di depan nya sekarang.


excel kembali mengecek alamat nya " tidak salah, ini memang benar tempat nya " sahut rohan yang juga menatap wajah anggi.


" sudah lah jangan terlalu banyak mikir, kita masuk saja biar cepat selesai juga bisa langsung pergi dari tempat ini " ajak rohan menarik tangan anggi dan memasuki tempat itu.


Bar Namikaze


suasana di dalam bar sangat berisik dengan begitu banyak nya manusia yang berkumpul menjadi satu hanya untuk memuas kan kebahagiaan nafsu nya.


rohan dan anggi berjalan menuju ruangan VIP yang sudah di siapkan oleh kelien yang memberi nya alamat.


anggi merasa ada hal aneh yang akan terjadi setelah ini, melihat tatapan orang yang berada di ruangan itu membuat nya semakin waspada begitu pun rohan.


" selamat datang tuan bailey rohan balsiger " sapa seorang pria berperut buncit yang di kelilingi oleh beberapa wanita penghibur yang di sediakan bar.


" tuan jacson apa bisa kita langsung membahas tentang kerja sama ini " ucap rohan tanpa bertele-tele.


" hahaha baiklah seperti nya tuan rohan memang seperti yang di rumor kan, sangat angkuh " sahut jacson kembali.


" saya terima pujian tuan jacson dengan hormat" ucap rohan kembali.


rohan dan jacson mendiskusi kan pekerjaan nya anggi melihat keahlian bicara rohan begitu sempurnah seperti nya rohan sudah tidak memerlukan bantuan dari anggi.


anggi merasa ngantuk jika terus mendengar obrolan rohan, jadi ia memilih untuk melihat- lihat sekeliling ruangan nya.


" terima kasih atas kerja sama nya tuan jacson " kata rohan lalu berjabat tangan dengan pria bernama jacson itu.


" tuan rohan terlalu sungkan, bagaimana kalau kita rayakan kerja sama kita dengan sedikit minum " jacson memberikan segelas minuman yang baru saja di bawakan oleh seorang pelayan.


" baik " rohan menerima gelas itu dan memberi chis jarak jauh, belum sempat bibir nya menyentuh gelas anggi dengan cepat merampas dan dengan sengaja menjatuh kan nya.


" maaf tuan seperti nya aku melihat ada semut, jadi ingin membuang nya tapi tangan saya licin dan tidak sengaja menjatuh kan gelas itu " keluh anggi dengan mata yang memberi isyarah.


rohan mengerti dengan maksud itu "kamu sudah berbuat tidak sopan di depan kelien, saya harus memberi mu hukuman supaya tidak melakukan nya lagi " ujar rohan dengan sungguh-sungguh.


" maaf tuan jacson bawahan saya membuat keributan, saya akan pergi memberi nya hukuman semoga tuan bisa memaaf kan bawahan saya yang ceroboh ini " pamit rohan, ia membawa anggi berjalan keluar ruangan itu.


" sial, wanita itu mengacaukan rencana ku" umpat jacson "tapi tidak papa suatu saat rohan yang tampan itu pasti akan menjadi milik ku" sambung nya.

__ADS_1


jacson adalah orang yang suka bermain wanita tapi hal yang paling di sukai nya iyalah bermain dengan sesama jenis nya.


__ADS_2