CINTA DALAM DENDAM

CINTA DALAM DENDAM
BAB 10


__ADS_3

“Kau pikir aku akan menerima perjodohan ini? Kau salah jika mengira aku masih mencintaimu Kendra! Aku akan memberitahu kedua orang tua ku jika kau adalah pria yang menyakiti ku maka Daddy ku akan membatalkan perjodohan ini!”


Sentak Cellyn melepaskan tangan Kendra dari pinggang nya, gadis itu mendorong tubuh Kendra menjauh dari nya lalu berjalan meninggalkan pria itu, namun langkah nya terhenti kala mendengar suara Kendra yang terdengar seperti mengancam.


“Silahkan saja, dan aku akan memberitahu semua orang jika kau lah yang pelaku pembullyan Avika dulu, silahkan kau bayangkan bagaimana malu nya kedua orang tua mu mengetahui korban dari kelakuan putri mereka tak lain adalah anak dari teman nya sendiri!”


Cellyn mematung mendengar ucapan Kendra, tidak dia tidak mungkin membiarkan kedua orang tua nya merasakan malu lagi karena kelakuan nya di masa lalu karena dampak nya bukan hanya di kehidupan nya melainkan kehidupan orang tua nya juga.


Cellyn membalikkan tubuh nya menatap Kendra yang kini tersenyum miring pada nya, entahlah pria itu semakin terlihat buruk di mata Cellyn, entah apa yang sebenarnya dia inginkan dari Cellyn, bukan kah dia sudah berhasil membuat Cellyn sakit hati? Lalu sekarang apalagi yang ia inginkan?


Cellyn berjalan menghampiri Kendra menatap lekat wajah pria itu. “Sebenar nya apa yang kau inginkan dari ku? Kau tidak puas sudah menyakiti hati ku?”


Kendra tersenyum sinis menatap Cellyn, tangan nya terangkat menyelipkan anak rambut yang menutup wajah cantik Cellyn membuat gadis itu segera menepis tangan Kendra dari wajah nya, karena tentu ia tidak sudi di sentuh oleh pria itu.


“Jauhi Dellon dan terima perjodohan ini, menikah dengan ku.”


Cellyn menggeleng kan kepala, mudah sekali pria itu memberinya jawaban, apa dia pikir Dellon adalah mainan Cellyn sama seperti diri nya memperlakukan Cellyn seperti mainan nya? Tentu Cellyn tidak akan setuju dengan permintaan konyol Kendra.


“Aku bisa menerima perjodohan ini, tapi aku tidak bisa meninggalkan Dellon begitu saja, kau pikir dia mainan?”


Bukan tanpa alasan Cellyn mengatakan hal itu, toh dia hanya menerima perjodohan ini dan bukan pernikahan mereka, selama belum menikah maka Cellyn akan melakukan sesuatu yang membuat Kendra atau kedua orang tua Kendra membenci nya dan membatalkan perjodohan nya.


Kendra tampak diam dan berpikir, pria itu kemudian menatap Cellyn dan memberikan gadis itu waktu untuk membuat Dellon pergi menjauh dari nya.


“Ku beri kau waktu satu bulan untuk membuat nya menjauhi mu.”


Cellyn kemudian mengangguk, namun bukan untuk menjauhi Dellon melainkan menjauhi nya, namun tak hanya di situ, Cellyn juga memberikan syarat pada Kendra yang membuat pria itu sedikit kesal.


“Dan selama sebulan itu kau harus tutup mulut tentang perjodohan ini, jika Dellon sampai tahu tentang hal ini maka perjanjian kita batal, dan aku tidak peduli jika kau memang ingin memberitahu keluarga ku yang sebenarnya terjadi.”

__ADS_1


Meskipun kesal Kendra memilih setuju, tak masalah jika dunia tidak tahu ia dan Cellyn dijodohkan, yang terpenting dia bisa memantau Cellyn, kemana gadis itu pergi dan bersama siapa, dan ia punya hak untuk melarang Cellyn.


Kedua nya segera masuk setelah membuat perjanjian, terlihat raut wajah bahagia pada kedua orang tua mereka melihat Kendra dan Cellyn yang terlihat sangat serasi padahal sejak tadi Cellyn sudah benar benar muak berada di tempat yang sama dengan Kendra.


“Lalu bagaimana hasil pertemuan kita ini?”


Tanya Pramudana menatap Kendra dan juga Cellyn, kedua nya kini saling menatap tak lama Kendra mengangguk kan kepala nya begitu pula dengan Cellyn meski pun gadis itu terlihat tidak begitu yakin namun hal itu sontak membuat kedua orang tua mereka merasa bahagia.


“Ah akhir nya kita punya hubungan yang erat.”


Ucap Pramudana pada Agus, terlihat Liliana dan Yoonia juga saling memeluk bahagia melihat jawaban dari kedua anak mereka yang benar benar memuaskan mereka saat ini, sedangkan Cellyn diam entah mengapa ada rasa bersalah saat mengingat Dellon saat ini.


“Maaf Dellon tapi ini tidak akan lama.”


Cellyn membatin menutup kedua mata nya, gadis itu benar benar gelisah takut jika Dellon mengetahui hal ini sebelum waktu nya, sedangkan Kendra memasang wajah datar nya namun di hati nya benar benar berbeda.


Jika saja tidak sedang berada di rumah Cellyn mungkin ia sudah melompat kegirangan mengetahui ia dan Cellyn di jodohkan, namun rasa bahagia itu ia tahan lantaran tak ingin Cellyn tahu jika diri nya bahagia saat ini.


Ucapan Lilian membuat Cellyn benar benar gelisah, entah mengapa ia takut jika kedua orang tua nya tau jika Avika lah korban pembullyan yang Cellyn lakukan dulu hingga ia harus di hukum hidup jauh dari keluarga nya dan bagaimana reaksi kedua orang tua Kendra mengetahui jika pelaku pembullyan putri mereka justru gadis yang di jodohkan dengan putra mereka.


.


.


.


Hari semakin larut membuat Kendra dan keluarga nya memilih untuk pulang setelah menyetujui perjodohan putra putri mereka, Cellyn segera masuk ke dalam kamar nya setelah melihat mobil yang keluarga Kendra tumpangi mulai menghilang.


Tujuan utama nya adalah Dellon dengan cepat gadis itu menghubungi Dellon yang kemungkinan sudah tertidur lantaran menunggu diri nya selesai dengan urusan nya sendiri, Cellyn menaruh ponsel nya di kepala ranjang nya lalu tak lama Dellon pun mengangkat panggilan Video dari Cellyn.

__ADS_1


“Hai, sudah tidur?”


Tanya Bianca kala melihat wajah Dellon yang seperti baru bangun tidur, Dellon mengangguk memperlihatkan wajah nya yang masih sangat mengantuk membuat Cellyn mati matian menahan tawa melihat wajah Dellon yang begitu menggemaskan.


“Maaf, pasti kau sudah lama menunggu.”


Lirih Cellyn yang merasa bersalah membuat Dellon menunggu nya dengan sangat lama bahkan hingga pria itu tertidur, mendengar hal itu Dellon sontak membuka kedua mata nya menatap Cellyn dengan senyuman manis nya.


“Tidak masalah sayang ku, bahkan aku rela menunggu mu bercerai jika saja kau menikah dengan pria lain.”


Deg!


Cellyn mematung, entah mengapa ia merasa jika Dellon mengetahui yang terjadi pada nya dan Kendra, tapi itu tidak mungkin lantaran Kendra sudah berjanji tidak akan membocorkan hal ini pada siapapun terutama Dellon.


“Ishh!! Jangan bicara begitu!”


Dellon terkekeh lalu menatap wajah kesal Cellyn, tanpa di sadari kedua nya tertidur dengan panggilan video yang masih menyala bahkan sampai di pagi hari, namun sayang ponsel Cellyn lowbat hingga panggilan itu harus terhenti.


Cellyn terbangun kala merasakan terik nya matahari pagi menembus gorden milik nya, hal pertama yang ia cari adalah ponsel nya, menyadari jika ponsel nya kehabisan baterai dengan cepat gadis itu mengisi daya ponsel nya lalu berjalan menuju bathroom untuk membersihkan diri nya.


Setelah selesai mandi, Cellyn kemudian berjalan menuju ponsel nya dan menyalakan kembali ponsel nya, kening nya berkerut kala melihat banyak notif dari nomer yang tidak tersimpan di kontak nya.


[Kau menelpon sampai pagi hari? Apa yang kalian lakukan sebenarnya?!]


Pesan terakhir yang Cellyn baca, gadis itu masih bertanya tanya siapa yang mengirimkan begitu banyak pesan pada nya, belum lagi pesan pesan nya berisi kata kasar membuat Cellyn semakin kesal saja.


[Kau siapa? Kenapa mengaturku?]


[Calon suami mu!]

__ADS_1


Deg!


__ADS_2