CINTA DALAM DENDAM

CINTA DALAM DENDAM
BAB 67


__ADS_3

Sedangkan kini setibanya dikediaman grandma dan grandpa nya Brandon langsung saja mengadu pada mama dan daddynya jika aunty Lucy membekap mulutnya tentu saja hal itu membuat Lucy kini di tatap oleh semua orang, sedangkan Lucy hanya bisa diam memutar otaknya untuk mencari alasan.


“Kenapa kau membekap anakku?”


Tanya Dellon kesal pada Lucy, belum lagi Lucy yang tak kunjung menjawab membuat Dellon semakin kesal, Dan Brandon? Anak itu terus saja menambah bumbu bumbu disetiap ucapannya membuat Lucy ingin sekali mengigit anak itu, bagaimana bisa dia memiliki banyak muka seperti itu?


“Itu karena dia sangat nakal, mulutnya tidak bisa berhenti bicara.”


Ucap Lucy berbohong tentunya agar tak ada yang tahu apa yang sebenarnya terjadi, sedangkan Cellyn yang memang sudah tahu jika putranya yang memang sangat nakal pun menarik telinga Brandon sebagai hukuman membuat anak itu meringis kesakitan dan tentu kini ia mengadu pada daddynya.


“Baiklah kalau begitu Daddy pulang kerumah nenek dan kakek dulu, besok Daddy kesini lagi.”


Ucap Dellon pamit pada Brandon seraya mengusap puncak kepala anak kecil itu namun Brandon bersikeras tidak memperbolehkannya pergi hingga akhirnya mereka memilih untuk membawa Brandon ikut dengan mereka meskipun harus membujuk Cellyn yang tidak mengizinkan Brandon ikut lantaran takut akan merepotkan mereka.


“Brandon! Ingat jangan..”


“Jangan nakal, Brandon ingat ma, mama selalu saja mengatakan itu.”


Timpal Brandon akhirnya lalu segera pergi kedalam mobil bersama Dellon dan keluarganya, tak lupa ia juga sempat sempatnya mengejek mamanya yang kini melayangkan tatapan tajam padanya, jika saja bukan karena bujukan dari orang tua Dellon mungkin Cellyn tidak akan mengizinkannya.


Kini tinggal Cellyn bersama keluarganya dan juga kedua sahabatnya, ya mereka memilih tetap disana tentu saja ingin menghabiskan waktu bersama Cellyn setelah beberapa tahun tidak pernah bertemu, Lucy dan Kely kini saling menatap, bingung haruskah mereka mengatakan apa yang terjadi hari ini atau tidak pada Cellyn.


“Kalian kenapa?”


Tanya Cellyn merasa aneh pada teman temannya itu, Lucy dan Kely akhirnya mengatakan apa yang terjadi di mall, tentu saja hal itu membuat Cellyn merasa terkejut kenapa secepat itu takdir mempertemukan Brandon dengan Kendra padahal Cellyn berusaha untuk menjauhkan mereka.


“Kau tenang saja Cellyn, kami langsung membawa Brandon pergi dari sana.”

__ADS_1


Ucap Kely menenangkan Cellyn, wanita itu mengangguk meskipun hatinya masih tidak tenang, tak hanya sampai disitu tiba tiba saja penjaga rumahnya masuk dan mengatakan jika ada seorang pria yang datang ingin menemui Cellyn, membuat wanita itu merasa bingung.


Ketiga wanita itu pun memilih keluar untuk melihat pria yang mencari keberadaan Cellyn, Sontak saja mereka terkejut begitu melihat Kendra di sana, Cellyn yang hendak kembali masuk sontak menghentikan langkahnya begitu mendengar suara pria itu memanggil namanya.


“Cellyn! Tunggu dulu, aku ingin mengatakan sesuatu padamu!”


Pekik Kendra dari balik gerbang ketika melihat Cellyn yang akan kembali masuk ke dalam rumahnya, sedangkan Cellyn yang sedikit panik kini melirik ke rumahnya takut saja keluarganya mendengar suara Kendra dan bisa saja hal itu akan jadi bencana mengingat Aaron memang masih sangat dendam pada Kendra.


“Pergilah Kendra, kita sudah selesai.”


Ucap Cellyn namun Kendra masih tidak menyerah, pria itu meminta waktu lima menit untuk bisa berbicara pada Cellyn membuat wanita itu menoleh pada kedua sahabatnya, Lucy dan Kely akhirnya mengangguk mungkin mereka harus benar benar menyelesaikan semuanya sekarang.


“Selesaikam semuanya Cellyn agar hidupmu tenang nantinya.”


Cellyn menghela nafas dan akhirnya berjalan menuju gerbang, ia tentu tidak mengizinkan Kendra untuk masuk, Kendra lu tersenyum manis melihat Cellyn yang tengah menghampirinya, akhirnya ia bisa melihat wajah wanita itu secara langsung setelah beberapa tahun tidak melihatnya.


“Cellyn..”


Timpal Cellyn yang tak ingin berlama lama dengan Kendra, Kendra hanya bisa menghela nafas, ia mengerti bagaimana perasaan wanita itu saat ini, namun ia benar benar sangat merindukan Cellyn dan ingin memeluk wanita itu namun sepertinya Cellyn masih sangat membencinya.


“Pertama tama aku ingin meminta maaf padamu, aku ingin meminta maaf atas semua kesalahanku dan keluargaku padamu, dan kami juga sudah mendapat balasan yang setimpal, keluarga ku kini hancur, hidupku juga hancur.”


Cellyn masih diam mendengar ucapan Kendra, jujur saja tak ada rasa kasihan baginya untuk pria itu, Kendra pun menatap wajah Cellyn yang terlihat tidak peduli sedikitpun dengan apa yang ia ucapkan, perlahan tangan Kendra bergerak meraih tangan Cellyn namun segera ditepis oleh wanita itu.


“Sudah selesai? Kau boleh pergi sekarang.”


Ucap Cellyn lalu segera melangkahkan kakinya meninggalkan Kendra, namun langkahnya lagi lagi terhenti kala mendengar ucapan pria itu yang menurutnya benar benar tidak tahu malu.

__ADS_1


“Cellyn, mah kah kau kembali denganku?”


Deg!


Cellyn membalikkan tubuhnya menatap Kendra yang kini tengah menatapnya memelas, apa dia tidak salah dengar jika pria itu memintanya untuk kembali ke kehidupan yang bahkan ia sendiri tidak pernah merasakan sebuah kebahagiaan sedikitpun.


“Kau bercanda? Sudah aku katakan hubungan kita sudah berakhir, aku sudah bahagia dengan hidupku, dan aku harap kau juga menemukan kebahagiaan dihidupmu.”


Jelas Cellyn yang terang terangan menolak permintaan konyol pria itu, enak saja ia memintanya untuk kembali setelah kehidupan hancur, Kendra hanya diam seraya menunduk, malu? Tentu saja ia sangat malu namun rasa malu itu tidak ada apa apa nya dengan rasa rindunya saat ini.


“Aku tau kau hanya butuh waktu untuk menerimaku kembali, selagi hatimu masih untukku aku akan tetap menunggumu.”


Ucap Kendra membuat Cellyn hanya diam, rasanya ingin sekali ia mengatakan jika tak ada lagi nama Kendra di hatinya, namun semua hanya sia sia karena Cellyn tidak ingin Kendra tahu tentang kehidupannha sekarang, lantaran tak ingin kehadiran Brandon juga diketahui pria itu.


“Aku pamit, harapanku hanya satu yaitu bisa kembali bersamamu.”


Ucap Kendra sebelum akhirnya ia benar benar meninggalkan kediaman Cellyn, sedangkan Cellyn hanya bisa memijat pangkal hidungnya, ya tuhan kenapa semua harus terjadi disaat pernikahan nya akan di selenggarakan kurang dari sebulan lagi.


Sedangkan Lucy dan Kely kini segera menghampiri Cellyn tentu saja ingin menanyakan apa saja yang Kendra katakan pada Cellyn lantaran mereka berdiri cukup jauh dan tak begitu mendengar apa yang Cellyn dan Kendra bicarakan.


“What the f*ck?!! Dia tidak waras atau bagaimana?”


Pekik Lucy yang membuat Cellyn segera menutup mulut wanita itu, beruntung mereka berada di dalam kamar Cellyn jadi orang orang dirumah itu tidak mendengar suara Lucy yang memekik, tak heran jika Lucy bereaksi seperti itu nyatanya memang benar Kendra sudah tidak waras.


“Lalu kau bilang apa?”


Tanya Kely begitu penasaran.

__ADS_1


“Tentu saja aku menolak, aku akan menikah dengan Dellon dan tentu aku lebih memilih Dellon.”


Jelas Cellyn, kali ini ia tidak akan kembali kepada Kendra sama seperti yang pernah ia lakukan dulu, apapun yang terjadi pilihannya akan tetap pada Dellon.


__ADS_2