CINTA DALAM DENDAM

CINTA DALAM DENDAM
BAB 18


__ADS_3

Hari hari berlalu dengan begitu cepat, tak terasa sudah seminggu berlalu, hari ini Kendra dan Cellyn sedang berada di butik dimana mereka akan memilih gaun pengantin mereka, Cellyn yang kembali merasa nyaman pada Kendra pun tak lagi bersikap dingin pada pria itu.


Lantaran selama seminggu ini Kendra benar benar bersikap baik pada nya, bahkan tak jarang ia memarahi Avika yang selalu menghina Cellyn begitupun dengan kedua orang tua Avika yang ikut memarahi putri mereka karena menghina Cellyn meskipun mereka sudah tahu jika Cellyn lah yang membully putri mereka.


Ya, kedua orang tua Avika sudah mengetahui hal itu saat Cellyn memilih untuk jujur lantaran tak ingin ada yang kecewa setelah pernikahan itu terjadi, dengan kebesaran hati kedua orang tua Avika mereka memaafkan Cellyn, mereka juga tidak akan memberitahu kedua orang tua Cellyn jika Putri mereka lah korban bully itu.


Hari ini senyuman di wajah Cellyn semakin terlihat kala sebuah gaun yang benar benar ia sukai akhir nya menjadi milik nya, tentu dengan persetujuan Kendra meskipun pria itu sempat menolak karena gaun nya sedikit terbuka, namun karena itu hari spesial jadi Kendra mengizinkan nya.


“Terima kasih kak.”


Ucap Cellyn tersenyum pada Kendra, pria itu membalas senyuman Cellyn lalu mengacak rambut gadis itu sama seperti mereka masih berpacaran dulu, entah lah Cellyn benar benar merasa bahagia saat ini, selain calon suami yang baik kedua mertua nya juga begitu.


“Apa ini akhir dari rasa sakit ku? Semua orang memaafkan ku, seperti nya yang orang bilang memang benar, jika pilihan orang tua selalu yang terbaik.”


Cellyn membatin kala mereka sedang berada di dalam mobil menuju perjalanan pulang, gadis itu tak henti nya menatap wajah Kendra yang begitu tampan, rasanya sangat tidak sabar untuk menikah dengan pria itu, ya meskipun hati nya tidak begitu sepenuhnya milik Kendra lantaran masih ada Dellon di hati nya.


“Apa keinginan mu setelah menikah?”


Tanya Kendra tiba tiba, mendengar itu Cellyn sedikit bersemangat lantaran mengira jika Kendra sedang ingin menanyakan kemana mereka akan honeymoon setelah menikah, terlihat Cellyn sedikit berpikir lalu akhir nya menjawab.


“Ayo kita ke Inggris lagi, kita datangi tempat dimana kita pertama kali bertemu.”


Ucap Cellyn begitu antusias, mendengar itu Kendra hanya menarik sudut bibir nya keatas lalu mengangguk pada Cellyn membuat gadis itu merasa senang lantaran merasa jika Kendra sudah menyetujui keinginan nya.


Akhir nya mobil yang mereka tumpangi kini masuk ke dalam gerbang rumah Cellyn, Cellyn melambaikan tangan nya pada Kendra yang memilih untuk segera pergi lantaran ada beberapa pekerjaan yang harus ia lakukan sebelum cuti pernikahan.


Cellyn masuk ke rumah dengan langkah senang nya, rumah nya juga terlihat cukup ramai lantaran seminggu lagi adalah pernikahan nya dengan Kendra meskipun pernikahan mereka di adakan di hotel mewah.


“Hai kak Aaron, kak Ariana.”

__ADS_1


Sapa Cellyn kala melihat kakak dan kakak ipar nya yang tengah duduk di sofa bersama kedua orang tua mereka, semua orang tersenyum kala melihat wajah bahagia Cellyn, akhir nya mereka kembali melihat kebahagiaan itu diwajah Cellyn.


“Sudah pulang? Bagaimana gaun nya? Sudah di pesan?”


Tanya Yoonia, Cellyn mengangguk seraya memperlihatkan foto gaun yang ia pesan pada semua orang, memang gaun itu sangat indah tapi wajah Cellyn jauh lebih indak ketika tersenyum lebar seperti saat ini.


“Kau bahagia kan dengan pernikahan ini?”


Tanya Agus pada Putri nya, Cellyn menatap sang Daddy lalu menghampiri nya dan memeluk nya dengan erat, ia tahu jika sebelum nya ia selalu membantah perintah Daddy nya karena ia benar benar menolak perjodohan itu, tapi sekarang ia benar benar sudah menerima nya.


“Cellyn bahagia dad, Daddy tidak perlu khawatir.”


Ucap Cellyn membuat Agus merasa sangat lega, tak sia sia ia memaksa Cellyn untuk menerima perjodohan ini dan menjauhi pria yang tidak jelas seperti Dellon, anak motor yang bisa nya membuat onar di masyarakat.


Cellyn memilih masuk ke dalam kamar nya lantaran merasa sedikit lelah, di dalam kamar nya ia tak henti nya menatap foto gaun yang akan ia pakai di hari pernikahan nya namun tak lama kening nya berkerut kala mendapat nomor asing masuk ke dalam ponsel nya.


“Nomor siapa ini?”


“Dellon.”


Ya, orang itu adalah Dellon, sama seperti Cellyn yang merindukan nya Dellon juga begitu, sudah cukup sabar ia menahan diri untuk tidak menghubungi gadis itu tapi benar benar tidak bisa, dan akhir nya pertahanan Dellon runtuh dan memilih untuk menghubungi Cellyn.


“Apa kabar? Aku merindukan mu.”


Cellyn menutup kedua mata nya, kata yang ingin juga ia ucapkan pada pria itu namun mulut nya terasa begitu berat untuk mengatakan nya, membuat nya memilih diam saja mendengar kan semua yang pria itu ucapkan.


“Cellyn apa kau marah? Aku tahu kau marah karena aku pergi tanpa memberitahu mu terlebih dahulu, tapi aku benar benar ingin..”


“Seminggu lagi pernikahan ku dengan Kendra.” timpal Cellyn membuat Dellon seketika diam mendengar ucapan Cellyn yang benar benar menusuk hati nya.

__ADS_1


Jadi pernikahan Cellyn dan Kendra akan tetap berlanjut? Lalu apa guna nya dia pergi ke luar negeri untuk melanjutkan pendidikan nya? Ia melakukan itu agar bisa memantaskan diri bersama Cellyn tapi gadis itu justru akan menikah dengan pria lain.


“Kau tidak berbohong?”


“Tidak, dan aku harap kau tidak menggangu ku lagi, dan lanjutkan lah pendidikan mu hingga kau menjadi orang yang sangat sukses.”


Deg!


Tuttt.


Cellyn memutuskan sambungan telepon lalu duduk di lantai, jujur saja ia juga tidak tega mengatakan hal itu pada Dellon, tapi apa yang bisa ia lakukan lagi sekarang, tidak mungkin ia memberi harapan palsu pada Dellon nanti.


“Maaf Dellon, maaf.”


Gumam Cellyn, entah lah kenapa pria itu harus datang sebelum seminggu pernikahan nya, lantaran hal itu membuat hati Cellyn goyah untuk kembali menerima pernikahan ini, ia kembali ragu untuk menjalani kehidupan baru nya nanti.


“Tidak Cellyn, kau tidak boleh mengecewakan kedua orang tua mu.”


Cellyn membatin, yang terpenting adalah kedua orang tua nya, lagipula Kendra juga sudah kembali bersikap baik pada nya begitupun dengan kedua orang tus pria itu yang benar benar tulus menerima gadis yang pernah membully putri mereka.


“Ini adalah jalan kebahagiaan mu Cellyn, tidak semua orang seberuntung dirimu.”


Lagi Cellyn membatin, jika sudah seperti ini maka semua gadis akan merasa iri dengan posisi Cellyn yang begitu membahagiakan, gadis itu kemudian memilih untuk tetap melanjutkan pernikahan nya dengan Kendra apapun yang terjadi.


.


.


.

__ADS_1


Siapa yang setuju Cellyn menikah dengan Kendra?


jangan lupa dukungan nya buat author ya💋


__ADS_2