
“Be-bercerai?”
Beo Kendra, pria itu benar benar tak percaya dengan apa yang Cellyn katakan, jujur saja ia baru akan berkata jujur pada Cellyn jika rencana pernikahan nya dengan Rachel hanya sebuah kebohongan saja agar Cellyn tak lagi memberontak pada keluarganya, namun ucapan wanita itu justru membuat Kendra merasa semakin menyesal.
“Tolong segera urus perceraian kita.”
Ucap Cellyn lalu segera berjalan melewati Kendra namun tangan wanita itu di tahan oleh Kendra yang tidak mengizinkan wanita itu kemanapun sebelum semua nya jelas, Cellyn harus tau apa yang sebenarnya terjadi agar perpisahan mereka tidak terjadi.
“Tidak, kita tidak akan berpisah sampai kapanpun, dengarkan aku dulu, semua ini hanya..”
“Stop Kendra, jangan membuatku semakin sakit, aku rela jika kau menikah dengan Rachel yang terpenting jangan pernah mengganggu kehidupan ku lagi, sekarang semua nya sudah terbayarkan, apa yang ku lakukan pada Avika sudah terbalaskan bukan kah itu yang ingin kau lakukan pada ku? Membuat nya tersiksa fisik dan mental?”
Timpal Cellyn yang benar benar sudah tidak bisa ditahan lagi, selama ini ia bertahan karena berharap Kendra bisa mengubah rasa dendam nya menjadi cinta, tapi nyatanya semua tidak ada yang berubah sedikitpun, dan Cellyn juga sudah tidak ingin berharap lagi.
Sedangkan Kendra hanya diam mendengar semua yang Cellyn ucapkan, entah mengapa ia merasa jika wanita itu tengah mengeluarkan semua rasa sakit yang ia rasakan dan yang ia pendam selama ini, Setelah puas mengatakan semua nya Cellyn kemudian segera pergi dari sana tanpa membawa apapun kecuali tas dan ponselnya.
“Cellyn! Tunggu, dengarkan aku dulu.”
Pekik Kendra mencoba untuk menghentikan Cellyn, namun wanita itu tak menghiraukan nya bahkan tidak menoleh sedikitpun pada Kendra meskipun suara pria itu sudah memenuhi seluruh isi rumah hingga membuat ketiga wanita yang berada di lantai bawah itu menoleh menatap bingung pada Kendra yang tengah mengejar Cellyn.
“Kendra, ada apa?”
Tanya Liliana yang bingung melihat putra nya yang panik, Sedangkan Cellyn hanya diam dan berjalan melewati orang orang itu tanpa berniat untuk mengatakan apapun sebelum ia pergi dari rumah itu, Namun Kendra segera meminta sang mama untuk menghentikan Cellyn.
Liliana pun menurut dan segera menghentikan Cellyn, berharap jika wanita itu melakukan kesalahan hingga membuat Kendra mengejar nya, namun semua nya salah lantaran setelah ia berhasil menghentikan Cellyn, Bukan nya memarahi Cellyn, Kendra justru memeluk erat wanita itu.
__ADS_1
“Tolong, jangan pergi, dengarkan aku dulu.”
Ucap Kendra membuat semua orang kini semakin bingung dengan apa yang terjadi, terutama Rachel yang benar benar terbakar api cemburu hingga tanpa pikir panjang menarik paksa Kendra yang tengah memeluk Cellyn.
“Kendra! Apa yang kau lakukan?!”
Sentak Rachel yang berharap Kendra menuruti ucapan nya dengan alasan rencana yang mereka lakukan, namun Kendra justru mendorong nya dan kembali memeluk Cellyn meskipun wanita itu tak membalas pelukan nya.
”Kendra ada apa sebenarnya? Kenapa kau memeluk nya? Apa kau tidak menghargai Rachel sebagai calon istri mu?”
Ucap Liliana pada Kendra, entah apa yang terjadi pada putra nya itu hingga ia memeluk Cellyn dengan begitu erat dan bahkan ia bersikap kasar pada Rachel, padahal selama ini ia tidak pernah melakukan itu pada Rachel.
“Hentikan ma, mama yang bilang pernikahan Kendra dan Rachel hanya sebuah kebohongan, tapi kenapa harus sampai sejauh ini?”
Deg!
Kini ia mengerti tujuannya melakukan semua ini agar Cellyn semakin percaya tentang pernikahan Kendra dan Rachel dan Cellyn akan segera pergi dari rumah itu, tapi apapun itu Cellyn memang akan tetap pergi karena ia benar benar sudah tidak bisa menerima perlakuan kasar keluarga itu lagi.
“Lepaskan aku Kendra, apapun alasan kalian aku akan tetap pada pilihan ku, yaitu berpisah dengan mu!”
Ucap Cellyn semakin membuat Kendra tidak ingin melepaskan pelukan nya, sedangkan Liliana yang sudah sangat kesal dengan kelakuan putra nya itu mencoba untuk melepaskan pelukan Kendra dari tubuh Cellyn, hingga ia mendorong Cellyn cukup kasar membuat wanita itu hampir saja terjatuh jika saja seseorang tidak segera menangkap tubuhnya.
“Akhh!!”
Pekik Cellyn seraya menutup matanya, namun saya merasakan tangan seseorang wanita itu kembali membuka matanya lalu menatap wajah orang yang menangkap tubuh nya itu.
__ADS_1
“Kak Aaron?”
Gumam Cellyn, Ya keluarga Cellyn kini sudah tiba di kediaman keluarga Kendra, dan tentu untuk menjemput Cellyn pulang setelah Ariana mengatakan hal yang sebenarnya tentang keluarga mertua Cellyn yang bersikap kasar pada Cellyn.
“Jadi seperti ini perilaku kalian kepada Cellyn?!!”
Sentak Aaron dengan raut wajah nya yang marah, tak terima jika adik perempuan nya di sakiti oleh orang lain, semua orang disana hanya diam begitupun dengan Kendra yang masih terkejut melihat keberadaan keluarga istri nya di sana, Cellyn hanya diam, tak peduli jika kakak nya akan membuat keributan disana, ia juga tidak peduli jika kakak nya bahkan akan menyakiti Kendra sekalipun.
“Liliana!!! Kenapa kau menyakiti putriku?!! Apa kesalahan yang ia perbuat padamu?!!”
Sentak Yoonia yang benar benar tidak mengetahui apapun tentang masalah mereka, lantaran ia tidak tahu jika Avika adalah korban pembullyan yang Cellyn lakukan saat di sekolah.
”Kau ingin tahu kenapa aku melakukan itu pada putrimu? Itu karena putrimu membully putri ku dulu!!!”
Sentak Liliana dengan nafas yang memburu mengingat betapa menyedihkannya Avika saat di bully padahal Avika adalah salah satu siswi yang berprestasi di sekolah nya, mendengar itu tentu saja Yoonia dan yang lain nya terdiam, sedangkan Cellyn hanya diam.
”Jadi kau meminta untuk menjodohkan putramu dan putriku agar bisa membalaskan dendam untuk putri mu?”
Tanya Agus yang tak percaya ia begitu dengan mudahnya menerima perjodohan itu bahkan memaksa Cellyn untuk menerima nya, padahal mereka memiliki niat tersembunyi menjodohkan Cellyn dan Kendra.
Liliana hanya tersenyum sinis, membuat semua keluarga Cellyn merasa sangat marah meskipun Cellyn juga bersalah namun wanita itu sudah mendapatkan hukuman dari keluarga nya.
“Baiklah, sekarang kalian sudah membalaskan dendam pada Putriku bukan? Semuanya sudah selesai kami akan membawa putri kami pulang!”
Sentak Yoonia menarik tangan Cellyn namun Kendra justru menahan tangan Cellyn dan kembali memohon agar mereka tak membawa Cellyn pergi dari sana, dan tentu hal itu memancing kemarahan Aaron lantaran mengira jika Kendra masih belum puas untuk membalaskan dendam pada adiknya.
__ADS_1
“Lepaskan adikku, dasar kau pria brengsek!!”
Bugh!