CINTA DALAM DENDAM

CINTA DALAM DENDAM
BAB 19


__ADS_3

Hari hari berlalu tak ada lagi pesan atau telepon dari Dellon membuat Cellyn sedikit tenang, setidaknya di saat pernikahan nya ia tidak akan merasa ragu seperti saat ini, besok adalah hari pernikahan nya dengan Kendra tapi hati nya tetap tidak tenang.


Bukan karena Dellon melainkan calon suami nya itu yang tidak memberikan kabar seharian ini padahal biasanya pria itu akan datang menemui nya, tapi hari ini benar benar tidak ada, Cellyn masih berusaha untuk berpikiran positif, mungkin saja ada pekerjaan yang tidak bisa Kendra tinggalkan.


Cellyn pun memilih bermain dengan adik dan keponakan nya, ya Cellyn dengan kedua anak kecil itu tidak ada beda nya, selalu saja bermain jika sudah bertemu, sedangkan keluarga nya kini tengah berbicara serius tentang acara pernikahan Cellyn besok.


“Udah hampir jadi istri orang masih saja suka bermain.”


Ejek Aaron pada adik nya itu membuat Cellyn hanya bisa mencebik, padahal dia sudah sangat dewasa tapi kenapa kakak nya itu masih saja menganggu nya seperti anak kecil, bahkan tak jarang Aaron mengejek Cellyn sebagai anak pungut.


“Sayang, jangan begitu.”


Tegur Ariana pada suami nya yang suka sekali melihat wajah kesal Cellyn, sedang kan Yoonia kini menatap Cellyn dengan haru tak terasa putri nya itu akan menjadi seorang istri padahal ia masih merasa jika Cellyn masih sangat manja.


Tapi ada yang mengganggu pikiran ibu dari tiga anak itu, yaitu Dellon kenapa beberapa minggu ini ia tidak lagi melihat pria itu? Rasanya tidak mungkin Dellon tidak protes atas pernikahan Cellyn dan Kendra, dan Cellyn juga sudah tidak pernah membahas pria itu lagi.


“Cellyn.”


Panggil Aaron pada adik perempuan nya itu, Cellyn menoleh lalu segera menghampiri kakak nya yang meminta nya untuk duduk di sofa yang sama dengan nya, gadis itu menatap wajah kakak dan Daddy nya yang seperti ingin menanyakan sesuatu pada nya.


“Ada apa?”


Tanya Cellyn sedikit bingung melihat wajah serius kakak dan Daddy nya, kedua nya saling menatap lalu tak lama Aaron menanyakan sesuatu yang membuat Cellyn sedikit bingung untuk menjawab nya.


“Apa kami boleh tahu siapa pria yang menyakiti perasaan mu?”

__ADS_1


Cellyn diam tak berani menjawab, bagaimana bisa dia memberitahu jika pria yang menyakiti nya adalah pria yang akan menjadi suami nya, bisa bisa pernikahan mereka akan di batalkan jika Daddy dan kakak nya tahu tentang hal itu.


“Sudah lah, dia tidak tinggal di negara ini.”


Bohong Cellyn, ya dia memilih untuk berbohong lantaran merasa jika itu hal yang paling tepat untuk saat ini, Daddy dan kakak nya juga tak lagi memaksa Cellyn untuk menjawab hingga membuat Cellyn sedikit lega, tak lama kemudian Kendra datang membuat Cellyn sontak tersenyum.


Pria yang sejak tadi ia tunggu kabar nya kini akhir nya menemui nya, raut wajah bahagia Cellyn benar benar tidak bisa di sembunyikan, ia bahkan langsung menghampiri Kendra bahkan hampir memeluk nya jika saja kedua orang tua nya tidak berdehem.


Kendra hanya bisa tersenyum melihat tingkah Cellyn yang kembali manja pada nya, Cellyn kemudian kembali duduk di sofa mempersilahkan Kendra juga duduk di samping nya, sedangkan semua orang kini hanya bisa menertawakan Cellyn yang benar benar menggemaskan.


“Dari mana?”


Bisik Cellyn pada Kendra.


“Kantor.”


Jawab Kendra dan di balas anggukan kepala oleh Cellyn, mereka kemudian saling mengobrol membahas acara pernikahan yang akan di adakan besok, semua sudah di persiapkan bahkan benar benar di rencanakan dengan sangat baik.


Keesokan pagi nya Cellyn bangun dari tidur nya, gadis itu sontak meraih ponsel nya, ya hari ini adalah hari pernikahan nya, dengan cepat ia bangkit dari ranjang dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya lantaran akan berangkat ke hotel dimana pernikahan nya akan di laksanakan.


Semua keluarga kini sudah bersiap siap hanya tinggal menunggu Cellyn turun saja dari kamar nya lalu mereka akan segera berangkat ke hotel berbintang, tak lama Cellyn segera turun dan mereka pun berangkat tanpa membuang waktu.


Tak butuh waktu lama untuk mereka sampai di hotel, Cellyn kemudian di antar ke ruangan dimana ia sudah di tunggu oleh beberapa MUA yang akan merias wajah nya secantik mungkin, wajah gadis itu terus saja tersenyum membayangkan diri nya akan resmi menjadi istri pria yang menjadi cinta pertama nya.


Hingga akhir nya semua sudah selesai, Cellyn kini sudah di rias bak seorang ratu, keluarga Kendra juga sudah hadir dan kini Ia resmi menjadi istri Kendra Melanno Pramudana, jangan tanya bagaimana perasaan gadis itu tentu ia merasa sangat bahagia.

__ADS_1


Seluruh keluarga nya dan juga keluarga Kendra turut hadir bahkan Avika juga di sana meskipun dengan raut wajah tidak suka nya, namun Cellyn tidak peduli sama sekali.


Sepanjang acara Cellyn terlihat sangat bersemangat menyambut para tamu yang mengucapkan selamat atas pernikahan nya dengan Kendra, namun sayang wajah Kendra justru terlihat seperti tidak bahagia sama sekali.


Hingga akhir nya acara pun selesai, pengantin di antar ke salah satu kamar hotel yang memang sudah di siapkan untuk mereka, Cellyn yang sudah sangat risih dengan gaun nya itu segera masuk ke kamar nya meninggalkan Kendra yang masih mengobrol dengan teman teman nya.


“Lelah sekali.”


Ucap Cellyn segera mengganti pakaian nya dengan piyama dan menunggu Kendra yang tak kunjung datang ke kamar mereka padahal sudah cukup lama Cellyn menunggu bahkan gadis itu kini tertidur lantaran terlalu lama menunggu Kendra.


Hingga pagi pun tiba Cellyn terbangun tak mendapati Kendra di ruangan itu, tentu hal itu membuat nya merasa bingung, dimana pria itu berada di saat malam pertama mereka? Baru saja hendak mencari keberadaan Kendra tak lama pintu di buka dari luar, terlihat Kendra datang membawa makanan di tangan nya.


“Selamat pagi.”


Melihat wajah suami nya tentu Cellyn tersenyum manis, belum lagi melihat makanan yang Kendra bawa untuk nya, pantas saja pagi pagi pria itu tidak ada di ruangan itu, nyata nya Kendra menyiapkan makanan untuk nya.


“Maaf tadi malam aku kelelahan dan ketiduran.”


Ucap Cellyn memelas, Kendra hanya mengangguk seraya tersenyum lalu mengusap puncak kepala Cellyn, menyuapi gadis yang berstatus sebagai istri nya itu sesuai nasi goreng membuat Cellyn benar benar merasa sangat bahagia.


hal ini yang selalu ia harapkan setelah menikah, mendapatkan suami yang sangat baik dan mencintai nya dengan tulus, setelah menyelesaikan sarapan, akhir nya mereka memilih untuk pulang, kedua orang tua Cellyn memilih pulang ke kediaman mereka, sedangkan Cellyn ikut Kendra.


Sesampainya di rumah Kendra, Cellyn di sambut dengan sangat baik oleh kedua orang tua Kendra, namun tidak dengan Avika lantaran gadis itu masih belum bisa menerima fakta jika Cellyn kini menjadi kakak iparnya.


“Cellyn, ada yang ingin ku sampaikan pada mu, jika sudah masuk ke dalam keluarga ku maka tidak ada kata penolakan untuk perintah yang papa dan mama ku ucapkan.”

__ADS_1


ucap Kendra pada Cellyn, meskipun sedikit terkejut tapi Cellyn setuju mengira jika mungkin memang keluarga Kendra sangat menjunjung tinggi kedisiplinan, Kendra hanya tersenyum melihat jawaban Cellyn lalu mengajak Cellyn untuk segera masuk ke dalam kamar mereka.


__ADS_2