
Hari hari berlalu dengan begitu cepat, tanpa terasa kini sudah enam bulan pernikahan Cellyn dan Kendra, tak ada yang berubah dari sebelum nya kecuali sikap Kendra yang sedikit lebih lembut pada nya, jika mertua dan adik ipar nya jangan tanya, bahkan perlakuan mertua dan adik ipar nya semakin buruk pada nya terlebih saat di depan Kendra, mereka memfitnah Cellyn lantaran melihat Kendra mulai peduli pada Cellyn.
Seperti hari ini, Avika berpura pura terjatuh saat akan mendorong tubuh Cellyn namun secara bersamaan Kendra justru pulang hingga membuat Avika harus membalikkan keadaan dan menarik tangan Avika meletakkan nya pada dada nya agar terlihat seolah olah wanita itu yang mendorong nya.
“Akhh!! Maa tolong Avika!!”
Pekik Avika memanggil mama nya, sengaja ia melakukan hal itu agar Kendra mengira jika Avika tidak melihat nya jadi semua terlihat seperti memang terjadi dan bukan rekayasa Avika, melihat adik nya terjatuh tentu saja Kendra segera menghampiri adik satu satu nya itu.
“Cellyn! Apa yang kau lakukan?!”
Sentak Kendra pada Cellyn yang terlihat menggelengkan kepala nya lantaran ia merasa tidak melakukan atau menyakiti Avika seperti yang Avika tuduhkan, namun tentu Kendra tidak percaya lantaran apa yang ia lihat sudah jelas.
“A-aku tidak melakukan apapun, aku bersumpah.”
Ucap Cellyn mencoba untuk mencari pembelaan namun Kendra tidak menghiraukan nya dan segera menolong Avika dan membawa nya ke sofa, tak lama Liliana turun setelah mendengar keributan yang terjadi di luar kamar nya, dengan cepat wanita itu menghampiri Kendra kala melihat Avika yang di bopong oleh putra nya itu.
“Avika, kau kenapa sayang?”
Tanya Liliana terlihat khawatir pada Putri nya, kembali Avika berdrama kesakitan seolah olah baru saja di siksa oleh Cellyn, nyata nya ia lah yang baru saja menyiksa kakak ipar nya itu, tentu drama Avika di tanggapi dengan cepat oleh Liliana dan semakin membesar besarkan masalah kecil.
“Kau lihat Ken? Wanita itu kembali menyakiti adik mu, karena apa? Karena kau terlalu baik pada nya, dia menjadi besar kepala dan semakin berani dengan mama dan adik mu.”
Cellyn menghela nafas, sudah menjadi makanan nya setiap hari mendengar semua ini, ingin rasanya menyerah tapi saat ini perjuangan nya hampir membuahkan hasil, ia sudah berhasil membuat Kendra memihaknya meskipun terkadang selalu di hasut oleh mama dan adik nya itu.
“Sudahlah ma, Mungkin Cellyn tidak sengaja.”
Ucap Kendra tentu membuat Liliana dan Avika saling menatap, rencana mereka kembali kacau, entah apa yang Cellyn berikan pada Kendra hingga putra nya itu selalu memihak Cellyn padahal sudah segala cara Liliana lakukan agar Kendra kembali tidak peduli pada Cellyn.
__ADS_1
“Cellyn, ambilkan berkas ku di ranjang kamar kita.”
Ucap Kendra lantaran memang alasan nya pulang cepat karena ingin mengambil berkas yang ketinggalan, namun ia harus melihat drama adik dan mama nya, ya Kendra tahu jika mama dan adik nya itu selalu berdrama, itu lah sebabnya ia tak begitu menanggapi semua ucapan mereka.
Cellyn tersenyum seraya mengangguk lalu segera berlari menuju kamar mereka seraya tersenyum mengingat perkataan Kendra yang mengatakan kamar kita, ini pertama kali nya Kendra mengatakan itu lantaran biasanya ia akan mengatakan kamar nya sendiri.
Sedangkan di bawah ini Liliana dan Avika menatap tajam pada Kendra yang semakin hari semakin lembut pada Cellyn, entah mengapa Liliana merasa jika menikahkan Kendra dengan Cellyn adalah rencana yang sangat buruk, nyata nya putra nya itu tidak bisa membuang perasaan nya pada wanita itu.
“Ini.”
Ucap Cellyn seraya menyerahkan berkas yang Kendra minta, Kendra tersenyum seraya mengangguk lalu segera berpamitan dengan mama nya untuk kembali ke kantor lantaran ia sudah hampir terlambat karena drama sebelum nya.
Setelah kepergian Kendra, kini Liliana dan Avika ikut pergi meninggalkan Cellyn sendirian di sana yang masih menatap kepergian suami nya seraya tersenyum manis, Liliana dan Avika tiba di kamar Avika, tentu untuk menyusun rencana agar Kendra membenci Cellyn.
“Avika, seperti nya keputusan mama menikahkan kakak mu dengan wanita itu salah, apa kita buat mereka bercerai saja?”
Tanya Liliana pada Putri nya itu, Avika mengangguk setuju pada sang mama, tak hanya mama nya ia juga merasakan hal yang sama setelah melihat kakak nya begitu berubah pada wanita yang ia benci itu.
Protes gadis itu membuat Liliana kini harus menyusun rencana memisahkan putra dan menantu nya, jika bukan Kendra yang memilih berpisah maka Cellyn yang harus memilih berpisah, tapi bagaimana cara membuat wanita itu membenci putra nya?
Liliana membulatkan mata seraya tersenyum lebar menatap Avika setelah ia mendapat ide yang tentu akan sangat menyakiti hati Cellyn hingga membuat wanita itu berpisah dari Kendra dan mereka bisa hidup tenang.
“Mama punya ide?”
Tanya Avika yang melihat raut wajah mama nya yang begitu bahagia, dapat dipastikan jika mama nya itu sudah mendapatkan ide yang cemerlang dan hal itu membuat nya sangat penasaran.
.
__ADS_1
.
.
Sedangkan di kamar nya Cellyn saat ini tengah merapikan ranjang nya lantaran kemarin malam terjadi pergulatan panas antara dirinya dan juga Kendra, ya mungkin hal itu yang membuat Kendra semakin lembut pada nya, Cellyn juga sudah bisa merasakan cinta yang Kendra berikan setiap melakukan pergulatan itu.
“Terima kasih tuhan, setidak nya aku merasakan cinta nya meskipun melewati begitu banyak masalah, ya meskipun aku harus selalu meminum obat penunda kehamilan itu.”
Cellyn membatin, raut wajah nya berubah sedih mengingat ia selalu di beri obat penunda kehamilan oleh Kendra sebelum melakukan pergulatan, tapi tidak masalah Cellyn masih bisa bersabar sampai Kendra benar benar menerima nya.
Setelah menyelesaikan kamar nya, kini wanita itu menuju dapur, tentu untuk menyiapkan makan malam hari ini, namun saat berada di dapur kening nya berkerut melihat sosok asing bersama mertua nya, dengan cepat Cellyn menghampiri mereka.
“Ma.”
Ucap Cellyn membuat Liliana dan wanita itu menoleh pada Cellyn, Cellyn tersenyum tipis menatap wanita cantik dan seksi itu, tak lama Liliana pun mengenalkan Cellyn pada wanita itu dengan suara yang begitu lembut bahkan membuat Cellyn sedikit bingung.
“Sayang, perkenalkan ini Cellyn, istri Kendra.”
Ucap nya pada wanita itu, wanita itu mengangguk seraya tersenyum lalu mengulurkan tangan pada Cellyn membuat Cellyn menyambut uluran tangan dari wanita itu, mengira jika mungkin wanita itu adalah saudara Kendra, namun senyumnya menghilang ketika mendengar ucapan wanita itu.
“Halo perkenalkan aku Rachel, wanita yang akan menggantikan posisi mu.”
Deg!
.
.
__ADS_1
.
Halo guys, siapa yang kasihan dengan Cellyn? Author aja kasihan😭 jangan lupa dukungan nya buat Cellyn supaya Cellyn dan Author semangat menjalani kehidupan yang...