CINTA DALAM DENDAM

CINTA DALAM DENDAM
BAB 37


__ADS_3

Terlalu lama berdebat hingga membuat Sky dan Rain tidak menyadari jika Cellyn dan bik Inah sudah berada di belakang mereka, Cellyn berdehem agar kedua pria itu menghentikan perdebatan mereka yang tak selesai selesai.


“Ehekm!! Maaf mengganggu, saya permisi dulu.”


Ucap Cellyn seraya melewati kedua pria itu, Rain yang melihat Cellyn pergi tentu segera menyusul wanita itu membuat Sky hanya bisa menggelengkan kepala nya, Rain memanggil Cellyn membuat wanita itu menghentikan langkah nya dan menoleh pada pria itu.


“Kau mau pulang? Aku akan mengantar mu.”


Tawar Rain pada Cellyn, wanita itu menggelengkan kepala nya lantaran mereka datang diantar sopir, lagipula Cellyn tidak ingin terjadi kesalahpahaman lagi padanya dan juga Kendra jika melihat Rain lagi lagi mengantar Cellyn pulang, namun pria itu tetap saja memaksa.


“Rain, maaf tapi aku..”


“Cellyn!” timpal Kendra yang entah sejak kapan berada di rumah sakit itu, Kendra datang bersama Rachel membuat Cellyn sedikit kesal, kenapa harus bersama Rachel? Kenapa tidak sendirian saja?


Kendra dan Rachel menghampiri Cellyn yang tangan nya kini tengah di pegang oleh Rain, jangan tanya bagaimana raut wajah Kendra saat ini, pria itu hanya bisa menahan rasa kesal nya melihat istri nya disentuh oleh pria lain namun ia tidak bisa menunjukkan rasa kesalnya itu.


“Hai, kita ketemu lagi.”


Ucap Rain pada Kendra yang entah mengapa terdengar seperti menantang, Kendra tak menjawab sapaan Rain dan menatap Cellyn saat ini, pria itu menepis tangan Rain lalu menarik tangan Cellyn dan juga Rachel membuat Cellyn menepis tangan Kendra dengan kasar.


“Kalau mau pulang, pulang saja dengan nya.”


Ucap Cellyn menunjuk Rachel yang tengah memasang wajah polosnya, Kendra hanya menghela nafas panjang bagaimana bisa ia lupa jika ia sedang bersama Rachel, dan mana mungkin Cellyn mau pulang bersama nya, namun ia juga tidak rela jika Cellyn pulang di antar pria itu.


”Kau pulang saja tuan Kendra, aku yang akan mengantar Cellyn pulang, ayo cellyn.”


Ucap Rain menarik tangan Cellyn, Cellyn yang awalnya menolak kini memilih setuju untuk pulang bersama Rain agar Kendra juga bisa merasakan apa yang ia rasakan saat ini, sedangkan Kendra yang ingin menghentikan mereka lagi lagi ditahan oleh Rachel.


Bik Inah juga pulang tapi dengan sopir yang mengantar mereka tadi, kini di dalam mobil Rain, Cellyn hanya diam menatap jalanan entah mengapa rasanya tidak tenang melihat Kendra dengan Rachel, belum lagi pakaian wanita itu yang terlihat sangat menjengkelkan.


“Siapa wanita yang bersama suami mu tadi?”

__ADS_1


Tanya Rain tiba tiba, sebenarnya ia sudah penasaran sejak tadi tapi melihat kondisi yang tidak tepat ia mengurungkan niatnya untuk bertanya, Cellyn menoleh pada Rain, entahlah bagaimana ia harus menjawabnya jika wanita itu adalah calon istri suami nya.


“Jika tidak ingin menjawab nya tidak apa apa, aku juga tidak berhak untuk mema..”


“Dia calon istri suami ku.” timpal Cellyn.


Ciiittt!!!


Rain menginjak pedal rem saat itu juga kala mendengar jawaban Cellyn, calon istri? Jadi maksud Cellyn suami nya akan menikah lagi? Dan bagaimana bisa wanita itu setenang ini mengetahui semua itu?


“Maaf maaf, aku hanya kaget mendengar ucapan mu.”


Ucap Rain pada Cellyn yang terlihat sedikit kesal lantaran mobil berhenti tiba tiba, beruntung mereka berada di jalanan cukup sepi hingga tak terjadi hal yang tidak diinginkan, Rain kembali melajukan mobilnya membelah jalanan di pagi menjelang siang itu.


“Jadi kau rela suami mu menikah?”


Cellyn menggelengkan kepalanya membuat Rain merasa bingung, jika tidak rela kenapa dia tidak mencoba untuk menjauhkan suami nya dari wanita itu? Kenapa ia justru menyuruh suaminya pulang dengan wanita lain? Entahlah wanita memang benar benar aneh.


“Aku tidak rela dia menikah dengan wanita lain sebelum dia menceraikan ku.”


Sedangkan Cellyn kini hanya bisa mengigit bibir nya, tentu apa yang ia ucapkan barusan tidak benar, nyatanya ia hanya tidak ingin terlihat lemah di hadapan orang lain, jika ditanya sakit tentu saja ia sakit dan ia berharap pernikahan kedua suaminya itu tidak benar benar terjadi.


Terlalu asik mengobrol hingga tanpa terasa kini mereka sudah sampai di tujuan, tak lupa Cellyn mengucapkan terima kasih pada Rain yang lagi lagi mengantarkan nya pulang, Cellyn kemudian masuk dengan langkah terseok-seok lantaran kaki nya belum begitu pulih.


Namun baru saja akan masuk, suara klakson mobil membuat nya menoleh ke belakang, terlihat mobil Kendra memasuki gerbang membuat Cellyn memutar bola matanya, seperti nya pria itu sengaja agar Cellyn melihat ia membuka pintu mobil untuk Rachel yang selama ini tidak pernah pria itu lakukan padanya.


”Tahan Cellyn jangan menangis disini.”


Cellyn membatin dan segera melangkahkan kaki nya memasuki rumah, namun kening nya berkerut kala melihat mertua dan adik ipar nya kini kedatangan tamu seperti orang orang dekorasi pernikahan? Entah mengapa dada Cellyn berdebar kencang memikirkan hal itu.


“Nah itu Calon pengantin nya yang akan menikah, ayo kesini kalian pilih mau dekorasi yang mana?”

__ADS_1


Rachel segera menghampiri Liliana dan Avika untuk memilih dekorasi pernikahan nya dengan Kendra, sedangkan Kendra masih berdiri mematung di belakang Cellyn, entah lah padahal hanya pernikahan bohongan tapi kenapa harus dengan drama memilih dekorasi seperti ini?


Sedangkan Cellyn segera masuk ke dalam kamar nya, dan tentu untuk mengadu pada kakak iparnya tentang apa yang terjadi lantaran memang ia belum memberitahu Ariana jika Kendra akan menikah dengan Rachel, setiba nya di kamar Cellyn segera mengambil ponsel nya dan menghubungi Ariana.


“Halo kak.”


Ucap nya dengan suara bergetar menahan tangis, namun begitu mendengar suara kakak ipar nya, tangis nya pecah membuat Ariana khawatir dengan kondisi adik ipar nya.


“Cellyn, ada apa? Apa Kendra menyakiti mu?”


Tanya Ariana khawatir, Cellyn belum menjawab lantaran masih larut dalam tangisnya hingga ia mencoba menarik nafas nya perlahan agar merasa lebih tenang dan menceritakan semua yang telah terjadi.


“Kendra dan Rachel akan menikah.”


Deg!


“Apa?!!! Sialan!!!” pekik Ariana segera mematikan ponsel nya, Cellyn tak lagi menghiraukan nya entah apa yang akan kakak iparnya itu lakukan yang jelas ia ingin segera pergi dari rumah itu.


Tak lama Kendra masuk ke dalam kamar membuat Cellyn segera menyeka air matanya dan memalingkan wajah nya dari wajah Kendra, Sedangkan Kendra kini menatap Cellyn dengan perasaan bersalah, entah lah rasanya sakit melihat Cellyn menangis.


“Cellyn, aku ingin mengatakan sesuatu..”


“Aku ingin bercerai darimu!”


Deg!


.


.


.

__ADS_1


Yang di tunggu tunggu, akhirnya Cellyn menginginkan perpisahan, siapa yang setuju Cellyn berpisah dari Kendra?🤧


Jangan lupa dukungan nya buat Author ya guys 🥰🙏


__ADS_2