CINTA DALAM DENDAM

CINTA DALAM DENDAM
BAB 80


__ADS_3

Cellyn pergi dari cafe itu meninggalkan Dellon yang hanya bisa mematung melihat nya, sepertinya ia tahu kenapa Cellyn masih marah padanya, Dellon pun segera menyusul Cellyn dan Lucy juga Kely namun sayangnya mereka sudah masuk ke dalam mobil terlebih dahulu sebelum Dellon tiba.


Dellon mengusap wajahnya kasar lalu segera masuk ke dalam mobilnya tentu saja untuk menyusul Cellyn yang saat ini tengah melajukan mobilnya dengan cepat membuat Dellon merasa khawatir jika terjadi sesuatu pada calon istrinya itu nanti, namun Cellyn benar benar sangat cepat.


“Apa dia mantan pembalap?”


Gumam Dellon yang kesal lantaran tidak bisa mengejar mobil yang Cellyn kendarai, entahlah tapi ia merasa jika inilah sisi bar bar Cellyn yang belum pernah ia lihat selama ini, hingga akhirnya mobil nya dan juga Cellyn tiba di gerbang kediaman orang tua Cellyn, dengan cepat Dellon turun dari mobil dan mengejar Cellyn yang tengah berjalan menuju rumahnya.


“Cellyn! Maafkan aku, aku tau aku salah karena tidak memberitahumu tentang Clara yang menjadi rekan bisnis ku, aku juga terkejut begitu tahu Clara adalah anak dari tuan Austin.”


Jelas Dellon seraya menggenggam kedua tangan Cellyn namun wanita itu menepis tangannya dan kembali melangkah menuju rumahnya yang dimana semua keluarganya dan keluarga Dellon berada, semua orang menatap Cellyn yang kini wajahnya sangat datar, tentu saja terlihat aneh karena sebelum pergi Cellyn terlihat benar benar bahagia.


“Cellyn, ada apa? Kenapa kau terlihat marah?”


Tanya Aaron pada adiknya itu, tak lama Dellon masuk dengan tergesa gesa membuat semua orang juga merasa bingung dengan kedua pasangan yang akan segera menikah itu, Aaron tentu saja segera beranjak dari duduknya dan menghampiri Cellyn takut saja jika terjadi sesuatu pada adiknya itu dan penyebabnya adalah Dellon.


“Cellyn, katakan ada apa?”


Tanya Aaron lagi, Cellyn menoleh pada Dellon membuat Aaron seegra menghampiri Dellon dan menarik kerah kemeja pria itu membuat semua orang merasa terkejut, namun Cellyn terlihat biasa saja dan seolah olah tidak peduli pada Dellon yang tengah di tanyain oleh kakaknya.


“Katakan apa yang terjadi?”


Sentak Aaron pada Dellon, Dellon menggelengkan kepalanya lalu tak lama Cellyn menarik sang kakak untuk menjauh dari Dellon dan tidak menyakiti pria itu, semua orang semakin bingung ketika mendengar Cellyn ingin mengatakan sesuatu tentang pernikahan nya dengan Dellon.


Dellon juga merasa bingung, apa yang ingin Cellyn umumkan tentang pernikahan mereka? Apa Cellyn akan membatalkannya hanya karena masalah yang terjadi sebelumnya? Dellon kemudian menarik tangan Cellyn menatap wanita itu dengan lekat seraya menggelengkan kepala nya, takut saja jika wanita itu benar benar akan membatalkan pernikahan mereka.


“Aku ingin pernikahan kami... dilakukan besok!”


Deg!

__ADS_1


Semua orang menatap Cellyn tak percaya ketika wanita itu meminta pernikahannya untuk di selenggarakan besok, begitu pun dengan Dellon yang sangat terkejut lantaran mengira jika Cellyn akan membatalkan pernikahan mereka tapi nyatanya wanita itu justru menginginkan pernikahan mereka diselenggarakan secepatnya.


“Tapi kenapa?”


Tanya Agus pada putrinya itu, entah kenapa tiba tiba Cellyn meminta hal itu padahal tanggal resepsi mereka sudah di tetapkan, Cellyn tersenyum tipis seraya melirik pada Dellon yang saat ini juga menatapnya dengan bingung.


“Calon suamiku benar benar tampan, dan aku tidak ingin ada wanita lain yang mendekati nya.”


Semua orang tertawa mendengar alasan Cellyn yang seperti anak kecil, namun mereka juga tidak menolak, akad pernikahan keduanya akan di selenggarakan besok sedangkan resepsi akan tetap diselenggarakan seperti apa yang sudah mereka tetapkan.


Cellyn tersenyum malu setelah mengatakan hal itu, tapi ia benar benar tidak ingin lagi ada yang mengganggu hubungan nya dengan Dellon sama seperti Clara, sedangkan Dellon kini juga tersenyum pada wanita itu seraya merangkulnya, beruntung apa yang ia pikirkan tidak terjadi.


Kini keduanya tengah berada di halaman rumah itu, Dellon menggenggam tangan Cellyn dengan erat seraya mengucapkan permohonan maaf nya atas apa yang sudah terjadi, meskipun bukan sepenuhnya kesalahan dirinya namun ia juga tetap bersalah karena tidak memberitahu Cellyn jika ia bertemu dengan Clara.


“Maafkan aku karena tidak sempat memberitahumu jika aku bertemu..”


“Ssstt, tidak usah dibahas, aku tidak ingin mendengar nama wanita itu lagi.”


“Apa pernikahan kita tidak bisa dilakukan hari ini saja?”


Tanya Dellon tiba tiba membuat Cellyn mengerutkan kening nya.


“Kenapa?”


“Aku sudah tidak sabar mencium bibir mu itu.”


Deg!


Cellyn hanya bisa menahan senyumnya begitu mendengar ucapan Dellon, wanita itu sontak saja melirik ke sekeliling dimana keadaan tengah aman, lantaran semua orang sibuk di dalam rumah, Dellon pun ikut melirik kesekitar mengikuti Cellyn.

__ADS_1


“Ada apa? Apa yang kau...”


Cup!


Dellon mematung saat Cellyn tiba tiba saja mengecup bibirnya singkat, pria itu tidak menyangka jika Cellyn akan melakukan hal itu padahal prinsip mereka tidak akan melakukan hal yang lebih dari kecupan di pipi atau di kening, sedangkan yang membuat ulah kini tengah terkekeh menatap Dellon yang seperti sebuah patung.


“Hei, kenapa diam?”


Ucap Cellyn seraya menepuk pipi Dellon, pria itu sontak saja berpura pura pingsan membuat Cellyn terkekeh melihat tingkah random pria itu, kedua tertawa setelah melakukan hal yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya, jika Brandon ada disini mungkin anak itu akan memberitahu yang lain.


“Mama?”


Deg!


Cellyn dan Dellon sontak menoleh pada Brandon yang entah sejak kepaak berada di belakang mereka, Cellyn dan Dellon kini saling menatap takut saja jika Brandon melihat apa yang Cellyn lakukan pada Dellon tadi, dan itu sungguh tidak baik untuk dilihat oleh anak sekecil Brandon.


“S-sayang kau disini?”


Ucap Cellyn gugup, Brandon mengangguk lalu menghampiri mama dan daddynya, anak itu menatap mama dan daddynya secara bergantian membuat Cellyn dan Dellon benar benar takut.


“Apa kita sudah bisa tidur bertiga?”


Cellyn dan Dellon menghela nafas lega mendengar pertanyaan Brandon, beruntung Brandon tidak melihat apa yang terjadi tadi, Cellyn pun menggelengkan kepalanya lalu menjelaskan jika besok mereka akan bisa tidur bersama seperti apa yang Brandon impikan.


“Belum sayang, Brandon bisa menunggu sampai besok kan?”


Brandon terdiam dengan raut wajahnya yang bingung membuat Cellyn dan Dellon juga merasa bingung dengan anak itu.


“Tapi tadi Brandon lihat mama cium bibir daddy seperti yang uncle Aaron lakukan pada Aunty Ariana, tapi lebih lama.”

__ADS_1


Deg!


__ADS_2